Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 57


__ADS_3

Pintu kamar terbuka dari luar, menampakkan Kiandra dan Mama Hanna yang hendak mengajak Lidya untuk turun ke bawah untuk disandingkan dengan Alvaro di depan penghulu. Pernikahan ini di adakan di rumah keluarga Alvaro saja.


"Kamu sudah siap sayang?", ucap Mama Hanna mengembangkan senyuman.


"Kamu sangat cantik Lidya? Pasti Alvaro akan terpesona dengan kecantikan mu?, tambah Kiandra dan merangkul tangan Lidya.


"Ayo", Mama Hanna pun melakukan hal yang sama disisi yang lainnya.


Lidya menganggukkan kepala seraya melangkah kakinya keluar menuju ke tempat acara. Lidya turun dengan diapit Kiandra dan Mama Hanna.


Semua mata tampak tertuju pada pengantin wanita yang terlihat sangat cantik dan juga agunagun dalam balutan kebaya berwarna silver.


Di depan penghulu tampak Alvaro dan Papa Heru yang sudah duluan duduk menunggu pengantin wanita. Lidya kini di dudukan disamping Alvaro dan acara pengucapan ijab qabul di mulai.


"Aku Terima nikah dan kawinnya Lidya binti Heru dengan mahar seperangkat alat sholat dan cincin emas 10 gram tunai".


Sah

__ADS_1


Sah


Sah


Terdengar kata dari para saksi yang menyaksikan acara sakral pernikahan Alvaro dan Lidya. Ya Kini Alvaro sudah menyandang status baru menjadi seorang suami dari lidya.


Lidya menyalami punggung tangan Alvaro dengan takzim dan Alvaro mengecup kening Lidya. Alvaro baru menyadari penampilan lidya yang terlihat lebih dewasa dari usianya. "Ternyata dia cantik juga. Tak terlihat seperti bocah ingusan sekarang", batin Alvaro.


"Alvaro sekarang tangung jawab Lidya sudah papa serahkan pada mu. tolong kamu jaga Lidya dan bimbing dia menjadi istri yang baik".


"Iya pa".


"Iya pah, Kenapa papa hanya sendiri. Kenapa Papa tidak mengajak mama dan kak Saras?"


"Oh Papa tadi buru-buru, tidak sempat membawa yang lain", jawab Papa Heru yang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Bagaimana dia mau membawa Saras yang juga suka dengan Alvaro.


"Papa pulang dulu ya sayang? Jaga kesehatan kamu baik-baik. Alvaro papa titip lidya ya". pamit Papa Heru meninggalkan kediaman besannya.

__ADS_1


"Selamat bro kamu sekarang sudah mempunyai istri. Semoga kamu bahagia dan tidak mengganggu Kiandra ke depannya", bisik Arfan.


"Selamat adik ipar, kalau Alvaro menyakiti kamu kamu laporkan saja pada ku atau Papa dan mama.


Lidya hanya menggangguk pada Arfan. "Terima kasih kak". Alvaro dan Lidya mendapatkan ucapan selamat dari yang lain.


⭐⭐


"Kini kamu sudah bebas melakukan hal gila itu dengan istrimu. Jangan kamu lakukan lagi pada gadis lain


Kini Lidya sudah berada dalam kamar Alvaro. Dia merenung akan apa yang telah terjadi pada dirinya dan Alvaro tadi malam.


...Flashback on...


Malam itu Lidya mendapat telpon dari Adit yang mengabarkan bahwa Alvaro sedang berada di Club malam dan sedang mabuk berat. Lidya diminta untuk menjemput Alvaro disana.


Lidya memilih membawa Alvaro pulang ke apartemen saja dari pada pulang ke rumah yang akan menambah kesalahan pada Alvaro. Tapi Lidya tidak menyangka bahwa Alvaro berniat menikmati tubuhnya malam itu. Apalagi Alvaro saat itu menganggap yang berada bersamanya adalah Kiandra.

__ADS_1


Walaupun Lidya sadar bahwa dia adalah tunangan dari pria itu tapi dia tidak ingin memberi begitu saja tubuhnya pada Alvaro. Apalagi saat Alvaro melakukan penyatuan dia memanggil nama Kiandra. Lidya merasa terluka atas hal itu.


__ADS_2