
Arfan berjalan ke kamar baby twins. Saat ini kedua anaknya sudah tertidur kembali setelah lelah menangis. Arfan menggendong baby girl.
"Nama putri ku Keysa Arfa Kristal", Arfan mengecup Kening putrinya dan meletakkan kembali.
Arfan beralih menggendong baby boy. "Kalau pangeran kecil ini namanya Kezra Arfa Riski", Arfan juga mengecup kening putranya dan meletakkan kembali ke box bayi.
"Namanya bagus. jadi baby Keysa dan baby Kezra".
"Ma aku ingin membawa Anak-anak ku melihat mommy nya? Arfan berharap dengan kehadiran putra putrinya Kiandra akan segera sadar", ungkap Arfan minta persetujuan mamanya.
"Anak bayi mana mungkin diizinkan masuk ke rumah sakit, Fan? Permintaan kamu aneh sekali".
"Aku tetap akan membawanya. Arfan berharap akan adanya keajaiban".
Arfan segera menyuruh baby sitter untuk mempersiapkan perlengkapan anak-anaknya untuk bisa di bawa ke rumah sakit.
__ADS_1
Disisi lain Lidya merasakan sakit pada perutnya. Setelah itu sakit itu kembali hilang. Lidya memilih ke dapur untuk mengambil minum.
Lidya kembali merasakan sakit di perutnya yang sakit hebat. Mama Hanna yang kebetulan ingin membuatkan susu untuk Kaisar melihat air yang berceceran di bawah kaki lidya.
"Kamu kenapa sayang?"
"Ma.. Perut aku sakit", ucap Lidya yang banyak mengeluarkan keringat dingin di keningnya.
Mendengar penuturan Lidya, Mama Hanna segera memanggil sopir untuk mempersiapkan mobil.
Arfan yang mendengar teriakan mama nya bergegas ke arah mama Hanna menanyakan apa yang terjadi. "Ada apa ma,, Kenapa teriak-teriak?", tanya Arfan menghampiri.
"Kebetulan ada kamu Arfan. Bantu mama bawa Lidya ke rumah sakit. Sepertinya dia mau melahirkan", terang mama Hanna.
"Tolong kamu hubungi Alvaro, Suruh dia menyusul segera ke rumah sakit", perintah Mama Hanna. Arfan segera melaksanakan perintah mamanya menghubungi Alvaro dan mempersiapkan anak-anaknya untuk di bawa ke rumah sakit.
__ADS_1
Arfan kini sudah berada di rumah sakit dan segera menemui dokter yang menangani istrinya. Arfan ingin meminta izin pada dokter agar mengizinkan anak-anaknya menemui mommy. Arfan berharap dengan kehadiran ketiga anaknya Kiandra kembali sadar.
Mulanya dokter yang menangani Kiandra menolak permintaan Arfan. Tapi mengingat anaknya yang sudah lama tidak bertemu ibunya akhirnya dokter memberi persetujuan.
Alvaro dan Papa Arif segera menyusul ke rumah sakit untuk menemani pasca melahirkan Lidya. Alvaro segera masuk ke ruang tindakan menemani Lidya di dalam. Sementara Mama Hanna dan Papa Arif menunggu di luar.
" Pa.. Tolong kamu temani Arfan di ruangan Kiandra sekarang. Arfan membawa anak-anaknya untuk bertemu Kiandra. Dia berharap dengan kehadiran anaknya Kiandra bisa segera sadar", terang mama.
"Baiklah ma. Segera hubungi papa kalau Lidya siap melahirkan", perintah papa Arif dan meninggal tempat itu segera.
Setelah mendapatkan izin dari dokter. Arfan segera membawa Putra putri nya ke ruangan Kiandra dan meletakkan Keysa dan Kezra atas tubuh Kiandra dan mendudukkan Kaisar di samping kanan Kiandra bersama papa Arif, sedangkan Arfan duduk di sisi kiri Kiandra.
"Mom my.. angun ", Kaisar mengguncang tubuh Kiandra.
"Hiks hiks hiks angun my", ucap Kaisar.
__ADS_1
Mendengar suara kakaknya menangis baby twins juga ikut mengeluarkan suara tangisan nya. "Ooeek oeek oeek", suara tangisan mereka bertiga memenuhi ruangan itu. Arfan dan papa Arif yang melihat kejadian itu ikut meneteskan air mata, berharap Kiandra bisa merasakan kehadiran anak-anaknya.