Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 126:Gempuran Kavaleri Dan Bala Bantuan


__ADS_3

Seribu lima ratus pasukan itu mulai bergerak cepat menuju pos pertahanan,Saat dilihat lihat,mereka tak membawa tangga ataupun alat pendobrak.


Dari barisan depan musuh muncul prajurit yangg mengeluarkan Ray Rod,pemimpin pasukan itu pun menyuruh semua orang untuk menunduk melindungi diri dan menjauhi area tembok.


"Mereka hendak menggunakan Ray Rod!!,menjauh dari tembok!!"


Semua orang menjauh dari tembok sedangkan banyak prajurit Syirm Archer yang meringkuk berlindung di tembok.


Seketika Ray Beam diarahkan ke gerbang,dan saat mereka terfokus,salah satu prajurit yang membawa Ray Rod segera membalas dengan menembakkan Ray Ball ukuran kecil.


Tembakan Ray Ball berukuran seperti bola mata itu ditembakkan secara beruntun kedepan,prajurit itu agak sedikit mengangkat Ray Rod nya ke atas saat menembak.


Tembakan beruntun itu menggapai pasukan musuh dan menghancurkan barisan depan mereka.


"Pasukan infantri!!,jangan berkumpul di sekitaran gerbang!,berkumpulah di sisi kanan gerbang!!" Perintah pemimpin pasukan


"Gerbang kita akan hancur!!" Kata salah satu prajurit


"Biarkan jika gerbangnya hancur,agar mereka bisa memasuki jarak tembak pemanah!!" Teriak salah satu prajurit Storm Archer


"Siapa pun yang memiliki Ray Rod harus menembaki mereka secara beruntun,dan para penyihir,kalian juga harus melakukan serangan jarak jauh" perintah pemimpin pasukan


Penyihir di menara pun menyerang mereka dengan serangan bola api.


Sedangkan yang membawa Ray Rod hanya lima orang yang sudah bersiap di atas gerbang pos pertahanan.


Mereka menembakkan lima bola cahaya besar yang ditembakkan dengan cepat.


Prajurit musuh membawa penyihir yang bisa mengeluarkan barrier,lima bola cahaya itu mengikis barriernya lalu membunuh penyihir itu dan menghancurkan barisan utama pasukan musuh yang mana mereka.


Prajurit yang menyerang menggunakan Ray Rod itu sampai terlempar ke depan dan tanganya terlepas darurat Rod yang berhasil melubangi pintu gerbang lapis pertama.


Saat mereka dalam kekacauan,lima bola cahaya yang besar menuju mereka lagi,barisan kedua juga ikut hancur dan berada dalam kekacauan.


Pada akhirnya mereka semua pun maju,dengan membawa Ray Rod mereka melakukan serangan yang sama dari jarak dekat ke arah atas.


Para Storm Archer menembaki bola cahaya itu dengan anak panah petir yang meredam serangan itu perlahan lahan.


Semua prajurit Estrandia itu terkejut karena gempuran petir,mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri jika Ray Ball ditahan oleh panah petir.

__ADS_1


"Pasukan maju!!"


Pasukan dari Ordo itu bergerombol hendak menjebol gerbang,mereka sangat bersemangat saat menghantarkan senjata mereka ke gerbang kayu itu.


Pasukan di tembok itu melemparkan batu besar ke bawah dengan hari hati sambil berlindung agar tak terkena pemanah.


Begitu pula pasukan Ray Rod yang menembaki mereka dengan Ray Ball beruntun dengan hati hati karena jangan sampai mereka terkena serangan oenamah dan pengguna Ray Rod lain.


Pertempuran itu berlangsung sangat lama,namun mereka lebih memilih menyerang satu tempat dengan semua Pasukan daripada membagi sebagian kecil pasukan untuk menyerang dua wilayah sekaligus.


Di perbatasan utara itu,prajurit Svardia mencoba menahan kegilaan pasukan Estrandia,banyak dari mereka yang berjatuhan dan gugur.


Dan meskipun pasukan Estrandia hancur lebur,mereka masih bisa menyerang dengan sangat agresif.


"Gerbangnya akan hancur,semua infantri bersiap!!"


"Tiga barus penombak bersiap didepan gerbang!!"


Pemimpin pasukan itu memerintahkan prajuritnya yang sudah sangat siap itu.


Semua prajurit menunggu momentum dimana pasukan musuh masuk ke dalam,dan mereka akan menghancurkanya.


Semua prajurit musushbmasuk.dan penombak Svardia itu maju dengan cepat dan menusuk mereka dengan tombak sambil mendorong mereka keluar tembok.


Para penombak itu mendorong keluar prajurit,namun pasukan Ordo dengan perisai mereka yang dirapatkan,mereka mendorong para penombak itu.


Para infantri menyerang prajurit musuh saat banyak dari mereka yang masuk,semua prajurit itu bertarung dengan mengerahkan seluruh kekuatan mereka.


Saat dalam kondisi ditekan,dari arah kiri muncul pasukan kavaleri berat yang menggempur pasukan Estrandia.


Meskipun penombak musuh sudah siap menghadang,mereka tanpa takut tetap menggempur.


Tombak musuh itu hanya menggores Armor kuda yang keras,pasukan kavaleri Svardia telah tiba.


Mereka hanya menggempur hanya dua kali sebelum menjauh dari pasukan musuh  itu.


Terlihat di belakang kavaleri Svardia terdapat Mirdford bersama pasukan infantri berat.


Musuh yang menggunakan Ray Rod itu hendak mentargetkan pemimpin pasukan itu,dia akan menyerang dengan Ray Beam.

__ADS_1


Namun mereka melihat para infantri berat itu menumpuk perisai mereka,dan dari celah perisai itu,muncullah Ray Beam.


Prajurit Estrandia dibantai habis habisan dengan Ray Beam dari samping,mereka terbakar hingga hangus dan berjatuhan.


Sisa prajurit yang selamat mundur bersama komandan mereka yang dari tadi hanya bergerombol besama pengawalnya.


Setelah pertempuran itu,semua prajurit mengumpulkan mayat rekan mereka untuk dimakamkan.


Sedangkan untuk mayat musuh,mereka meletakkannya di tempat yang agak jauhari pos pertahanan dan membakarnya.


Duke Mirdford pun mengumpulkan semua prajuritnya untuk menyampaikan sesuatu,Mirdford berdiri di atas balkon sebuah bangunan dan berkata dengan keras.


"Prajuritku yang pemberani!!!,kini peperangan menjadi semakin menakutkan dengan adanya Ray Rod yang menyebar ke seluruh negara!!"


"Kita harus beradaptasi dengan perkembangan jaman dan memunculkan strategi baru yang efisien untuk mengatasi Ray Rod"


Semua prajurit itu mendengarkan perkataan duke Mirdford,mereka juga merasakan perbedaan peperangan yang lain dari biasanya.


"Selanj7tnya!!,kalian harus tahu jika mulai sekarang,musuh kita adalah teokrasi!!"


"Mereka memaksa raja kita untuk bergabung dalam persekutuan agar wakil dewa rendahan itu menyuruh nyuruh raja kita untuk melakukan sesuatu!!"


"Wakil dewa itu!!,Dia pikir dia siapa!!,dia hanyalah pria bermuka dua yang sok suci!!!" Teriak Mirdford


"Kami mendukung raja kami untuk memusuhi mereka!!" Kata salah satu prajurit


"Yaaa!!!"


Mirdford menenangkan mereka semua,dia mengambil nafas dan berkata "Kini kita harus memperketat pertahanan kita di seluruh wilayah yang berbatasan dengan musuh!!!"


Beralih ke Fermund,dia menerima banyak laporan di wilayah kekuasaan Mirdford dan wilayah konfederasi.


Dia membaca semua informasi tentang prajurit bala bantuan yang dikirimkan untuk pertempuran di utara yang sudah dikirim.


Lalu Fermund beralih ke wilayah konfederasi,pasukan Rulker berhasil menaklukkan dua kota lagi di wilayah Noskela.


Di kertas itu tertulis informasi kota yang ditaklukkan.


"Sekarang Rulker sudah menaklukkan empat kota untuk raja Dothrud,kuharap Raja Dothrud tak mengingkari janjinya"

__ADS_1


__ADS_2