Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku

Aku Menikahi Kekasih Kakak Ku
BAB 73


__ADS_3

Baby Kaisar kini telah menginjak usia 6 bulan. Baby Kaisar mulai aktif- aktifnya. Kaisar sudah mampu duduk sendiri dengan baik, tapi masih perlu sedikit sandaran di belakang tubuhnya. Dia juga sudah mulai mengeluarkan Kata-kata pertamanya "Aa".


Perkembangan Kaisar membuat rumah besar itu semakin bertambah ceria dan terasa lebih hidup. Tapi tidak bagi kehidupan Alvaro. Semenjak kejadian itu , Lidya pergi dari rumah dan memilih tinggal di kampung Kiandra bersama orang tua Kiandra. Lidya ingin menenangkan diri dari masalah rumah tangganya.


Kini keluarga itu sedang berkumpul di permadani menemani Kaisar bermain. Kaisar mulai menggerakkan tubuhnya dengan merayap menghampiri papi Alvaro. "aa a a a", ucap Kaisar Yang minta di gendong papinya. Alvaro langsung menangkap tubuh anaknya itu dan mencium seluruh wajah anaknya. Kaisar turun dari gendong papinya dan mulai merangkak lagi ke arah Daddynya Arfan. Arfan langsung mengambil anaknya itu.


"Alvaro Apa kamu tidak berniat menjemput Istrimu Lidya? Ini sudah hampir 2 bulan loh ?", ucap Kiandra memulai percakapan.


Alvaro hanya diam saja tidak menanggapi Iparnya itu. "Haish.. loh ditanya kenapa tak jawab sih?", Seru Arfan.


"Dia yang pergi sendiri. Bukan aku yang suruh dia pergi?", jawab Alvaro. Sebenarnya Alvaro sangat merindukan Lidya yang kita berada jauh darinya. Alvaro juga merasa harus belajar dari saudaranya itu yang bisa setia pada satu wanita saja yaitu Kiandra dan juga sangat menyayangi Baby Kaisar anaknya.


"Apa kamu tidak merindukannya? Rumah tangga seperti apa yang kamu jalani ini? Istri dibiarkan pergi jauh?", ucap Arfan menceramahi.

__ADS_1


"Tentu Aku rindu. Tapikan Dia yang pergi sendiri. Terus aku sekarang harus bagaimana?", ucap Alvaro yang saat ini sedang memangku baby Kaisar.


Plak


Alvaro mendapatkan pukulan dari Baby Kaisar di pipinya. "Ha ha ha ha", Tawa mereka bersama.


"Bagus itu Kaisar! "Ucap Kiandra dan mama Hanna serentak.


"Baby Kaisar saja tau kamu salah. Ya kamu jemput dia dan minta maaf atas perbuatan kamu selama ini", ucap Mama Hanna yang geram melihat sifat anaknya ini.


Plak... Lagi - lagi Alvaro mendapatkan pukulan dari baby Kaisar. Semua orang kembali ketawa melihat Alvaro kena pukul tangan Kaisar.


"Anak ini kenapa memukul aku terus sih?", ucap Alvaro.

__ADS_1


"Itu berarti dia tahu Papi berbuat salah. Sana jemput istrimu?", ucap arfan lagi.


Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 siang. Mereka pindah duduk menuju meja makan untuk makan siang Bersama-sama. Kiandra mulai mengambilkan nasi beserta lauknya untuk Arfan . Tiba-tiba Arfan merasa mual melihat Ayam goreng di piringnya.


Arfan langsung berlari ke kamar mandi dan menumpahkan isi perutnya. Kiandra yang melihat suaminya seperti itu langsung menyusul Arfan dan mengelus punggung suaminya itu.


"Hubby kenapa? Apa hubby sakit?", tanya Kiandra sambil menyodorkan air pada Arfan.


"Hubby tidak papa sayang. Ayo kita lanjutkan makan siang kita", ajak Arfan menenangkan istrinya.


Arfan kembali berniat mendudukkan diri di kursinya. saat dia melihat Ayam itu lagi kembali perutnya bergejolak dan Arfan kembali berlari ke kamar mandi.


"Hubby sakit. Ayo kita ke rumah sakit saja?", ucap Kiandra khawatir.

__ADS_1


"Tidak usah. Hubby hanya merasa mual melihat ayam goreng tadi. bisa sediakan menu yang lainnya lagi?", ucap Arfan.


Arfan dan Kiandra kembali duduk. Kiandra langsung menyingkirkan Ayam dari hadapan Arfan dan menggantinya dengan ikan saja. "Kamu kenapa fan?Apa tidak sebaiknya kamu kerumah sakit untuk periksa!", ucap Papa Arif yang mengkhawatirkan Arfan anaknya.


__ADS_2