
Setelah Fermund selesai dengan masalah perutnya,ia menuju ruang kerja bersama assassin itu.
Ditumpuknya kertas yang dia keluarkan dari tas nya,dan juga ketuaregu assassin itu mengeluarkan catatan yang dia tulis dan kumpulkan.
Ketua regu itu berkata "kami sudah melenyapkan mereka semua yang mulia,kamj membakar markas mereka,dan ini kertas yang dikumpulkan oleh intelejen kerajaan Valmurg."
Fermund terkejut merema memata matai kerajaanya dengan detil,semua informasi pentin tercatat di kertas itu,Fermund jadi tahu berita apa saja yang terjadi di wilayah taklukanya.
"Kerja bagus,kau bisa kembali sekarang"
Ketua regu itu menunduk dan pergi meninggalkan istana.
Fermund pun tersenyum karena masalah sudah diatasi,sekarang,ia akan memeriksa satu persatu dari setumpuk kertas itu.
Setelah lama ia memeriksanya,timbul satu keputusan didalam benak Fermund,yaitu penyatuan.
Dia harus menyatukan semua prajurit di wilayah taklukanya dan menuju ke wilayah kerajaan Valmurg di timur dan memberi ultimatum.
Ia menyuruh semua orang yidur dan mempersiapkan semuanya besok.
Fermund terbangun di pagi buta,ia pun tak mengganti baju dan terlihat bersantai santai saja melihat ke jendela.
Felis membuka lintu kamar,ia yang biasanya membangunkan kakaknya dengan cara usil kaget ketika kakaknya berdiri di jendela.
"Kakak sudah bangun,sepagi ini?"
"Aku baru saja terbangun,kebetulan kau berada di sini,matahari akan terbit,kau panggil beberapa pasukan Royal Guard kemari,mereka yang akan mendampingi aku menuju wilayah taklukanku,dan juga kirim pesan kepada pasukan yang ada di wilayahku untuk bersatu di perbukitan dekat kota Lenfica"
"Baiklah aku akan mengurusnya,tenang saja"
Fermund mengganti bajunya,ia menunggu kedatangan prajurit Royal Guard.
Beberapa waktu kemudian,datang lima puluh Royal Guard yang menunggangi kuda serta membawa kereta kuda,semua orang melihatnya mulai dari dua saudarinya,Levina,Manteri Rundolph serta Sir Brenston dan nona Juvel,mereka semua hanya melihat kepergian Fermund menuju ke wilayah taklukanya.
__ADS_1
Sebelum Fermund memasuki kereta kuda ity,Juvel memberinya sesuatu.
"Bawa ini yang mulia,benda ini akan mrmbantu anda"
Fermund menyimpan bola kristal biru itu dan memasuki kereta kuda,saat ia akan menutup pintu,Felis yang sudah bersedia dengan armor dan senjatanya ikut masuk karena dia ingin mengikuti kakaknya juga.
Kereta kuda itu meninggalkan komplek istana,mereka ingin pergi ke utara,melihat pasukan Royal Guard yang berjalan di jalan besar dengan keadaan kota masih sepi karena ini masih pagi dan mereka belum bersiap.
Cepat sekali kuda itu berpacu meninggalkan ibukota,butuh waktu yang lama untuk bisa menuju wilayah taklukanya,di perjalana Fermund pun berpikir bahwa ia harus membangun rute tercepat dan jalan penghubung yang memudahkan perjalanan.
Fermund juga berpikir bahwa ia akan menuju jalan tercepat untuk menuju ke utara,ia memilih jalan yang ada di bagian pesisir.
Perjalanan di pagi hari itu sangat penting bagi Fermund,ia harus sampai kenpasukanya dan memberi ultimatum peringatan kepada semua penguasa wilayah di kerajaan Valmurg.
Perjalanan itu berlangsung cepat hingga Fermund sadar bahwa dirinya telah memasuki wilayah taklukanya,baru pertama kali ia melihat keindahan alam dari wilayah taklukanya.
Fermund selalu menuju suatu tempat hanya untuk tugas dan ia sudah mengunjungi beberapa tempat,namun itu hanya di kerajaannya,tapi sekarang,dia menuju wilayah musuh yang sudah ia taklukkan.
Begitu juga dwngan Felis,ia merasakan hal yang sama dengan apa yanv Fermund rasakan,ia melihat keindahan alamnya.
Namun pasukan kavaleri itu mengibarkan bendera Svardia dan mereka semua mulai tenang kembali.
"Yang mulia rajaa!"
Vasileon dan Bruvas bersama sama datang untuk menjemput dan mengantar raja mereka menuju pasukan besar yang menunggu raja mereka.
Fermund pun membuka pintu,Fermund melihat mereka yang mendekayinya dan berkata "kalian berdua,apa semua pasukan sudah bersatu?"
Mereka berdua turun dari kudanya dan berlutut.
"Kami memutuskan untuk mengerahkan separuh pasukan untuk dikumpulkan sesuai perintah anda yang mulia" kata Vasileon
"Kalau begitu,sesampainya disana,beri aku zirah dan senjata,aku akan menaiki kuda dan memimpin pasukan ini bersama saudariku."
__ADS_1
"Baiklah yang mulia,mari kita kesana" kata Bruvas
Fermund dan Felis kembali memasuki kereta kudanya dan menuju pasukan besar yang sedang berkemah di kembah besar sesuai perintahnya.
Pasukan kavaleri membawa mereka ke perkemahan besar,saat mereka datang,semua prajurit berbondong bondong menuju ke pasukan kavaleri itu dan bersorak.
Fermund dan Felis keluar dari kereta kuda,mereka disambut dengan hangat dan dibawa ke tenda pemimpin untuk beristirahat sejenak.
"Karena kita sudah disini,pasangkan baju zirah ke badanku"
Mereka pun mengambil baju zirah itu dan memasangkanya ke badanya,Fermund diberi senjata pedang,ia pun memakai mahkota yang ia lepas saat pemasangan armor tadi.
Fermund terlihat gagah memakai baju zirah itu,zirah itu sangat mengkilat,Fermund keluar dari tenda itu,semua prajuritnya memujinya dan versorak mengatakan bahwa Fermund terlihat seperti petarung sejati.
Ia pun berdiri di depan banyak prajurit di perkemahan,dibelakangnya terdapat Felis,Vasilron dan Bruvas,mereka juga ingin mendengar perkataan raja mereka
"Prajurit pemberani ku!!!"
Semua prajurit itu bersorak keras mendengar Fermund memuji mereka
"Kalian adalah kunci dibalik semua penaklukan yang kita lakukan,kita sudah menaklukkan mereka dengan menunjukkan segenap kehebatan kita,namun kali ini aku akan menaklukkan wilayah kerajaan Valmurg itu dengan peringatan dan ancaman,reputasi kita sudah dikenal!,dan kita membuat dunia gempar!,ikut aku prajuritku,kita akan menakut nakuti mereka bersamaku"
"Yaaa!!!"
Semakin keras lagi prajurit itu bersorak,moral mereka bertambah dan semangat mereka terbakar.
"Mari kita pergi ke wilayah timur!!!" Teriak Fermund ke sekumpulan besar prajuritnya itu
Setelah pembicaraan itu mereka bersiap mengemas kemah dan barang barang mereka,pasukan besar itu dibagi empat dan dipimpin oleh beberapa komandan.
Mereka pergi ke wilayah timur bersama sama,bisa diestimasikan jumlah pasukan besar itu mencapai 16.000 prajurit.
Pasukan itu mulai mendekati gatis pertahanan yang sudah selesai dibangun,mereka merebut pos garis pertahanan itu setelah berusaha keras menghancurkan barriernya terlebih dahulu.
__ADS_1
Mereka masuk lebih jauh ke wilayah timur,mereka pergi ke satu kota,mereka membujuk mereka dengan keuntungan dan peringatan keras,seperti peribahasa permen dan cambuk.