Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 27


__ADS_3

Sekarang kandung kiandra sudah memasuki enam bulan. Sekarang mereka sudah mengetahui jenis kelamin anak yang dikandung kiandra. Hubungan Arfan dan kiandra juga semakin harmonis.


Kiandra juga sering mengidam yang aneh tapi Arfan akan berusaha memehinya. Termasuk saat ini kiandra ingin perutnya di elus oleh tangan Alvaro. Arfan terpaksa mengantarkan kiandra menemui Alvaro di rumah sakit.


Diruang inap Alvaro. Arfan memegang tangan Kembarannya dan mengelus perut kiandra. "Baik-baik dalam perut mommy ya dek, Jangan susah Mommy", ucap Arfan terus mengelus perut kiandra menggunakan tangan Alvaro. Walaupun ada rasa cemburu yang di rasakan Arfan tapi tetap dilakukannya untuk memenuhi keinginan anak kiandra.


Setelah itu Arfan meletakkan tangan Alvaro ke brangkar pasien. Tanpa mereka sadari tangan Alvaro mulai bergerak. Alvaro seperti ingin segera sadar setelah merasakan pergerakan anaknya dalam perut kiandra.


Arfan kemudian duduk di samping brangkar Alvaro. Tidak sengaja Arfan melihat pergerakan tangan Alvaro. Arfan yang menyadari itu segera memanggil dokter.


Dokter segera datang ke ruang rawat Alvaro. Arfan dan kiandra menunggu di luar ruangan. Arfan juga segera menghubungi orang tuanya memberi tahukan apa yang baru saja terjadi pada Alvaro.


Dokter yang memeriksa Alvaro segera keluar. "Tuan Arfan sepertinya Alvaro sebentar lagi akan sadar. Ada yang memicu dia untuk sadar. Apa tadi yang Anda lakukan kepada Alvaro" seru dokter.


"Tadi kami hanya menjenguknya, tapi tadi tangan Alvaro saya bawa untuk mengelus perut istri saya. sebab istri saya mengidam ingin di elus oleh Alvaro", ucap Arfan pajang lebar menjelaskan pada dokter.


"Mungkin itulah pemicu yang membuat Alvaro ingin kembali sadar. Mungkin Anda kembali meletakkan tangan Alvaro di perut istri Anda akan membuat dia sadar kembali !!", ucap dokter menyarankan.

__ADS_1


Tidak beberapa lama orang tua Arfan datang. "Bagaimana kondisi Alvaro, Nak?", tanya mama Hana yang kwatir.


" Alvaro sebentar lagi akan sadar, ma!", jawab kiandra


"Bagus lah kalau begitu", ucap papa.


Sesuai dengan Saran dokter, kiandra mendekat pada Alvaro. Arfan kembali melakukan apa yang tadi dia lakukan meletakkan tangan Alvaro di perut kiandra.


Kiandra merasakan anaknya menendang dan Alvaro kembali menggerakkan tangannya. Dokter kembali mengecek kondisi Alvaro.


Tak beberapa lama Alvaro mulai membuka mata. Melihat sekeliling. "Aku ada dimana?", ucap pertama Alvaro.


"Kamu di rumah sakit Alvaro, Akhirnya kamu sadar nak", ucap mama Hana menitikkan air matanya.


"Mama... Papa", ucap Alvaro melihat orang tuanya.


Setelah memastikan kondisi pasien Dokter memilih meninggalkan ruangan. Di luar ruangan dokter juga memberitahu bahwa Alvaro sudah sadar pada Arfan dan Kiandra.

__ADS_1


Arfan dan kiandra segera masuk ruangan melihat Alvaro.


"Alhamdulillah Varo. Kamu akhirnya sadar", Arfan segera berjalan ke arah Alvaro dan memeluknya.


sementara Kiandra hanya diam saja melihat ke arah Alvaro. Dia mulai ingat kelakuan Alvaro pada dulu. Yang tega meninggalkan diri dan memilih pergi begitu saja.


Mama Hana yang melihat kiandra gemetaran segera membawa kiandra duduk di sofa. "Kenapa kamu nangis?", tanya mama Hana memenangkan kiandra.


*


*


*


Jangan lupa like, vote, dan komentarnyaπŸ‘πŸ‘πŸ‘


Terima kasih πŸ™πŸ’•πŸ™πŸ’•

__ADS_1


__ADS_2