Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 28


__ADS_3

Mama Hana yang melihat Kiandra gemetaran segera membawa kiandra duduk di sofa. "Kenapa kamu nangis sayang?", tanya mama Hana menenangkan kiandra.


Kiandra hanya diam saja. ia tidak tahu mengapa merasa takut setelah melihat Alvaro sadar. Alvaro yang melihat mamanya berbicara dengan seseorang mengarahkan pandangan ke arah sofa. Disana dia melihat kiandra yang sedang di pelukan mama Hana.


"Kiandra", ucap Alvaro.


Arfan segera mengalihkan pandangan ke arah kiandra yang sedang menangis dalam pelukan mama. Kiandra yang di panggil Alvaro hanya menundukkan kepala dan segera keluar dari ruangan tersebut.


Arfan segera menyusul Kiandra keluar. " Sayang tunggu!", ucap Arfan menghentikan kiandra yang sedang berlari.


Kiandra segera berhenti dan menunggu suaminya menyusul dirinya. " Sayang, Kamu jangan lari-lari. Ingat kamu sedang mengandung!, peringat Arfan.


"Kamu kenapa keluar dari ruangan itu? Cerita sama hubby!", tanya arfan sambil menggandeng tangan istrinya.


"Aku ingin pulang hubby! Aku takut menemui Alvaro sekarang!", sahut Kiandra.


Arfan segera mengajak istrinya pulang. Dia tidak ingin istrinya menjadi banyak pikiran saat ini, lebih baik mengikuti keinginan istrinya untuk pulang.


***

__ADS_1


Di dalam ruangan pasien.


"Ma, yang tadi itu kiandra kan?", tanya Alvaro sebelumnya dia tidak pernah mengenalkan Kiandra pada orang tuanya.


"Iya, memang kenapa?", tanya mama Hana.


"Kenapa dia bisa ada disini?", ucap Alvaro.


"Dia hanya menjenguk kamu! Sudah lupakan dia. Bagaimana kondisimu? Apa yang kamu rasakan nak?", ucap papa menghentikan kebingungan Alvaro.


"Kepala ku masih sakit pa, ma. Varo kenapa ya?", tanya Alvaro.


"Sekarang kamu istirahat lah".


Selama 4 hari Alvaro melakukan pemulihan sebelum di izinkan pulang di temani mama Hana dan papa bergantian.


Sementara Kiandra minta pindah dari rumah. Dia belum siap bertemu kembali dengan Alvaro. Arfan menyetujui keinginan istrinya untuk pindah dan membawa kiandra tinggal di Arpatemnya.


Arfan juga menyediakan Pembantu untuk mengurus dan membersihkan Arpatem.

__ADS_1


Untuk sementara Kiandra lebih banyak istirahat dan tidak melakukan banyak kegiatan. Masalah kampus sementara waktu kiandra mengabil cuti sampai nanti melahirkan. Kiandra sudah mulai menyusun skripsinya dan dia akan mulai bimbingan pada semester berikut saja.


Kiandra sering sekali berkunjung ke perusahaan suaminya, walau hanya sekedar makan siang bersama. Bukan hanya itu saja alasannya tapi juga agar tidak ada pelakor masuk kedalam hubungan mereka.


Rekan bisnis suaminya yang bernama Saras secara terang-terangan mengatakan kepada Kiandra ingin memiliki suaminya. Walaupun dia sudah tahu bahwa Arfan sudah memiliki istri.


Saras selalu melakukan berbagai cara mendekati Arfan supaya melirik padanya. Tapi memang dasarnya sikaf Arfan yang dingin sudah sekali di dekati membuat Saras selalu kesal.


"Sudah Nona Saras jangan dekati suami saya, Itu akan percuma saja! Suami saya sudah cinta mati dengan saya", sindir Kiandra.


"Tidak akan pernah! Saya yakin suatu saat dia akan melirik pada saya!, yakin Saras yang tidak mau menyerah.


"Apabila kamu lengah, Siap-siap aku merebut posisi mu", ucap Saras dengan yakin.


Kini mereka sedang duduk di salah satu restoran yang telah mereka janjikan. Mereka memilih duduk di dekat jendela yang bisa melihat pemandangan Kota dari sana.


Selain itu apabila terjadi pertengkaran maka akan banyak yang membantu memisahkan mereka.


"Aku akan menjaga keutuhan rumah tangga ku ini", jawab kiandra dengan pasti.

__ADS_1


jangan lupa like, vote, dan komentarnya. Terima kasih 🙏💕


__ADS_2