
Setelah kejadian itu,Fermund berjalan ke singgasana,sir Brenston mepepas mahkota yang ada di kepala pamanya dan meletakkanya di kepala Fermund.
Fermund menjadi raja baru dengan melakukan kudeta kepada pamanya,ia meraih tahta dengan konspirasi dan pembunuhan,setelah itu dia pun berdiri dan melihat semua orang disana.
"Dengarkan perintah pertamaku sebagai raja,bersihkan kekacauan ini,jangan beritahu semua rakyat dan pasukan kita yang sedang berperang,"
Sang jenderal pun langsung tunduk menerima perintah,ia menyuruh semua orang menyebar ke seluruh penjuru istana untuk membersihkan mayat mayat di istana termasuk di ruang tahta itu.
"Kirim mayat menteri itu ke keluarganya,dan aku akan bertanggung jawab penuh untuk berurusan dengan keluarganya,dan juga makamkan pamsnku dengan pemakaman yang layak,makamkan ia di belakang istana"
Mayat raja dan mentri di itu dikemas di kain,dan mereka semua dengan sigap melakukan apa yang diperintahkan oleh raja baru mereka.
"Aku sudah memutuskan apa yang akan kulakukan pada ratu,kirim dia kembali ke kampung halamanya,ia akan menjalani isolasi seumur hidupnya,ia tidak diizinkan keluar dari wilayah kampung halamanya tanpa adanya alasan tertentu" kata Fermund memutuskan
Dua saudari Fermund berada di samping kanan dan kiri singgasananya,Fermund menyuruh mereka pergi untuk melihat situasi yang ada ditempat lain,sekaligus memberitakan kepada bawahanya,bahwa ia berhasil merebut tahta.
"Kalian panggil semua bawahanku kemari,aku ingin tahu apa mereka melakukan tugasnya dengan baik"
"Baiklah kakak,ayo adikku kita pergi bersama, jangan ganggu momen kakak kita" kata Felis
Mereka berdua meninggalkan kakaknya,dan Fermund hanya berdiam diri melihat semua orang bekerja membersihkan darah hingga bersih.
Fermund telah menunjukan pada adiknya semua hal penuh darah,namun mereka melihat dan menerimanya begitu saja tanpa rasa takut.
__ADS_1
Mungkin untuk Felis,ia tidak merasakan apapun karena ia memiliki banyak pengalaman di banyak pertempuran.
Berbeda dengan Felis,Feona adalah perempuan yang santun dan lemah lembut dan menyukai hal imut,namun dari tadi ia telah menyaksikan mayat dan darah tanpa takut.
Saat itu memang tubuhnya sedikit gemetaran, namun ia tetap bertahan melihat pemandangan berdarah tadi.
Setelah lama ia menunggu,Felis kembali bersama dengan empat orang bawahan Fermund,mereka semua berdiri didepan singgasana.
"Salam yang mulia,dan selamat untukmu"
Mereka berempat meletakkan tangan mereka di dada dan menunduk memberi salam
"Kalian semua,aku berhasil merebut tahta,kalian aku panggil kemari untuk mengetahui perkembangan tugas yang kuberikan,terutama kau,si wanita kaya,berikan informasinya sekarang"
"Yang mulia,kabar bahagia,mereka ditundukkan,kami menahan mereka semua,dan mereka tak berdaya mendengar berita kematian paman anda,sekarang mereka beralih setia pada anda sang raja baru" kata wanita kayanitu secara mendetil
Empat orang itu pun senang terhadap pujian Fermund pada mereka.
Fermund tersenyum puas,dan sangat bahagia mendengar keberhasilan bawahanya,Fermund mengira bahwa ia dinaungi oleh keberuntungan.
Namun Fermund belum bisa santai,dia harus melakukan beberapa hal sebelum ia mengungkap semua rahasia dan mengatakan kebenaran pada rakyatnya.
"Aku tak bisa bersantai dulu,kau si wanita kaya,kumpulkan prajurit bayaran yang tersisa dan bantu pasukan di utara,kirim pesan ke duke Nordford bahwa pasukan bayaran itu disewa oleh jenderal untuk membantu melibas musuh"
__ADS_1
"Baiklah yang mulia,aku akan menyuruh bawahanku melakukanya"
"Andreis,kirim seseorang ke kota Nostmir untuk memberitahu penguasa kota,suruh agar ia mengirim sepupuku ke kampung halaman ibunya,katakan kalau ini perintah ayahnya"
Andreis pun tertawa kecil,ia pun langsung menghilang meninggalkan seberkas aura hitam
"Terakhir,ini tugas untukmu ksatria muda,kau adalah anggota keluarga bergengsi di kerajaan,aku memerintahkanmu untuk mengatur semua prajurit ibukota,atur kembali tatanan semua prajurit di ibukota"
Ksatria muda itu menegakkan tubuhnya,dia mengepalkan tanganya di dada dan menerima tugas itu.
"Aku Rovan,putra dari pemimpin keluarga Rhogan yang terhormat akan menerima tanggung jawab ini"
Tiga orang lainya telah pergi,sekarang tinggal si kakek butler,ia sedang menunggu perintah dari tuanya Fermund
"Kakek,maafkan aku merepotkanmu lagi,panggilkan untukku semua bangsawan yang ada di pihakku,aku ingin berbicara pada mereka"
"Tenang saja yang mulia,mereka akan datang kesini dengan membawa beberapa orang bersama mereka,lihat saja nanti saat anda bertemu dengan mereka"
Setelah si kakek itu pergi,kini di ruang tahta itu hanya terdapat Fermund dan dua saudarinya,Fermund menghampiri kedua saudarinya,memegang bahu mereka dan tersenyum lembut.
"Mulai sekarang kita akan tinggal di istana ini,sekarang pergilah ke kamar kalian yang dulu,besok akan ada pemindahan barang dari mansion menuju istana ini"
Sebenarnya mereka bertiga adalah anggota kerajaan yang sudah pasti tinggal di istana,mereka berada di istana mulai saat mereka dilahirkan hingga kematian ayah Fermund akibat peperangan dengan kerajaan utara.
__ADS_1
Ditambah sejak pamanya menjadi raja dan tingkah laku sepupunya yang membuat ia sangat terganggu,Fermund memilih tinggal di mansion bersama dua saudarinya yang selalu mengikutinya,Fermund sengaja memilih lokasi mansion yang letaknya jauh dari istana.
Sekarang ia kembali tinggal di istana sampai ia menjadi kakek dan saat meninggal,ia mungkin dikuburkan di sekitaran istana dengan monumen di atas tanah pekuburanya.