Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 84:Cerita Dan Permintaan


__ADS_3

Semua penjaga di depan gerbang mansion tuan Rulker sekarang sedang memojokkan dua penyihir klan Valdis saat mereka ingin masuk.


Untungnya ada seseorang penjaga  yang menuju ruangan Tuan Rulker dan mengatakan ke tuanya jika ada dua orang yang ingin bertemu.


Beberapa saat terdengar teriakan yang tertuju pada penjaga yang mengerumuni utusan dari Svardia itu.


"Berhentii!!!,apa kalian sudah gila!!,menindas utusan dibelakangku!!,bagaimana jika nanti reputasiku hancur gara gara kelakuan kalian!!"


Seorang pria botak yang memiliki jenggot tipis berwarna coklat datang bersama beberapa prajurit lain dibelakangnya.


"Tapi tuan,mereka mencurigakan,kami hendak memeriksanya" kata salah satu prajurit itu membela dirinya sendiri.


"Tak ada tapi tapi!!,mereka adalah utusan penting yang memiliki urusan denganku,Rulker sang penguasa wilayah Bleisenerg.


Semua penjaga yang memojokkan kedua orang itu meminta maaf kepada Rulker dan dua utusan itu.


Rulker menyambut mereka berdua ke suatu ruangan sambil meminta maaf kepada mereka dan menyajikan teh untuk diminum.


Setelah dua utusan minum,mereka ingin langsung masuk ke pembicaraan.


"Raja menyuruh kami untuk datang dan mengetahui keinginan dan tujuan anda tentang aliansi ini,dan juga raja ingin tahu syarat atau permintaan anda untuk aliansi rahasia ini" kata salah satu utusan itu menjelaskan.


"Maaf jika aku berbicara panjang lebar,namun aku tak bisa menjelaskan semuanya secara singkat" kata Rulker yang sepertinya ingin bercerita


"Silahkan" kata salah satu utusan itu.


"Aku ingin melakukan aliansi rahasia karena jujur saja aku selalu terancam oleh supremasi raja,"


"Oh?,ada apa memangnya?"


Rulker menarik nafas dan membuangnya,dia pun bercerita tentang beberapa fakta.


"Sejujurnya dari semua delapan klan,wilayahku yang paling luas,dan aku selalu menjadi bulan bulanan bagi delapan klan lain yang selalu berperang untuk mengambil tanahku,"


Nendengar perkataan Rulker,salah seorang utusan itu mencatatnya,sepertinya ada dua tugas dari utusan itu,yakni juru bicara atau juru negosiasi dan orang yang menulis beberapa poin penting di pembicaraan itu.


"Siapa klan yang bernusuhan dengan anda dan apakah ada wilayah yang diambil musuh?" Tanya juru bicara itu


"Aku melindungi wilayahku dengan baik, mereka tak bisa menyentuh wilayahku,lalu  klan kami selalu bermusuhan dengan klan Gothwand yang menguasai wilayah tengah"


"Catat itu" kata juru bicara ke penulis itu


"Mereka sudah lelah karena selalu gagal saat menyerang wilayahku,lalu tiba tiba saja raja kerajaan kecil itu ingin membantu kami"

__ADS_1


Mereka berdua mendengarkan Rulker yang bercerita itu.


"Aku masih belum mempercayai mereka,lebih tepatnya aku tak mempercayai siapapun,lalu sang raja itu benar benar membantuku dengan memberi sanksi atas klan Gothwand dan memberiku banyak dana,namun aku sadar jika raja itu berniat mwnguasaiku dengan menuntut balas budi dan pernikahan politik dengan putra mesum nya itu,"


Penulis itu mencatat semuanya,karena nanti,catatan itu akan diserahkan kepada Fermund.


"Jadi anda ingin memyelamatkan putri anda dengan menikahkanya dengan raja kami ?" Tanya juru bicara itu


Rulker mengangguk dan menjawabnya dengan tegas "benar,putriku adalah hal terpenting bagiku"


"Dan anda memohon bantuan kepada raja kami  untuk peperangan secara terang terangan kepada mereka?"


Mendengar pertayaan utusan itu,Rulker mengiyakanya.


Rulker ingin melawan semua pihak yang hendak menyakitinya dan merebut wilayahnya,namun jika dia mendeklarasikan perang,maka dia harus berjuang sendiri.


Maka dari itu dia meminta bantuan keoada Fermund untuk melakukan aliansi rahasia dan melakukan peperangan jika niat asli musuhnya sudah nampak.


Juru bicara itu dengan tersenyum berkata "abda tahu jika akhir akhir ini tuan kami ingin melakukan persekutuan dengan konfederasi,dan raja memilih anda untuk menjadi sekutunya"


Rulker tersenyum dan mengatakan permintaan raja untuk kerjasama yang menguntungkan ini.


"Aku ingin tahu permintaan raja untuk aliansi saling menguntungkan ini?" Tanya Rulker


"Aku hanya ingin putriku menikah dengan raja anda dan juga aku ingin wilayahku aman dengan bantuan militer dari kerajaan anda,lalu memberontak secara terang terangan,hanya itu saja,aku tak akan mempersulit kalian"


Penulis itu menulis poin yang dikatakan Rulker,sedangkan juru bicara itu hanya mengangguk.


"Tuan Rulker,sepertinya anda harus hati hati terhadap mata mata,bukankah anda aedang di incar oleh raja?,dan sepertinya delapan klan lain secara sembunyi sembunyi bergabung menjadi satu dengan raja kerajaan kecil itu"


Mendengar peringatan dari juru bicara itu,Rulker pun berhati hati dan menyuruh bawahan kepercayaanya menyelidiki kota,dan melindungi putrinya.


"Jika sudah selesai,maka kami akan lembali menuju ke ibukota kerajaan Svardia,kamibakan kembali kemari dan membawa balasan dari raja Fermund"


Mereka pun pergi meninggalkan mansion itu,dan terdapat sosok hitam dibelakang mereka sedang bersembunyi.


Dengan cepat,hari berganti malam,sekarang, Rulker bersama putrinya Edwina sedang berbicara mengenai pernikahan putrinya dengan Fermund.


"Ayah,putrimu ini tahu jika kau selalu melindungiku dan memberikan yang terbaik untukku,jadi aku bersedia menikahi raja Fermund dari Svardia"


Rulker memeluk putrinya dengan erat,namun suasana di ruangan itu mulai berbeda,terdapat beberapa orang yang Rulker kenal,datang ke ruangan itu.


Terlihat salah satu orang kepercayaanya dengan lima penjaga yang memojokkan dua utusan tadi datang bersama.

__ADS_1


Rulker pun melihat mereka dan bertanya "Ada apa kalian kesini?,apa kalian sudah menemukan mata matanya?"


Rulker pun mendekati mereka,lalu orang kepercayaanya itu menghunus pedang dan menebas Rulker.


"Ayaaah!" Teriak Edwina


Orang itu menebas bahu Rulker dan terdapat luka dalam yang menimbulkan pendarahan,Rulker jatuh terduduk dan melihat orang itu.


"Kenapa kalian menyerangku!,ah!,apa kalian mata mata itu,kurang ajar,ternyata benar yang dikatakan dua utusan itu"


"Tak kusanga abda menghubungi pihak Svardia untuk meminta bantuan,anda terlihat seperti bangsawan bodoh,namun sebenarnya anda pintar untuk merencanakan sesuatu bahkan samoai sejauh ini" kata pria yang menebas Rulker itu


Edwina pun mencoba menghampiri ayahanya,namunRulker menyuruh Edwina untuk kabur.


"Pergilah Edwina,selamatkan dirimu sendiri!!"


Pria yang menebas Rulker itu mengarahkan pedangnya pada Edwina dan menyuruhnya untuk menangkap dan membawanya ke pangeran.


Lima prajurit itu berlari menangkap Edwina dengan tatapan mesum,namun saat berlari,dia tiba tiba terpenggal.


Semua orang terkejut dan melihat ke arah kanan dimana serangan itu muncul.


"Sepertinya aku harus berada di sini untuk melindungi sekutu rajaku" kata juru bicara itu muncul secara tiba tiba


"Utusan!,kau masih disini?"


Juru bicara itu membantai lima orang itu dengan sadis,dengan spontan,Edwina menutup matanya.


Saat juru bicara itu selesai membantai lima orang itu,dengan cepat,pria yang menebas Rulker itu menyerangnya dengan cepat,namunseranganya ditahan oleh barrier sihir.


Pria itu mundur dan terkejut dan berkata "Kau seorang penyihir!!"


Juru bicara itu diam saja lalu menendang pria itu dengan kaki kananya.


Pria mata mata itu terlempar ke arah kiri dan menghancurkan beberapa furnitur,lalu juru bicara itu menyembuhkan Rulker dengan Sihirnya.


"Over Heal!"


Luka tebasan di bahu Rulker menutup dengan sendirinya,bahkan darah yang sudah berceceran itu kembali masuk ke tubuh Rulker.


Rulker menggerakan tanganya dengan leluasa dan tersenyum lega,Edwina pun menghampiri Ayahnya dan memeluknya dengan menangis.


"Aku baik baik saja putriku" kata Rulker menenangkaan putrinya

__ADS_1


__ADS_2