
Siang ini Arfan memilih pulang ke rumah. Arfan ingin makan siang bersama dengan Kiandra. Karena rencananya siang ini dia ingin membawa istrinya kesuatu tempat.
Setelah menghabiskan makan siangnya Arfan mulai berucap. "Hubby ingin mengajak kamu ke suatu tempat, bersiaplah?"
"Tapi kita mau kemana?, tanya Kiandra dengan bingung. Karena biasanya Arfan jam segini akan menghabiskan waktunya sibuk dengan pekerjaannya.
"Jangan banyak tanya sayang! Cepatlah bersiaplah!"
"Apa baby Kaisar juga dibawa?".
"Hanya kita berdua! Bersiaplah!"
Kiandra yang tidak ingin membuat suaminya menunggu lama. Memilih masuk ke dalam walk in closet berganti pakaian.
Setelah menempuh perjalanan selama dua puluh menit, Akhirnya kendaraan yang di tumpangi oleh Arfan dan Kiandra sampai di sebuah butik terkenal di kota itu.
"Hubby ingin membelikan Kia pakaian?", tanya Kiandra sambil masuk ke dalam butik.
Arfan menganggukkan kepala. "Hubby ingin melihat Kia tampil sempurna malam ini".
__ADS_1
"Pasti baju dalam walk in closet sudah pada sempit semua", ucap Arfan sambil melihat perut istrinya yang sangat besar dan dapat di pastikan pakaiannya banyak yang tidak muat.
"Apa hubby risih melihat tubuh Kia?"
Arfan menggelengkan kepala cepat. "Tidak malah hubby sangat suka melihat dirimu. Hubby hanya ingin memanjakan dirimu sayang. Apalagi nanti malam kita akan ke pesta".
"Terima kasih hubby". Kiandra langsung memeluk tubuh Arfan di depan pemilik butik dan beberapa pelayan butik yang melihat gemas dengan kemesraan mereka berdua.
Arfan yang tidak biasa bermesraan di depan umum segera mengakhiri pelukan mereka. "Sayang malu. Banyak orang yang melihat kita", bisik Arfan lirih yang hanya terdengar oleh Kiandra.
"Maaf kelepasan".
"Cantik", ucap Arfan spontan sehingga membuat orang diseberang telpon bertanya-tanya karena pembahasan mereka tidak menyambung.
"Apanya yang cantik tuan".
"Maaf. Nanti aku hubungi lagi", Arfan segera mematikan sambungan telepon.
"Bagaimana by? Apa ini keliatan cantik?".
__ADS_1
"Tentu anda sangat cantik nyonya", ucap pemilik butik . " Benarkan tuan?".
Arfan menelan salivanya dengan susah payahpayah. Tidak bisa dimungkiri bahwa istrinya sangat cantik dengan baju apapun yang terpasang di tubuh putihnya. Malah melihat istri kini rasanya ia ingin membatalkan acara ke pesta dan membawa istrinya menghabiskan waktu berdua.
"Kamu cantik sayang", Arfan tanpa sadar mendekat ke arah istrinya. Menarik tubuh itu dan membawa kedalam pelukannya.
Kiandra yang terkejut melihat sikap Arfan , Hanya bisa terdiam saat pria itu dengan berani menarik pinggangnya dan kini mengecup bibirnya di depan pemilik butik dan pelanggan lainnya yang berada dalam ruangan tersebut. Sebuah Kecupan singkat namun sangat berkesan bagi Kiandra.
Arfan tersadar dengan kelakuannya yang menjadi tontonan orang disekitarnya. "Maaf".
Arfan tersenyum tipistipis, bahkan sangat tipisnya bahkan tidak ada yang melihat senyumannya itu. "Kalau begitu saya mengambil gaun ini dan yang tadi juga ".
Setelah melakukan pembayaran di kasir Arfan mengajak Kiandra untuk pulang. Arfan mengantar istrinya pulang terlebih dahulu dan kembali ke perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan yang masih tertinggal di atas meja kerjanya.
"Kamu bersiap- siaplah berdandan cantik. Nanti malam hubby akan menjemput kamu sayang", Arfan memberi kecupan di pipi Kiandra dan kembali membawa mobilnya ke perusahaan.
*
Jangan lupa like, vote dan Komentarnya ya.
__ADS_1
See you 💕💕💕