Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 11:Menjaga Rahasia


__ADS_3

Felis dan Feona terlihat bahagia,namun mereka berdua berencana mengikuti Fermund untuk melihat pemakaman pamanya.


Mereka ke pemakaman khusus untuk keluarga kerajaan,lokasinya berada di belakang istana,mereka berjalan kesana bersama kakek butler.


Mereka mengikuti prosesi pemakaman tersebut bersama Royal Guard dan prajurit lain.


Meskipun Fermund mengadakan pemakaman yang layak untuk pamanya,di makam itu tidak ada monumen tinggi dengan ukiran nama dan ukiran wajah pamanya.


Tidak seperti makam ayah dan ibunya beserta anggota keluarga kerajaan yang telah wafat sebelumnya.


Karena semua orang masih belum mengetahui soal kudeta yang Fermund lakukan,mereka rakyat kerajaan pasti berpikir pamanya baik baik saja di istana seperti tak terjadi apa apa.


Oleh karena itu jika ia membuat monumen untuk makam pamanya,semua orang akan tahu,dan rahasia yang susah payah dijaga akan terbongkar sebelum waktunya.


Setelah pemakaman itu selesai,Felis dan Feona berniat untuk keliling ke seluruh penjuru istana,mereka ingin bernostalgia dengan kehidupan istana yang dulu mereka jalani.


Sedangkan Fermund,dia kembali ke ruang tahta,ia hanya diam duduk kembali di singgasananya,ia kembali hening tanpa bersuara,menikmati kesendirianya.


Tak lama kemudian,semua bangsawan yang Fermund panggil telah datang,Fermund melihat bahwa ada beberapa orang yang sepertinya bukan bagian dari persekutuanya,mereka kini berada didepan Fermund.


Semuanya terkejut setelah melihat semua lantai di ruang tahta sangat licin seperti telah dibersihkan sepenuhnya,mereka pun memberi salam kepada Fermund.


"Salam yang mulia,"

__ADS_1


Semua bangsawan itu menunduk kepada Fermund.


"Kalian sudah datang,dan setelah kulihat lihat banyak beberapa bangsawan lain,sepertinya kalian sudah memutuskan,untuk berpihak kepadaku,bagus"


"Terima kasih yang mulia,kami semua pada awalnya adalah pihak oposisi dari faksi bangsawan yang dekat dengan raja,namun sekarang kami memihak anda"


"Ya ya,itu benar" kata para bangsawan itu


"Yang mulia,mereka melakukan gerakan persuasif kepada semua bangsawan yang netral untuk memihak anda"


Dari belakang para bangsawan, tiba tiba kakek butler itu datang menjelaskan.


"Secara umum semua bangsawan berada dibawah kendali raja,tetapi mereka bebas tak terkekang,"


"Benar,gelar mereka akan dicabut,mereka akan kehilangan status,namun tak semua raja bisa melakukan ini,jika rajanya lemah,dia akan sulit bergerak" ujar Fermund


Para bangsawan itu pun berbicara satu sama lain tentang hal tadi,lalu Fermund berdiri dari singgasananya dan memberi perintah.


"Aku memberi perintah,beritahu semua bangsawan,mereka harus menyarahkan kesetiaan mereka padaku,dan juga persiapkan beberapa hal untuk pembersihan"


"Baik yang mulia!"


Semua bangsawan itu mengerti apa yang di inginkan oleh Fermund,mereka dengan suara lantang menerima perintah.

__ADS_1


Kini ruang tahta sepi lagi,hanya ada Fermund dan kakek butlernya.


Ia menyuruh kakek butler untuk kembali ke mansion untuk persiapan pemindahan banyak barang ke istana.


Dia bejalan jalan sembari melihat lihat beberapa ruangan di istana,terkadang ia mampir ke suatu ruangan untuk melihat saja,setelah itu ia menuju kamarnya.


Saat memasukinya,ia melihat ruangan yang lebar dengan kasur besar,dan lampu yang cukup terang untuk menyinari satu ruangan.


Didalam kamar itu bukan hanya terdapat tempat tidur,disana juga terdapat lemari besar,ada juga sofa dan meja yang rendah disana.


Ia membuka kelambu jendela,cahaya pun masuk dan menyinari kamar itu.


Dari jendela,ia melihat taman,di bawah sana terlihat beberapa orang yang menngangkut beberapa barang,mungkin pindahan barang dari mansion telah dikirim ke istana.


Fermund masih ingat betul denah istana ini,ia tahu setiap lokasi semua ruangan di istana.


Bosan dengan pemandangan Fermund lihat dari jendela,dia ingin melihat pemandangan dari balkon di menara.


Ia keluar dari bangunan istana dan menaiki tangga spiral di menara untuk mencapai lantai yang paling atas.


Hembusan angin mulai ia rasakan saat berada di atas,Fermund melihat pemandangan ibukota dari sana,ia melihat banyak rumah dan bangunan lain dari jauh,ia juga tembok kota yang panjang dan melingkari kota.


Fermund melebarkan tanganya,ia merasakan angin itu dengan mata terpejam,ia akan memulai dominasinya di kerajaan,penobatanya akan dimulai setelah ia menyelesaikan beberapa urusan.

__ADS_1


__ADS_2