Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 92


__ADS_3

Security segera melaksanakan perintah Lidya untuk mencari Alvaro dan Jefri. Mendengar keributan di lobby membuat Alvaro segera turun ke bawah. Alvaro menghampiri istri yang sedang duduk di sofa lobby.


"Lidya!! Kenapa kamu kesini?", tanya Alvaro melihat keberadaan istrinya.


"Kak tolong panggil kak Arfan. Kak Kiandra masuk rumah sakit kak. Dari tadi aku mau menemui kak Arfan tapi di cegah oleh nona nona itu kak", tunjuk Lidya pada kedua resepsionis.


Mendengar penjelasan Lidya, Alvaro segera berlari ke ruangan Arfan untuk memberi tahu bahwa Kiandra masuk rumah sakit. "Kamu tunggu disini!! Kakak akan panggil Arfan dulu", Alvaro segera berlari ke lift dan segera menuju ke lantai ruangan Arfan.


Pintu ruangan Meeting segera dibuka paksa dari luar. Arfan yang melihat siapa yang masuk terlihat kesal pada saudaranya. "Maaf Tuan - Tuan mengganggu meeting nya", ucap Alvaro yang segera mendekat pada Arfan.


"Kiandra masuk rumah sakit sekarang Arfan. Sepertinya telah terjadi sesuatu pada Kiandra. Dari tadi Lidya menghubungi tapi kamu tidak menjawabnya", bisik Alvaro.


Mendengar terjadi sesuatu dengan istrinya Arfan segera meminta rapatnya di tunda. "Maaf Tuan Rafiy. Rapatnya kita tunda dulu. Saya harus segera pergi, Istri saya sedang masuk rumah sakit", ucap Arfan menghentikan rapatnya.


Arfan, Alvaro dan Asisten Jefri segera turun ke Lobby untuk menemui Lidya disana. "Kenapa kamu tidak langsung saja ke ruangan ku!", tanya Arfan

__ADS_1


"Aku sudah menanyakan dari tadi dimana ruangan kakak tapi nona itu tidak mau memberitahukan letaknya", jawab Lidya menangis.


"Ayo sekarang kita langsung ke rumah sakit dan ceritakan apa yang telah terjadi!", ucap Arfan.


"Jefri tolong kamu urus dua resepsionis itu!", perintah Arfan.


Arfan segera pergi menuju rumah sakit bersama Lidya dan juga Alvaro. Lidya mulai menceritakan apa yang telah mereka alami di Mall tadi dari penculik Kaisar hingga menyebabkan Kiandra terjatuh.


Sementara di kantor asisten Jefri mulai menjalani perintah atasannya. "Kenapa kalian melarang nona Lidya bertemu Tuan Arfan?".


"Mana rekaman CCTV lobby", minta Jefri pada security.


"Ini tuan", Security itu segera memberikan rekaman. Jefri segera melihat rekaman tersebut.


"Kalian cari mati. Nona Lidya adalah istri tuan Alvaro. sudah dari tadi dia disini tapi kalian memberikan dia menunggu. Apa kalian tahu istri tuan Arfan masuk sakit dan kalian memberikan nona Lidya menunggu".

__ADS_1


"Sekarang kalian berdua di pecat! Kalian bisa meninggal perusahaan ini sekarang".


Di video Jefri melihat Lidya histeris meminta bertemu dengan Arfan atau Alvaro tapi resepsionis itu hanya memberikan dia saja. Jefri juga mendatangi sekretaris Arfan dan memberi SP (Surat Peringatan) atas keteledoran nya.


Arfan kini sudah sampai di rumah sakit dan segera berlari menuju ruangan operasi. "Bagaimana kondisi Kiandra pa?".


"Kamu kemana saja. Handphone kamu di hubungi dari tadi tidak kamu jawab", ucap Papa Arif.


"Kiandra harus melakukan operasi untuk menyelamatkan anak dalam kandungan nya. Sekarang kita tunggu saja dokter keluar. Semoga Kiandra dan bayinya bisa selamat", ucap papa


"Amiinn", seru semuanya.


"Bagaimana kondisi Kaisar pa?", ucap Alvaro.


"Kaisar berada di ruang perawatan. Kaisar hanya terluka sedikit. Sekarang Kaisar besama mama dan baby sitter nya", jawab papa.

__ADS_1


"Aku dan Lidya melihat kondisi Kaisar dulu", ucap Alvaro meninggalkan Arfan dan papa Arif.


__ADS_2