
Malam semakin larut acara resepsi pernikahan itu kini sudah selesai. Satu persatu para undangan sudah mulai meninggal ballroom hotel itu pulang ke rumah masing-masing.
Arfan kini mulai menggendong istrinya menuju kamar Presidential suite room hotel yang akan mereka gunakan untuk malam pengantin mereka. sementara Baby Kai malam ini akan tidur bersama Oma dan Opanya.
Alvaro juga mengajak Istrinya Lidya ke kamar Presidential suite room hotel yang lainnya untuk menikmati malam pengantin mereka. Dua pasangan suami istri ini akan melaksanakan Hak dan kewajibannya sesuai dengan sunat rosul tentunya.
Pagi harinya mereka akan melakukan sarapan bersama di restoran hotel. Keluarga besar Papa Arif, Kedua orang tua Kiandra dan juga keluarga Lidya juga ikut tentunya dalam acara sarapan pagi ini.
Kiandra mulai mengambilkan nasi berserta lauknya untuk suaminya Arfan. Hal itu juga di lakukan oleh pasangan pasutri lainnya tidak terkecuali Lidya juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Kiandra, dia juga menyiapkan sarapan untuk Alvaro. Kemesraan yang ditunjukkan mereka ada sepasang mata yang merasa kesal melihat itu, ya siapa lagi kalau bukan Saras yang merasa kesal.
Saras yang mulanya menyukai Alvaro dan meminta Sang Papa untuk melamarkan pria itu untuknya. Tapi karena kesibukan dia yang sedang ada kerjaan di luar negeri dia tidak tahu bahwa kesempatan untuk bisa bersama dengan Alvaro sudah direnggut oleh adiknya sendiri.
Saras merasa marah terhadap sang Papa yang mengingkari janjinya dan yang membuat dia paling kecewa adalah sang mama yang juga tidak memberi tahu akan pernikahan ini.
__ADS_1
"Sial,, Aku akan merebut kembali apa yang seharusnya jadi milikku", batin Saras.
"Kenapa mereka malah menunjukkan kemesraan di depan ku, Kamu lihatlah Lidya aku akan merebut kembali Alvaro disisiku".batin Saras
Siang harinya mereka sudah chek out dari hotel dan pulang ke rumah masing-masing begitu pun Orang tua Kiandra yang langsung pulang kampung.
***
"Benar yang di katakan Arfan kamu sebaiknya gabung dengan perusahaan bantu Arfan. Papa hanya ingin menghabiskan waktu papa bersama cucu papa".
"Aku belum siap pa, Aku kan sudah pernah bilang sebelumnya aku tidak menyukai soal bisnis. Aku kini hanya ingin menyelesaikan kualiah ku saja".
"Terus kamu tidak mau memberi nafkah pada istri kamu?", tanya papa Arif.
__ADS_1
"Kan uang kita banyak, tinggal kasih dia saja. Sudah ya aku mau pergi dulu", jawab Alvaro meninggal semuanya dan mencium pipi baby Kai sebelum pergi.
Kiandra memilih menggendong baby Kai dan membawanya ke dalam kamar untuk menidurkan baby Kai. Arfan yang melihat Istrinya pergi menyusul dari belakang.
"Hubby tahukan kalau Alvaro tidak berminat dengan perusahaan. Dia lebih menyukai seni dari dulunya".
"Aku ingin dia menjadi pribadi yang bertanggung jawab sayang. Tidak mungkin dia bermalas-malasan begitu terus".
"Biar nanti aku beri dia pengertian. Mungkin dia mau denger saranku".
"Jangan ", belum sampai Arfan melanjutkan katanya istrinya sudah masuk dalam kamar mandi.
"Aku takut kalau kamu dekat lagi dengan Alvaro, Dia akan merebut kamu kembali Kia. Aku masih cemburu melihat Varo duduk dekat kamu sambil bermain dengan Kaisar. Apalagi aku hanya paman bagi Kaisar bukan papa kandungnya. "
__ADS_1