Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 70


__ADS_3

Arfan semakin khawatir dengan saudaranya itu yang hampir tengah malam belum pulang juga. Setelah Alvaro berselisih paham dengan Kiandra tadi di kampus Alvaro tidak mengabari siapa pun.


Arfan melajukan mobil sportnya kesalah satu clup yang biasa akan dikunjungi Alvaro disaat di lagi ada masalah. Arfan sudah sampai di area parkir clup malam tersebut dan segera masuk turun. "Kak Arfan tunggu!", ucap Lidya dari belakang.


"Astaghfirullah ,kamu kenapa ikut kesini? Ini tempat tidak baik untuk gadis seperti kamu lidya?".


"Maaf kak, tapi aku juga khawatir dengan kak Varo!". Akhirnya mereka berdua masuk dalam clup mencari keberadaan Alvaro. Mereka menyusuri semua meja yang ada disana tapi tetap tak terlihat Alvaro.


"Kak Adit", Teriak Lidya yang langsung menghampiri Adit.


"Lidya? kamu kenapa disini?".


"Mana kak Alvaro kak? Apa dia tadi kesini?"


"Iya tadi dia disini. Tapi tunggu tadi aku melihatnya duduk berdua dengan seorang wanita. Tapi entah dimana anak curut itu sekarang?", Jawab Adit.

__ADS_1


TING


Sebuah pesan masuk dalam telpon genggam Arfan. Arfan yang merasa HP nya bergetar langsung melihat isi pesannya.


"Tolong aku", isi pesan suara itu yang tak lain dari Alvaro.


"Kami pergi dulu, Dit. Sepertinya Alvaro lagi dalam masalah", ucap Arfan.


"Tunggu Fan, Aku ikut🙋", ucap Adit yang ingin membantu sahabatnya.


Sebenarnya sangat susah meminta kunci cadangan tersebut tapi karena Arfan mengatakan Saudara kembarnya dalam bahaya dan mengancam akan membuat Hotel ini bangkrut, tak ada pilihan lain selain memberikan kunci cadangan tersebut.


Arfan kini sudah berada di depan salah satu pintu kamar hotel bersama manager hotel langsung membuka pintu tersebut. Betapa terkejutnya Arfan dan Lidya melihat Alvaro sudah dalam keadaan polos bersama seseorang wanita. Wanita itu tidak lain Saras.


"Alvaro berhenti! Sadar Varo", Ucap Arfan yang langsung memeluk Alvaro untuk menghentikan kegilaannya.

__ADS_1


Lidya yang melihat kejadian ini hanya bisa menangis melihat apa yang di lakukan Kakak dan suaminya dalam kamar.


"Arfan panas, tolong aku Fan!", racau Alvaro. Arfan langsung memasang baju saudaranya dan memesan kamar hotel yang lainnya untuk Alvaro. Arfan kini mengantarkan Alvaro dalam kamar yang sudah dia pesan dan meninggalkan Alvaro dan Lidya di dalam sana. "Lidya hanya kamu yang bisa menolong Alvaro. Tolong kamu lakukan ya", bujuk Arfan pada Lidya.


"Aku tidak mau Kak! Tolong jangan paksa aku".


"Apa kamu ingin suami kamu mati menahan hasratnya saat ini. Lagian tadi mereka belum melakukan penyatuan. Masalah ini besok kita selesaikan ya. Sekarang kamu tolong suamimu di dalam".Mau tak mau Lidya menuruti permintaan Arfan untuk menolong suaminya.


Arfan langsung meninggalkan mereka berdua dan kembali ke tempat yang kini sudah ada Saras dan yang lainnya disana. Tak lupa sebelumnya Arfan sudah menelpon Tuan Heru untuk kesana segera menyelesaikan masalah ini.


"Ada apa ini tuan Arfan. Kenapa anak saya berantakan seperti ini?", ucap tuan Heru bingung.


"Tuan anak anda menjebak Alvaro. Dia memasukkan obat kuat dalam minum Alvaro dan membawa Alvaro ke hotel".


"Itu tidak mungkin tuan. Anak Saras tidak mungkin melakukan itu. Sekarang dimana Alvaro?", tanya Tuan Heru lagi.

__ADS_1


"Alvaro sekarang bersama Lidya", jawab Arfan tegas.


__ADS_2