
Sepulang dari Jalan-jalan melihat ladang dan danau mereka kembali ke rumah orang tua kiandra. Arfan berencana pamit kepada mertuanya untuk pamit membawa Kiandra menginap disebuah Villa dekat Danau kembar. Setelah mendapatkan izin dari orang tua Kiandra. Mereka langsung melajukan mobilnya ke Villa.
Hari sudah mulai magrib saat mereka sampai di sebuah villa. Saat sampai mereka langsung membersihkan diri dan melanjutkan sholat maghrib berjama'ah. setelah selesai sholat tidak lupa Kiandra mencium punggung tangan Suaminya dan arfan membalas dengan mencium seluruh wajah Istrinya. Kiandra merasa malu atas kelakuan suaminya, karena biasanya hanya mencium keningnya saja.
Kini mereka sedang duduk di depan Perapian sambil membakar ayam dan jagung untuk menemani mereka bersantai. Arfan yang melihat ada sebuah gitar, dia ingin menyanyikan sebuah lagu untuk dipersembahkan kepada istri yang dicintainya.
"Kiandra aku persembahan Cintaku ini untuk mu yang aku tuaikan ke sebuah lagu".
~Kamu yang aku butuh kan
~Untuk jadi teman hidupku
Bidadari tak bersayap datang padaku
Dikirim Tuhan dalam wujud wajah kamu
Dikirim Tuhan dalam wujud wajah kamu
Sungguh tenang kurasa saat bersamamu
Sederhana namun indah kau mencintai ku
Sederhana namun indah kau mencintai ku
Sampai habis umurku
Sampai habis usia
Maukah dirimu jadi teman hidupku?
__ADS_1
Kaulah satu di hati
Kau yang istimewa
Diam-diam aku memandangi wajahnya
Tuhan, kusayang sekali wanita ini
Tuhan, kusayang sekali wanita ini
Sampai habis umurku
Sampai habis Usia
Maukah dirimu jadi teman hidupku?
Kaulah satu di hati
Kau yang istimewa
Katakan "Yes i do"
Jadi teman hidupku
Du-du-du-du-du
Du-du-du-du-du-du-du-du
Anji- Malaikat tak bersayap
__ADS_1
Mendengar curhatan hati suaminya tanpa terasa air mata Kiandra keluar. " Yes, aku mau jadi teman hidupmu", ucap Kiandra.
Arfan langsung memeluk istrinya dan mencium bibir istrinya, Dia juga meranggoh sakunya mengambil sesuatu dari sana. Arfan memberikan sebuah kalung dan memasangkan pada leher istrinya.
"Kapan Kak menyediakan kalung ini, padahal selama disini Kak selalu bersama ku?", ucap Kiandra sambil terharu.
"Kalung ini sudah aku sediakan Jauh-jauh hari untuk mu".
"Bukankah selama ini kak tidak ada perasaan pada Kia?, tanya Kiandra lagi.
"Sebenarnya, sebelum aku tau kalau kamu Rara ku, aku sudah mencintaimu Kiandra Putri Azura. Jadi kamu jangan berkecil hati kalau aku tidak mencintai mu.
"Terima kasih ya kak, Kia juga cinta sama kak Arfan", gumam Kiandra sambil mencium pipi kanan Arfan.
Arfan yang mendapatkan hadiah langsung membalas dengan me****t bibir istrinya dam memperdalam cium. Kini bibir merah Kiandra sangat menggoda dan membuat dia kecanduan.
"421, Empat mata, dua hati, satu cinta".
"Dimana hilang angka tiganya", tanya Kiandra
"Karena apabila ada orang ketiga maka hubungan akan hancur".
"So Sweet banget deh hubby".Pipi Kiandra merah merona kayak tomat. membuat Arfan gemas sendiri melihat istrinya.
Habis bercanda riang berdua mereka melanjutkan makan malam bersama di depan perapian. Sekarang di luar Villa cuaca lagi hujan dan membuat udara tambah menjadi dingin.
**Jangan lupa like, Vote, dan komentarnya yang membangun ya readers. Aku mohon dukungannya agar aku lebih semangat lagi nulisnya.
Terima kasih Love U All ❤❤❤❤**
__ADS_1