Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 95:Kekalahan Telak


__ADS_3

Beryton menanyai pangeran manja itu,namun pangeran itu diam dan tak ingin bicara,dia menggeram dan melotot


Beryton menyuruh seseorang memberinya makanan,lalu dia melihat pangeran itu makan dengan lahapnya.


"Jaga dia,pria ini bisa mendatangkan keberuntungan"


Setelah kinunganya ke penjara,Beryton bersantai di geladak kapal sementara pertarungan masih  berlangsung.


Semua kapal musuh sedang mengambil alih kapal musuh mereka merebut beberapa kapal musuh,ada juga pasukan Svardia yang membekuk musuh yang menyerah.


Pertempuran berakhir setelah sebagian armada musuh kabur ke utara memberitahu dia armada di pelabuhan Rolkin.


Mereka pun mengejar,semua tawanan digiring dan dimasukkan ke geladak kapal mereka sendiri yang telah diambil alih oleh Svardia.


Beralih ke pelabuhan Rolkin,semua kapal musuh telah kabur.


Mereka mengira sang pangeran mereka sudah berhasil menuju selatan saat dua armada mereka menahan kepungan armada Svardia.


Sisa sisa dua armada yang menahan pasukan Svardia di pelabuhan Rolkin itu kabur ke selatan,mereka melewati lautan yang luas tanpa peduli akan pasukan Svardia yang berusaha untuk berbelok mengejar.


Dari jauh armada Gothwand dan armada Wirnolia menjumpai armada dari King's Domain


Mereka melambai lembah memanggil,namun mereka terlihat panik dan mengisyaratkan mereka untuk minggir.


Kapal King's Domain mendekat ke kapal Gothwand,Madorv bertemu dengan salah satu kapten kapal itu.


"Bagaimana!,Apa pangeran sudah menangkap putri Rulker?" Tanya Madorv


Kapten kapal King's Domain pun menghina Madorv dan memintanya untuk minggir.


"Bodoh,gara gara beberapa kapal Svardia di barisan belakang kita jadi ketahuan dan terkejar,sekarang minggirlah dan biarkan aku lewat"


Madorv dan laksamana dari Wirnolia itu tak menduganya,mereka berdua sudah terlanjur memerintahkan armada mereka untuk mundur.


Seseorang pun meletakkan papan kayu dan Madorv pun menujunkapal King's Domain dan menarik kerah kapten kapal itu.


"Apa yang terjadi!!,jelaskan padaku!!"


Kapten itu menjelaskan mulai dari saat mereka dicegat dan diserbu dari depan,dia juga mengatakan jika pangeran sudah tertangkap.


Setelah mendengar itu,semua prajurit jadi putus asa.

__ADS_1


Mereka yang mengikuti Madorv untuk merencanakan serangan yang pada akhirnya tetap gagal.


Pertempuran itu  membuat mereka mendapat masalah yang membawa mereka ke kematian.


Madorv pun terkejut dan berteriak,dia tak tahu harus bagaimana harus membela dirinya sendiri karena dialah yang merencanakan ini semua.


"Sial! sial! sial! kenapa ini bisa terjadi"


Semua orang makin terpuruk melihat Madorv yang menggila itu,tina tiba dari mulut Madorv,keluar suatu kata yang membuat prajurit itu terpaksa untuk ikut.


"Jika kalian semua tak ingin keluarga kalian menderita karena terlibat denganku,maka sekarang kita garus versatu dan merebut pabgeran itu kembali"


"Benar,kita selamatkan pangeran,dan raja tak akan mengeksekusi kita" kata laksamana itu.


Semua armada bersatu untuk menuju armada Svardia yang sibuk dengan kapal rampasan mereka.


Mereka menaruh kapal rampasan itu di belakang barisan dan kapal Svardia semuanya didepan melindungi rampasan.


Armada musuh kembali dan menyerang kapal Svardia.


Kapal rampasan yang dikendalikan oleh nahkoda dan awak kapal Svardia itu bersiap untuk menjauh dari pertempuran yang akan terjadi.


"Seraang!!,pangeran ada di kapal bendera di paling depan" teriak kapten kapal King's Domain


"Ayo kemari!!,aku tak takut"


Pasukan Typhoon javelin itu berada didepan haluan kapal dan membentuk dinding perisai,mereka melempar javelin itu ke arah depan dan menghancurkan tiang kapal dan ruang kapten.


Lalu pasukan infantri dari kapal bendera itu maju menerobos,mereka berlindung dari pemanah dan membunuh mereka terlebih dahulu.


Semua armada Svardia pada akhirnya mendekati mereka dengan cepat dan saling bertubrukan.


Kapal milik Madorv dan laksamana dari Wirnolia itu berada di depan.


Madorv bersama sisa sisa armada dari konfederasi dengan membabi buta berpindah ke kapal Svardia dan bertarung


Semua pengguna Ray Rod berada di butiran kapal mengeluarkan bola cahaya beruntun yang membunuh musuh.


Dengan gagah berani,Beryton muncul membawa kapal yang tak terlalu besar,dia mengayun ayunkan kapak itu secara asal asalan di kerumunan musuh.


Semua Typhoon Javeliner berjaga di jalan yang menuju ke geladak kapal.

__ADS_1


Madorv,laksamana dan kapten kapal itu sudah berpindah ke kapal bendera armada Svardia,mereka berhadapan dengan Beryton yang tersenyum.


Apa kalian bertiga yang ingin menyelamatkan pangeran jelek itu,jika begitu,kamu harus berjalan melewati mayarku dulu.


Madorv dengan perangnya menyerang Beryton,lalu laksamana dan kapten dengan perisainya berusaha menerobos Typhoon Javeliner.


Namun tak diduga dua javelin menembus perisai dan tangan mereka yang memegang perisai.


"Aaaargh!!"


Dua orang itu berteriak karena tangan mereka tertunduk tombak pendek.


Bahkan tangan laksamana itu sampai terpotong karena tombak pendek yang menembus perisai sampai je tanganya.


Segera saja dua infantri Svardia memenggal mereka.


"Kalian berdua mati begitu saja"


"Fokuslah ke pertarunganmu dan jangan berpaling!!!" Teriak Beryton sambil mengayun kapak.


Madorv menghindari ayunan kapak itu,dan berusaha untuk melakukan gerakan menusuk di bahu Beryton.


Madorv menemukan celah saat Beryton mengangkat kapalnya.


Beryton mengangkat kapak itu lagi,untuk digunakan ,dengan cepat Madorv menyerang bahu Beryton.


Beryton tersenyum dan mengayunkan kapak itu.


Madorv berhasil menusuk bahu Beryton,dia bahagia dengan serangan yang tak menimbulkan luka dalam itu.


Sampai sampai dia tak sadar di bahu lamanya bercucuran darah karena luka dalam akibat ayunan kapak itu.


Beryton mengangkat kapalnya dan memenggal Madorv.


Melihat prajurit Svardia yang memegang tiga kepala pemimpin armada itu,mereka pun menyerah pada takdir.


Semuanya ditawan dan mereka berlayar kembali ke pelabuhan Rolkin,Beryton pun memegangi bahunya.


"Laksamana!!,apa kau terluka"


Beberapa prajurit menghampirinya,ada prajurit yang membawa peti berisi potion penyembuhan.

__ADS_1


Beryton pergi ke ruang kapten,dia melepas zirahnya dan mengelap darah di bahunya setelah dia minum potion penyembuhan.


__ADS_2