
Jujur Lidya sangat terbuai dan sangat menikmati setiap sentuhan yang diberikan suaminya pada tubuhnya.
"Aaaghh", Lidya kembali men de sah sehingga membuat Alvaro semakin bersemangat melakukan. Alvaro perlahan membuka helai demi helai kain yang menutup tubuh Lidya hingga kini terpampang tubuh polos istrinya itu. Kemudian Alvaro juga langsung melepaskan kain yang menempel pada tubuhnya hingga kini mereka sama-sama polos.
Tak menunggu lama kini Alvaro mulai melakukan pe nya tu an tubuhnya dengan tubuh Lidya. Awalnya Lidya merasakan kesakitan saat bagian bawahnya didobrak paksa oleh tongkat besaboll milik Alvaro, namun rasa sakit itu berganti dengan rasa nikmat yang bisa membuat orang ketagihan akan hal itu.
Akhirnya pada malam itu terjadi malam pertama yang sempat tertunda beberapa minggu. Suara de sa han dan era ngan memenuhi kamar mewah itu yang memang sudah kedap suara. Sampai tengah malam mereka baru menyelesaikannyamenyelesaikan kegiatan mereka dan langsung tidur karena kelelahan.
………
__ADS_1
Di kamar lain terlihat Kiandra sedang memberi Asi pada baby Kai sampai terlelap. Sementara Arfan terlihat sibuk menyelesaikan perkerjaannya di tempat tidur menggunakan laptop.
Setelah memberikan Asi dan baby Kai telah terlelap Kiandra memindahkan Baby Kai ke dalam box bayi dan Kiandra berjalan masuk ke kamar mandi. Tak beberapa lama Kiandra keluar setelah mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat Isya.
Melihat Istrinya telah melakukan sholat kembali nampak seringai licik di wajah Arfan yang menandakan sudah waktunya dia akan berbuka puasa setelah baby Kai lahir. Kini sudah 10 menit Kiandra melaksanakan sholat dan nampak Kiandra merapikan kembali mungkenahnya dan menyimpan dalam lemari.
Kiandra yang melihat tatap mata Arfan ke arahnya mengerti maksud dari tatapan itu. Kiandra kembali berjalan masuk dalam kamar mandi dan beberapa saat kemudian dia muncul dengan memperlihatkan diri yang kini sudah menggunakan lengerie berwarna maron.
Jika dibandingkan dengan kecantikan istrinya Alvaro mungkin akan kalah saing karena Kiandra sangat begitu memikat bagi kaum adam. Oleh sebab itu sangat sulit Alvaro bisa melepaskan Kiandra.
__ADS_1
"Sayang kamu sangat menggoda? Apa aku suka bisa berbuka puasa sekarang?", Arfan berucap sambil meletakkan laptopnya di atas meja nakas dan berjalan menghampiri Istrinya.
Kiandra hanya mengangguk pelan karena malu.
Arfan segera meraih pinggang Kiandra dan menyekapnya. Arfan langsung menyatukan bibir mereka berdua dan memberikan se sapan yang semakin menun tun. Kiandra juga kini telah melingkarkan tangannya di leher Arfan.
Melihat istrinya yang membalas ciumannya Arfan semakin bergairah dan menggendong istrinya ala bridal style dan membawa ke tempat tidur. Arfan kini berada di atas tubuh Kiandra dan mencium seluruh wajah Kiandra yang kini merah merona. Tidak sampai disitu Kini Arfan pindah men cium leher jenjang istrinya dan turun ke tulang selangka Kiandra.
Kiandra men de sah menerima ransang an yang dilakukan Arfan pada tubuhnya. Arfan kini mulai melepaskan semua baju yang masih menempel pada tubuh Kiandra dan juga pada tubuhnya.
__ADS_1
Cium an Arfan kini turun ke perut Kiandra. Perut ini yang nanti akan menampung benihku dan menjadi anak yang soleh dan solehah tentunya.