
Setelah berbicara itu kini mereka sudah duduk di meja makan untuk menyantap hidangan makan malam. Arfan kembali merasa mual mencium aroma makan malam. Hal sama juga dialami Lidya.
"Kenapa Kak Arfan merasa mual juga ya? Sama seperti aku dan Kak kiandra terlihat santai saja", bisik Lidya pada Alvaro.
"Ya gitu. Arfan yang mengalami ngidam bukannya Kiandra", jawab Alvaro santai sambil memakan makanannya.
"Sayang, hubby mual mencium aroma masakan ini. Hubby ke kamar aja ya?", ucap Arfan yang langsung pergi dari ruang makan.
Kiandra hanya bisa menghela nafas. Dia merasa kasihan dengan suaminya yang susah makan. Ma Kiandra harus bagaimana?", ucap Kiandra.
"Kamu habiskan saja dulu makananmu. Kasihan anak yang kamu kandung kelaparan. Setelah ini kamu bisa menanyakan apa yang diinginkan Arfan", ucap Mama Hanna menenangkan.
Kini Kiandra sudah kembali ke kamar menemui Arfan yang sedang berbaring bersama baby Kaisar di tempat tidur. By.. Apa hubby mau makan sesuatu?. Biar nanti Kiandra siapkan?", Kiandra mendudukkan diri disamping Arfan.
"Sayang hubby hanya ingin memeluk kamu saat ini dan hubby ingin memakan kamu saja", Jawab Arfan manja.
"Hubby jangan bercanda. Orang serius bertanya malah jawabnya aneh", ketus Kiandra.
"Iya maaf. Sayang hubby sekarang mau makan nasi goreng udang", ucap Arfan.
__ADS_1
"Baik Kia masakan dulu nasi gorengnya. Hubby tunggu disini dulu ya", ucap Kiandra bersemangat.
"Tapi bukan kamu yang masaknya", ucap Arfan ragu.
"Terus mau dimasak siapa. Bibi atau Mama?", tanya Kiandra.
"Hubby mau yang masak nasi gorengnya Alvaro".
"Ya sudah Kia suruh Alvaro dulu", Kiandra langsung meninggalkan kamar menuju kamar Alvaro.
Tok tok tok
Pintu kamar Alvaro diketuk dari luar, hingga sepuluh menit pintu kamar itu tidak juga dibuka. Kiandra tidak menyerah begitu saja. dia kembali mengetuk pintu kamar Alvaro. Karena merasa di ganggu akhirnya Pintu kamar itu di buka.
Pintu itu dibuka menampilkan Lidya yang bertanya kenapa kakak iparnya itu mengetuk pintu. "Ada apa kak?", tanya Lidya.
"Alvaro ada di dalam?".
"Ada.Kenapa kak?".
__ADS_1
Bisa panggilkan Dia. Kak mau menyuruh dia masak nasi goreng udang untuk kak Arfan", jawab Kiandra.
Tidak berapa lama Alvaro muncul dengan mata yang sudah mulai mengantuk. "Ada apa kemari Kia. Aku mengantuk nih?".
"Varo tolong kamu buatkan nasi goreng udang untuk kak Arfan. Dia saat ini sedang ngidam mau makan nasi goreng buatan kamu", ucap kiandra.
"Ya Allah. Kiandra aku ngantuk. Apa kamu tidak tahu aku baru pulang dari luar kota".
"Plis masa kamu tidak kasihan pada keponakan kamu kalau nanti eleran", bujuk kiandra.
"Ayo lah sayang. Lidya juga mau mencicipi masakan sayang Lidya ini", Lidya ikut membujuk.
Hahh baiklah
Sepertinya Arfan balas dendam sama Alvaro. Karena selama Kiandra hamil Baby Kaisar dialah yang memenuhi keinginan Kiandra dan sekarang saatnya dia menyusahkan Alvaro ha ha haa
Alvaro kini sedang berkutat menyiapkan masakan untuk Arfan di dapur. Setengah jam kemudian nasi goreng buatan Alvaro siap di hidangkan. Arfan, Kiandra dan juga Lidya sudah duduk manis di meja makan untuk mencicipi masakan Alvaro.
Arfan mulai memasukkan satu sendok nasi goreng kedalam mulutnya. Melihat Arfan begitu menikmati makanannya membuat Kiandra, Alvaro dan juga Lidya kembali merasa lapar. Mereka bertiga juga mencoba masakan Alvaro.
__ADS_1
Uwwek... Kiandra dan Alvaro Sama-sama memuntahkan nasi goreng itu.
"Asin sekali. Hubby sudah hentikan ini asin by", ucap Kiandra menghentikan suaminya.