Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 72


__ADS_3

Seharian Lidya hanya mengurung diri dalam kamar. Kiandra yang merasa bersalah ikut menangis akan hal yang terjadi. Kiandra bisa merasakan apa yang dirasakan Lidya saat ini. Di depan matanya sendiri, dia menyaksikan suami dan kakaknya sedang memadu kasih.


Hati istri mana yang tidak akan merasakan hancur melihat live streaming suaminya. Kiandra yang membayangkan hal itu menimpanya mungkin akan memilih pergi meninggalkan suaminya. Dia tidak akan mau bersama suaminya lagi. yang sudah digerayangi wanita lain sebelumnya. Kiandra bingung harus bercerita dengan siapa. Kebetulan saat ini Mama Hanna dan Papa Arif sedang di luar kota.


Hari menjelang siang Kiandra tetap menunggu Lidya membuka pintu.


Cekrek


Lidya akhirnya keluar kamar juga. Lidya yang sudah merasa lapar segera mencari makan yang bisa dia makan. Kiandra mengikuti kemana Lidya berjalan dan duduk disamping lidya yang sedang makan. Setelah melihat Lidya selesai makan Kiandra mulai bersuara.


"Lidya maafkan kakak. Karena bertengkar dengan kakak, Alvaro sampai datang ke clup. Maaf Lidya", Ucap Kiandra sambil memegang tangan Lidya.

__ADS_1


"Tidak seharusnya kak marah dengan Alvaro. Dia juga punya hak ingin dekat Kaisar. Maafkan kakak Lidya".Tapi Lidya hanya diam saja.


"Cerita sama kakak apa yang kamu rasakan. Jangan kamu pendam sendiri".


Lidya akhirnya mengeluarkan kesedihannya pada Kiandra. "Kak apa nasibku akan seperti ini terus disakiti oleh orang disekitar ku. Aku juga ingin merasa di sayangi kak. Kenapa kakakku sendiri menyakitiku , Apa aku salah ingin bahagia bersama suamiku. Kenapa dia ingin merebutnya juga kak?".


"Kak Kia tidak salah disini. Tapi aku kecewa pada kakak Saras. Apa belum cukup dia mendapatkan semua harta papa dan kasih sayang papa kak? Kenapa dia juga ingin suamiku?", tangis Lidya dalam pelukan Kiandra.


"Kamu tenang ya. Ada kakak disini untuk kamu".


"Kakak aku ingin semua hubungan ini berakhir. Sudah cukup semuanya Kak. Aku ingin pergi menenangkan diri kak."

__ADS_1


"Kamu mau kemana. Disini rumah kamu. Tenanglah!!".


Sore hari Arfan membawa Alvaro pulang ke rumah. Arfan melihat rumah tampak sepi, entah dimana Kiandra dan juga Lidya. Arfan memilih berjalan ke kamar berharap sayang istri ada disana. Benar saja Kiandra sedang tertidur sambil menyusui baby Kaisar di tempat tidur. Arfan ikut merebahkan diri di samping istrinya.


Kiandra yang merasa terusik dan merasa ada beban berat di pinggangnya, Dia terbagun dan segera melihat Ada arfan yang tertidur sambil memeluknya. Kiandra segera bangun dan membersihkan diri. Kiandra harus segera menyiapkan hidangan makan malam.


Kiandra berjalan keluar kamar menuju dapur, Dia berhenti melihat ke sofa, Disana terlihat Alvaro yang sedang termenung. Kiandra melewati dan memilih ke dapur untuk membantu pelayan menyiapkan makanan malam mereka.


Setelah menyiapkan makanan Kiandra kembali berjalan memanggil penghuni rumah untuk makan malam. Alvaro masih setia berdiam diri di sofa ruang keluarga. Kiandra memilih menghampiri Alvaro ,Sebelum menghampirinya Kiandra lebih dulu mengambil Baby Kaisar menggendongnya dan membawanya ke tempat Alvaro.


"Alvaro maafkan kesalahan aku kemarin", ucap Kiandra sambil menyerahkan Kaisar di pangkuan Alvaro.

__ADS_1


"Tidak seharusnya aku marah kepada kamu kemarin, ini bermainlah dengan Kaisar", kamu juga berhak bersama dia.


__ADS_2