
Melihat ada kesempatan untuk lari Lidya memilih turun dari ranjang dan masuk secepatnya dalam kamar mandi milik Alvaro dan menguncinya dari dalam. Alvaro yang kepalanya masih pusing memilih merebahkan diri dan akhirnya tertidur tanpa berhasil membobol gawang milik Lidya.
Menjelang subuh merasa Alvaro tidak berniat mengusik Lidya. Akhirnya Lidya memberikan diri keluar dari kamar mandi. Lidya kembali menggunakan pakaiannya karena merasa dingin terlalu lama berada dalam kamar mandi di kamar Alvaro tersebut.
Lidya memilih ke luar kamar agar bisa jauh dari jangkauan Alvaro. Tapi sayang kunci kamarnya entah kemana menghilang, Lidya memilih bersandar di lantai dekat Sofa yang ada dalam kamar dan menunggu pagi menjelang.
Tanpa Alvaro ketahui Apartemennya sudah di pasang CCTV untuk melihat pergerakan dari Alvaro. Arfan yang waktu subuh sudah berada di ruang kerjanya tak sengaja melihat Alvaro membawa wanita ke dalam apartemennya melalui CCTV. Betapa kaget Arfan melihat wanita itu adalah Lidya tunangan Alvaro.
Arfan bergegas memanggil papanya akan hal ini. Papa yang mendengar berita tersebut segera mengecek kamar Lidya. Apa benar gadis itu sekarang tidak berada dalam kamarnya? Betapa terkejutnya Melihat kamar Lidya kosong.
Arfan dan Papa Arif segera mengambil mobil dan berniat segera ke Apartemen Alvaro untuk menyelamatkan Lidya. Mama Hanna yang melihat suami dan Arfan buru buru meminta ikut ke tempat Alvaro.
__ADS_1
Arfan melajukan mobil dengan cepat, kebetulan saat ini jalanan masih terlihat sepi sehingga Arfan bisa cepat sampai d Apartemen Alvaro.
Sesampainya disana Papa Arif segera mengetuk pintu Apartemen Alvaro tapi sudah hampir setengah jam tapi pintu itu belum juga terbuka.
...Flashback off...
Pintu kamar terbuka dari luar. Tampak Alvaro memasuki kamar dan berjalan begitu saja menuju Kamar mandi. Badannya terasa sudah lengket seharian ini. Alvaro berniat membersihkan diri lebih dulu sebelum bertegur sapa dengan Lidya.
Kini Lidya hanya bisa memasrahkan dirinya pada sang Maha pencipta. Mungkin ini sudah menjadi jalan hidupnya bersama dengan seorang pria yang masih memendam cinta untuk kakak iparnya.
Lidya akan berusaha membuka hatinya untuk suaminya yang dia kagumi dan berusaha mendapatkan cinta juga dari suaminya itu. Bismillah.
__ADS_1
Alvaro sudah menyelesaikan urusan di kamar mandi. Alvaro berjalan ke arah ranjang mendekati Lidya. "Sebenarnya apa yang terjadi pada kita tadi malam? Kenapa aku dan kamu bisa berada dalam apartemen? Sepengetahuan ku malam itu aku berada di club milik Adit? Tapi kenapa paginya sudah berada di apartemen bersama kamu?".
"A aku di telpon sama kak Adit untuk membawa kakak pulang. Jadi aku membawa kak Alvaro ke apartemen saja karena lebih dekat".
"Terus kenapa kamu menangis pagi itu? Apa aku melakukan ke-"
"Apa kakak tidak ingat apa yang telah kakak lakukan hah?", ucap Lidya yang kembali menangis.
Alvaro menutup mulutnya membayangkan apa yang terjadi malam itu. Apa aku melecehkan kamu?"
"Iya !! Kakak mengambil ciuman pertama ku, Kakak melihat seluruh tubuhku! Apa kakak puas hah!"
__ADS_1
"Maaf aku tidak sengaja".