
"Hiks hiks hiks angun my", ucap Kaisar.
Mendengar suara kakaknya menangis baby twins juga ikut mengeluarkan suara tangisan nya. "Ooeek oeek oeek", suara tangisan mereka bertiga memenuhi ruangan itu. Arfan dan papa Arif yang melihat kejadian itu ikut meneteskan air mata, berharap Kiandra bisa merasakan kehadiran anak-anaknya.
Hampir satu jam Anak-anak Arfan menangis memanggil mommy nya. Arfan hanya diam melihat kejadian ini, Arfan membiarkan ketiga anaknya menangis. Papa Arif sebenarnya ingin menenangkan cucunya tapi Arfan memberi lirikan mata mengisyaratkan biarkan saja dulu pah.
Dari yang pernah Arfan dengar ikatan batin seorang ibu dan anak sangatlah kuat. Arfan ingin mencoba cara terakhir ini untuk membuat istrinya sadar.
Kiandra mulai menggerakkan jari-jarinya. Ada dorongan kuat yang memanggilnya untuk kembali ke dunianya. Kiandra mendengarkan suara bayi yang memenuhi kamar. Kiandra mulai menggerakkan kelompok matanya. Seorang baby sitter yang tadi sempat melihat pergerakan jari tangan Kiandra segera memberi tahu Arfan.
"Tuan tadi saya sempat melihat ada pergerakan di jari Nona Kiandra tuan", ujar baby sitter itu.
__ADS_1
Arfan mulai mengarahkan fokus matanya ke arah Kiandra, berharap apa yang di sampaikan baby sitter itu benar adanya. Begitu juga papa Arif yang juga sudah memanggil dokter untuk memeriksanya. Benar saja tidak beberapa lama terlihat Kiandra mulai membuka matanya.
Kiandra mulai melihat cahaya yang masuk di kornea matanya. Kiandra berusaha menyesuaikan pandangan dengan sekitar. Kiandra mendengar suara tangis bayi yang menggema dalam ruangan tersebut.
Kiandra mulai melihat keberadaan Arfan suaminya disana. "Sayang kamu akhirnya sadar? Alhamdulillah ya Robb atas karunia-Mu ini", ujar Arfan bersyukur atas semua ini.
Arfan langsung mengecup kening Kiandra, menyalurkan perasaan bahagia nya . Melihat istrinya kembali tersadar. Matanya bahkan sudah basah berlinang mengeluarkan air mata. Arfan tidak ingin kehilangan istrinya lagi, hatinya begitu sakit melihat istrinya koma beberapa hari.
"Iya sayang. Hubby disini".
Dokter mulai melakukan pemeriksaan kepada Kiandra. Mengecek daerah vital Kiandra secara keseluruhan. "Alhamdulillah Nona Kiandra berhasil melewati semua masa kritisnya. Ini memang suatu Keajaiban Tuhan. Kalau begitu saya permisi dulu", ucap dokter yang menangani Kiandra dan segera keluar ruangan perawatan Kiandra.
__ADS_1
"Terima Kasih dok".
"Mom my ", panggil Kaisar yang berhenti menangis melihat mommy yang telah sadar. "Mommy angan tidur agi. Temani kai main".
"Kaisar, anak mommy. Mommy akan selalu temani Kaisar", ucap Kiandra yang mencium tangan anaknya.
Kiandra baru menyadari bahwa ada sesuatu yang bergerak yang saat ini berada di atas tubunya. Kiandra baru sadar ada dua baby kecil yang kini berada di atas tubunya. "Hubby apa ini anak kita?", ucap Kiandra pelan karena tubunya masih sangat lemah.
"Iya sayang. ini baby twins anak kita". Arfan memberikan baby twins pada baby sitter nya. Arfan dengan segera membantu membetulkan posisi Kiandra menjadi duduk dan meletakkan baby Keysa ke pangkuan istrinya. Sedangkan dia menggendong baby Kezra. Sementara Kaisar masih duduk di samping Kiandra yang di jaga Opa Arif dari belakang.
"Kalian keluarlah", ucap Arfan yang memerintahkan baby sitter meninggalkan mereka disana. Dengan segera ketiga baby sitter keluar ruangan.
__ADS_1
Kiandra langsung mengecup pipi baby Keysa dan bergantian mengecup pipi baby Kezra yang berada dalam gendongan Arfan. Kiandra juga mengecup pipi Kaisar.