Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 30:Menyerang Dengan Kekuatan Penuh


__ADS_3

Di pagi hari menjelang siang,setelah pasukan elit datang,mereka segera bahu membahu untuk membangun kembali beberapa bangunan yang rusak.


Semua prajurit melepas armornya,lalu mereka berbaris didepan duke Nordford dan Adreis,duke Nordford mengatakan beberapa hsl sebelum memulai pekerjaan mereka.


"Sebelum kita mulai,aku ingin berterima kasih kepada klan Valdis,aku telah mendengar beritanya,aku berterimakasih pada kalian untuk menyembuhkan para prajurit di pasukan kami"


Mengatakan itu penyihir klan Valdis menjadi tersanjung dan bahagia.


"Dan juga aku berterimakasih untuk komandan Adreis dan harapan kami,pasukan elit Sky Hunter,setelah pekerjaan ini selesai,kita akan berpesta,dan besok,mari kita hancurkan mereka"


"Yaa!!" Para prajurit bersorak


Semua prajurit itu mengambil alat dan bahan untuk membangun kembali bagian dari basis pertahanan yang rusak.


Mereka membuat rangka kayu dan menyusun batu bata,mencampur abu vulkanik dengan air,berbagai tahap mereka kerjaka dengan cepat karena melibatkan sihir.


Mereka telah memperbaiki bangunan basis pertahanan,hanya beberapa bagian yang rusak jadi tak membutuhkan waktu lama.


Setelah beberapa bagian basis pertahanan sudah diperbaiki para penyihir tanah membuat tembok tanah miring yang melingkari basis itu.


Mereka menghancurkan bagian depan sebagai gerbang,lalu di bagian depan mereka pasang pasak kayu.


Para penyihir itu menambahkan pertahanan tambahan agar pasukan infantri musuh kesusahan menembus pertahanan.


Setelah semuanya selesai,mereka beristirahat,semua prajurit yang menjadi pekerja bangunan itu mengantri untuk mendapat makanan.


Mereka berteduh dari teriknya cahaya matahari dan memakan semur kentang dan daging sapi,mereka mencelupkan roti ke semur itu dan memakanya dengan lahap.


Waktu sore pun tiba,mereka membersihkan diri di pemandian air hangat di sekitaran basis pertahanan.


Sekarang semua prajurit bersiaga untuk berpatroli dan berjaga bergantian,sedangkan yang lainya mereka sedang memasak di dapur untuk pesta nanti malam.


Empat meja panjang disusun secara horizontal dengan banyak kursi di halaman dekat barak dan rumah besar.


Prajurit yang memasak makanan menyajikan banyak makanan,mereka menngambil banyak bahan masakan di gudang penyimpanan dan membuat lima jenis makanan.

__ADS_1


Duke Nordford membawa empat barel gingger ale untuk minuman para prajurit.


Semua orang duduk di meja yang penuh sajian,duke Nordford dan Adreis beserta komandan pasukan duduk di meja lain yang ditata secara vertikal.


Duke Nordford berdiri dan mengangkat gelas yang berisi gingger ale.


"Untuk peperangan besok,mari kita isi perut kita dengan makanan,bersemangatlah kalian besok pagi,karena kemenangan pasti berada di pihak kita"


Makan besar terjadi disana,mereka makan dengan lahap namun tetap menjaga etika sebagai prajurit terhormat.


Benturan gelas kayu menimbulkan suara saat mereka bersulang,mereka tetap meminum gingger ale namun tidak ingin banyak banyak karena mereka nanti harus bergantian berjaga.


Prajurit itu menikmati suasana meriah pesta,mereka tahu jika perang adalah suatu hal yang keras dan penuh kekejaman.


Tetapi sekarang,mereka merasakan menjadi tentara yang bertahan di garis depan dengan persediaan logistik yang mencukupi untuk membuat mereka tetap bertahan menghalau musuh yang mencoba untuk menginvasi.


Setelah semua makanan habis,mereka bersiap untuk berjaga,semua prajurit yang belum mendapat giliran berjaga,mereka tidur di barak dengan nyenyak.


Melewati malam dengan penuh kewaspadaan dari pergerakan musuh,kali ini yang berjaga adalah pasukan Typhoon Javeliner,mereka berharap bisa unjuk gigi memperlihatkan kemampuan mereka bila ada musuh mendekat dimalam hari.


Para Javeliner itu memiliki jarak pandang yang cukup lebar,hanya dengan bantuan cahaya obor dan lentera,mereka cukup jelas bida melihat sesuatu meskipun di keadaan cahaya redup.


"Pasukan musuh terlihat!,jumlah masih belum diketahui!"


Salah satu penyihir mengeluarkan bola cahaya ke arah sesuatu yang bergerak itu.


Saat bola cahaya itu mendekati mereka seketika terlihat pasukan infantri dan pemanah kerajaan Valmurg,segera pasukan Typhoon Javeliner melempar tombak angin ke gerombolan pasukan itu.


Mereka menyerang musuh secara tiba tiba,gerombolan musuh itu banyak yang mati karena terhempas angin dan gempuran javelin itu,sedangkan yang kabur ditangani oleh pasukan Storm Archer.


Mereka semua kagum dengan aksi tanggap pasukan elit itu,jika pasukan musuh ada yang kabur maka rahasia tentang pasukan elit akan tersebar,dan serangan kejutan besok tak akan bekerja.


"Pasukan infantri,segera kesana dan periksa jumlah mayat itu,dan jangan lupa ambil barang barang mereka."


Adreis mendekati duke Nordford dan berkata "mungkin mereka adalah pasukan yang ditugaskan untuk mencari keberadaan lima pasukan Griffin yang dibunuh tadi pagi"

__ADS_1


Pasukan infantri itu mengambil barang jarahan berupa armor dan senjata musuh,lalu mereka menumpuk tubuh musuhnya didalam hutan agar dimakan binatang buas.


Mereka kembali dengan jarahan yang ditaruh di kantong besar yang mereka bawa,mereka juga melaporkan pada duke perihalĀ  jumlah dari pasukan musuh


"Semuanya kembali tidur,jika ada yang sudah masuk waktu bergantian berjaga,maka segera ke posisi dan berjaga"


Mereka melewati malam dengan tenang setelah mengeliminasi para pengintai musuh,mereka kembali tidur dengan tenang dengan prajurit yang berjaga.


Mentari sudah bersinar,semua prajurit bangun tidur lalu membersihkan diri sendiri dan memakai armornya kembali dengan senjata lengkap,mereka akan sarapan dan akan bergerak setelahnya.


Kali ini mereka hanya memakan sayuran untuk sarapan,sayuran yang dibumbui dengan rempah dan kaldu ayam.


Pembagian pasukan sudah ditentukan,separuh pasukan infantri berat dan Storm Archer berjaga di basis pertahanan dengan Miers sebagai pimpinan,sedangkan sisanya maju ke medan perang.


Duke Nordford memakai baju zirah yang paling ia banggakan,dan menaiki kudanya,bersama Adreis yang sedari tadi sudah berada dikudanya,mereka melaju ke medan perang untuk melakukan serangan balik.


Prajurit itu berjalan ke wilayah perbatasan, tujuan mereka adalah perbukitan Garlon,tempat para musuh mereka berada,tapi sebelum itu,mereka harus melewati basis pertama mereka yang dihancurkan,mungkin disana terdapat banyak musuh yang menempati wilayah itu.


Tak butuh waktu lama untuk sampai di basis pertama,mereka hanya harus melewati sungai yang dalam,duke Nordford membangun jembatan besar untuk menghubungkan jalan.


Setelah pasukan besar itu melewati jembatan,dari jauh terlihat puing puing dari tembok basis pertahanan pertama.


Kedatangan mereka disadari oleh pemanah musuh,setelah beberapa saat,gerombolan prajurit kavaleri pun maju menggempur mereka


Duke Nordford memerintahkan pasukan infantri berat untuk membuat Formasi dinding perisai,sementara di belakang mereka,pemanah badai telah bersiap membidik pasukan itu.


Andreis segera menyuruh barisan Storm archer untuk berada di sisi kanan dan kiri formasi dinding perisai


"Thunder Arrow,bersiap!" Teriak Adreis


"Lepaskan!"


Pasukan kavaleri itu hangus seketika tersambar petir,yang paling sakit jika terkena sambaran adalah


penunggang kudanya yang memakai baju besi.

__ADS_1


Pemanah badai kembali ke barisanya dan giliran pasukan penombak untuk beraksi,dari sisi kanan pasukan penombak maju dengan formasi tombak melintasi pasukan kavaleri gelombang kedua yang sepertinya dikirim oleh pemimpin pasukan musuh.


Pertarungan menjadi semakin mudah dan setelah pertarungan ini selesai,mereka akan menuju ke lembah Garlon yang disana terdapat perkemahan yang besar,dimana musuh tinggal dan selalu melakukan serangan beruntun.


__ADS_2