
"Indah, Tolong kamu ambil absen kami nanti !", bisik Silla
"Mau kemana kalian?", ucap Indah yang juga berbisik.
"Ini anak mau makan sup buah di kantin!! Biasa mungkin lagi ngidam", bisik Silla sambil menunjuk ke arah Kiandra.
Akhirnya Kiandra dan bisa mendapatkan izin keluar kelas dengan alasan ke toilet. Sesampainya Di kantin mereka langsung memesan sup buah ke penjaga kantin. Tak beberapa lama Indah menyusul ke kantin.
"Kia, Siapa yang ngantar loh tadi?, Ganteng banget!", tanya Indah.
"Itu Suami gue lah! Emang siapa lagi!!, Jawab Kiandra dengan ketus.
"Boleh dong pinjam sehari?", seru Indah dengan jahil.
Kiandra yang di bercandakan seperti itu langsung saja nangis. "Enggak!! Dia Suami gua gak boleh pinjam-pinjam!!, Marah kiandra dengan menangis.
__ADS_1
"Ehh kok kamu jadi nangis!! Aku kan hanya bercanda!!", sahut Indah yang melihat tiba-tiba kiandra menangis.
Sudah Hampir setengah jam Kiandra tidak kunjung berhenti menangis. Silla dan Indah yang berusaha membujuk Kiandra merasa panik. Silla segera menghubungi nomor suami Kiandra.
Arfan yang mendapat kabar istrinya menangis, segera menuju kampus kiandra. Melihat keberadaan suaminya Kiandra tambah menangis kejer dan berlari ke arah Arfan. "Hai, kenapa kamu nangis?, Tanya Arfan sambil meregangkan peluk dengan kiandra.
"Indah mau pinjam kamu jadi kekasihnya!! Aku ngak mau berbagi kakak dengan siapa pun!:", jawab Kiandra yang masih memeluk suaminya.
Indah yang berada disana hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Arfan yang mendengarkan penjelasan istrinya hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu. Arfan heran melihat istrinya yang sangat sensitif. "Sekarang jangan nangis lagi!! Kakak hanya untuk mu!! Kakak mau kembali ke perusahaan apa kamu mau ikut?", tanya Arfan lagi.
Kiandra hanya mengganggukan kepalanya. "Tolong kalian izinkan kiandra hari ini!!", seru Arfan pada kedua sahabat istrinya.
"Maafkan saya tuan, tadi saya hanya bercanda!! Saya tidak ada maksud lain. Sumpah!!", sahut Indah sambil menunjukkan dua jarinya yang berbentuk huruf **V.
Arfan** menggandeng istrinya menuju mobilnya. "Sekarang kamu mau kemana?", tanya Arfan mulai mengemudikan mobilnya.
__ADS_1
" Kia, ikut aja sama kakak!!", jawab Kiandra.
Arfan akhirnya membawa kiandra menuju perusahaan. Karena pekerjaan yang menumpuk yang harus di selesaikan. Setelah sampai di perusahaan mereka bejalan berduaan di di lobby. Para karyawan yang melihat CEO berjalan bergandengan tangan dengan seorang wanita, mereka saling berbisik- bisik. Sebab tidak banyak yang tau CEO perusahaan sudah menikah.
Arfan yang melihat Karyawannya tidak mengambil pusing, dia tetap membawa kiandra menuju ruangannya.
"Kia, kamu duduk disini dulu ya", sambil membawa kiandra duduk di sofa yang ada di ruangan.
Arfan menghubungi bagian pantry untuk menyimpan makanan dan minuman. Tidak beberapa lama pesannya datang.
Arfan mulai melanjutkan pekerjaannya sementara kiandra duduk main handphone sambil di selingi menikmati cemilan.
***
Semenjak pertemuannya dengan tuan Arfan, Saras sering uring-uringan dengan sosok tuan Arfan. Tipe pria yang jarang tersenyum dan terlihat kaku pada perempuan. Disinilah daya tariknya yang membuat seorang wanita seperti Saras mengagumimu sosok pria seperti tuan Arfan.
__ADS_1
Ini merupakan tantangan tersendiri bagi Saras untuk memenangkan hati dari rekan bisnisnya itu. Pria seperti tuan Arfan terlihat sangat sempurna di mata wanita ini.
Jangan lupa like sebanyak-banyaknya, Vote, dan komentarnya supaya author semangat menulisnya. 🙏🙏🙏🙏