
Tak ada kendala didalam pekayaran mereka,kareba Fermund sudahbmenyiapkan armadanya dengan penuh pertimbangan.
Sekarang mereka berlayar dengan cepat dandari jauh terdapat tiga kapal ukuran sedang di tiang kapal mereka tardapat bendera klan Gothwand.
Ciri ciri bendera itu sesuai yang diberitahukan oleh penguasa kota pelabuhan.
Tiga kapten kapal itu juga melihat armada laut Svardia yang banyak,mereka menanyai pengintai di tiang kapal untuk mengetahui benderanya.
"Merela dari Svardia kapten!!"
"Apa!,mereka hendak menyerang kemari,mari kita mundur oerlahan kembali ke pelabuhan untuk memberitahu semua orang"
Beryton menyuruh lima kapal berukuran sedang untuk menghadang dan menghentikan kapal itu agar tidak kabur ke pelabuhan untuk memberitahu semua orang bahwa mereka akan diserang.
Tiga kapal itu dengan ceoat dihadang dan diubruk oleh kapal Svardia,prajurit klan Gotwand melawan mereka demgan melesatkan panah api ke kapal Svardia
Pasukan infantri spontan membentuk barisan pertahanan didepan,lalu serangan balasan dari Typhoon Javelin yang mengempaskan prajurit itu.
"Maju!!"
Pasukan infantri Svardia memasang beberapa papan kayu untuk menuju ke kapal musuh dan bertarung di atas kapal.
Suara dentingan pedang saling beradu ditambah dengan teriakan para pasukan,setelah lama mereka bertempur,semua prajurit dan awak kapal ditawan dan tiga kapal Gothwand menjadi milik angkatan laut Svardia sekarang.
Beryton memerintahkan lima kapal itu untuk singgah di kota pelabuhan wilayah Bleisenerg.
Tanpa menunggu lama armada itu berangkat kembali setelah mereka berdiam melihat lima kapal itu mengambil alih tiga kapal musuh.
Mereka bergerak lagi menuju timur laut,mereka berpikir jika mereka sudah dekat dengan pelabuhan.
Dan benar saja mereka melihat mercusuar dari kejauhan,mereka juga melihat benteng berdiri di pulau sgak besar dekat temboknkota pelabuhan itu.
Seorang pria berbaju ungu mengenalkan pada mereka semua informasi tentang pelabuhan.
"Apa nama pelabuhan ini?" Tanya Beryton
__ADS_1
Pria berbaju ungu itu menjawab "pelabuhan Rolkin"
Beryton hanya memandangi pelabuhan yang masih jauh didepan mata mereka
"Kita perlahan mendekati pelabuhan,semuanya bersiap di posisi yang ditentukan!"
Semua prajurit bersiap siap,penyihir angin itu mempercepat pergerakan kapal.
Dari benteng di kota pelabuhan itu,seseorang melihat armada Svardia menuju pelabuhan,sinyal asap pun dinyalakan.
Semua orang menanggapi sinyal itu,penguasa kota itu tahu jika ada penyerangan,untuk itu dia mengirim seratus kapal berukuran sedang untuk menghadang armada laut Svardia.
Beryton mengirimkan seratus kapal juga,mereka berbaris di depan dan membentuk Formasi segitiga.
Pertempuran dimulai saat pasukan Gothwand menyerang pertama kali,panah api yang melesat menuju kapal Svardia,anak panah itu menancap di perisan para infantri.
Dan kemudian dibalas oleh Typhoon Javeliner yang menjebol lambung mereka,lambung mereka berlubang besar.
Kapal itu tenggelam perlahan lahan,semua prajurit sudah menyiapkan sekoci,mereka menaiki sekoci dengan keadaan menyerah.
Pengguna Ray Rod mulai bersinar saat ini,mereka menembaki bola cahaya ke tiang kapal musuh sehingga tiang itu patah,mereka juga memancing pasukan ketengah laut dan membakar layar kapal mereka dengan sihir cahaya.
Setelah mereka dengan mudah melawan seratus kapal itu,pasukan dari Svardia masih banyak,dan mereka mendekati pelabuhan.
Saat mereka mendekati pelabuhan,semua kapal yang ada di dermaga tadi hilang,dan sekarang mereka harus melawan para penyihir yang sda di benteng.
Pengguna Ray Tod memiliki peran atas tugas ini,mereka mengeluarkan Ray Beam dari jarak yang agak dekat dari benteng.
Penyihir api itu memasang barrier,mereka melindungi diri mereka dari cahaya panas yang meluluhkan itu.
Terlihat dari utara,ada armada kapal tengah mendekat ke benteng,Beryton mengerahkan semua kapal untuk menahan armada itu.
Dua armada itu saling bertubrukan dan saling serang namun armada Svardia berhasil menekan armada bala bantuan itu
Semua Armada Svardia bersatu,dan sisa sisa seratus kapal itu menyerang kapal Svardia yang sedikit rusak karena terkena serangan.
__ADS_1
Mereka semua saling berpindah kapal untuk bertarung,pasukan Typhoon Javeliner menghempaskan mereka yang mendekat dan pengguna Ray Rod mulai menyembunyikan ssenjata sihir itu dan beralih ke senjata kapak.
Mereka bertarung membabi buta,armada Svardia dengan cekatan mulai keluar dari kapal yang bergerombol itu lalu mengepung kapal kapal Gothwand.
Mereka menghimpit kapal itu dan melakukan serangan,armada musuh bisa ditekan,namun pada akhirnya mereka juga harus berurusan dengan pasukan yang ada di benteng.
Sememtara itu,berita aliansi Svardia dengan klan Bleisenerg yang keluar dari konfederasi membuat semua orang kaget dan beranya tanya apa yang sebenarnya terjadi.
Berita tentang penyerangan pelabuhan Gothwand juga telah diketahui oleh semua orang,mereka tahu betul apa yang di inginkan Fermund
Berita itu sampai ke semua pemimpin negara di benua ini,dan kaisar pun tak tahu soal ini dan pergi ke ibukota kerajaan.
Dan juga di kota Rovalor,Strandborg mendengarnya juga soal aliansi itu,dia tak menanggapinya.
Dan soal penyerangan pelabuhan itu,Strandborg memgomentarinya dengan sedikit ejekan.
"Dia hanya menyerang pelabuhan biasa yang pastinmudah untuk dikalahkan,aku tak menganggap hebat armada mereka,karena mereka tak akan bisa menghancurkan pertahanan kotaku"
Ibunya dan istrinya yang ada disampimgya hanya tersenyum,mereka tak perduli dengan apapun dan fokus pada apa yang mereka lakukan.
Di pelabuhan Rolkin,pertempurannmasih terjadi,beberapa kapal berukuran sedang menuju gerbang benteng dan menjebolnya dengan senjata elemental.
Mereka naik ke sekoci menuju gerbang yang sudah dijebol itu dengan perlahan lahan,sedangkan pasukan Typhoon javelin melindungi mereka dari serangan penyihir api.
Sekoci itu mendekat ke gerbang,dua orang infantri yang ada didepan sekoci mengeratkan dua perisai mereka intuk melindungi mereka dari pemanah.
Lima sekoci yang ditumpangi delapan orang itu mendarat ke pesir pulau kecil,mereka memasuki benteng itu dengan mengangkat perisai mereka kedepan,satu orang yang mendanyung sekoci itu kembali ke kapal untuk mengangkut prajurit lainya menuju ke pesisir dan masuk ke benteng.
Pasukan yang masuk ke benteng itu kewalahan karena banyak pasukan didalam benteng itu,mereka semua bersatu membentuk tembok perisai.
Setelah beberapa saat,sekoci itu membawa pasukan lagi,dan diantara pasukan itu ada Typhoon Javelin yang menghempaskan pemanah.
Semua infantri Svardia pun menyebar dan bertarung dengan pasukan infantri musuh,sedangkan Typhoon Javeliner fokus untuk menangkap penyihir itu karena mereka bisa berguna.
Setelah memakan waktu lama untuk bertahan dan menggempur musuh,benteng akhirnya ditaklukkan,dua kapal menetap di benteng sedangkan yang lain menuju ke dermaga dan menurunkan pasukan untuk menguasai kota.
__ADS_1
Sepertinya kemenangan mereka mutlak di pertempuran ini