Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 63


__ADS_3

Malam pun tiba.


Kiandra melihat Lidya masih berada di ruang keluarga sambil belajar. "Lidya kamu tidak istirahat? Ini sudah terlalu malam, pergilah istirahat. Temani suamimu di dalam!!".


"Aku tidak mau kak, Aku ingin tidur di kamar lain saja".


"Kenapa? Kita sebagai istri wajib melaksanakan kewajiban kita mengurus dan melayani suami. Bukan malah ingin tidur terpisah".


"Tapi aku belum siap kak".


"Cerita dengan kakak ada apa? "


"Aku tidak mau melakukan kewajiban ku Saat aku tahu ada wanita lain yang menempati hati suamiku", ucap Lidya membuang pandangannya ke sembarangan arah.


Lidya tidak munafik tapi dia juga tidak mau kalau dia hanya di jadikan pelampiasan saja. Bukankah akan lebih menyakitkan lagi saat seseorang yang kita cintai masih menyimpan cinta untuk orang lain walaupun dia sudah menjadi milik kita.

__ADS_1


"Kak tau wanita itu maksudnya kakak kan. Kakak yakin Alvaro akan mencintai kamu seiring berjalannya waktu".


"Sudah hampir satu bulan kalian menikah . Aku yakin pasti sudah ada benih cinta di hatinya untuk dirimu. sekarang masuklah dalam kamar dan laksanakan kewajiban kamu".


Lidya menurut perkataan Kiandra untuk masuk dalam kamarnya. Dalam kamar Alvaro mondar mandir seperti setrikaan menunggu kedatangan Lidya.


Ceklek


Pintu terbuka dari luar menampilkan Lidya yang berjalan masuk. Alvaro baru menyadari sosok istrinya yang ternyata memang cantik yang memiliki kulit putih dan juga tinggi. Lidya sekarang hanya memakai baju tidur tidur model piyama yang tidak terlalu seksi tapi celana hanya sebatas lutut yang memperlihatkan betis putih Lidya.


Alvaro berjalan mendekati Lidya. "Sayang kamu cantik sekali. Apa aku bisa meminta hakku sekarang?", ucap Alvaro yang memegang bahu Lidya.


Alvaro yang tahu istrinya masih ragu akan dirinya memilih duduk di samping Lidya. "Sayang aku mencintai kamu", Alvaro menggenggam tangan Lidya.


"Aku tahu selama ini salah telah mencintai ipar ku sendiri. Tapi kini aku menyadari bahwa cinta aku ini terlah beralih pada dirimu istriku".

__ADS_1


Lidya melihat ke dalam Mata Alvaro, dia ingin melihat kesungguhan dari Alvaro disana. Dia melihat bahwa Alvaro tidak berbohong akan Kata-kata nya. "Sejak kapan kakak mencintai aku?".


"Sejak kita menghabiskan hari hari kita sebagai pasangan suami istri. Aku sadar tidak seharusnya aku menyimpan cinta lagi untuk Kiandra yang jelas-jelas di istri Arfan saudaraku. Aku belajar merubah haluan dengan belajar mencintai kamu. Sayang Kamu berhasil mencurinya. Kamu jangan sedih lagi ya?".


Lidya mengangguk kepala. Alvaro kembali memberi kecupan di kening Lidya dan memeluk erat tubuh ramping Lidya.


"Kakak janji tidak akan melukai perasaan aku lagi", ucap Lidya memastikan.


"Iya Kak akan menyayangi dirimu, Mari kita bisa rumah tangga ini menjadi sakinah, mawaddah, dan warohmah. Kita sama sama belajar lebih baik menuju jalan yang di ridhoi Allah SWT".


"Kamu mau kan menjadi pendamping hidupku dan melahirkan Anak-anak kita kelak".


"Mau kak, Terima kasih sudah mencintai aku dan memilih Lidya kak".


"Apa kamu juga mencintai aku?", tanya Alvaro.

__ADS_1


"Aku mencintai kamu Alvaro", ucap Lidya memberikan ciuman di bibir Alvaro dari lari masuk kamar mandi.


Jangan lupa Like, Vote dan Komentarnya ya.


__ADS_2