Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 14: Serangan Balik


__ADS_3

Tiga tetua itu merasa bahwa Fermund sudah berakhir,ia akan dibenci dan dimusuhi oleh seluruh rakyat kerajaan.


Colford yang kemarahanya tak bisa lagi untuk dikendalikan,ia menjadi gelap mata,ia penuh dengan kebencian mendekati Fermund dan menarik kerah bajunya.


"Kau pembunuh!!!,apa kau membunuh pamanmu sendiri hanya karena menginginkan tahta,kau sampai berbuat seperti ini" teriak Colford


"Sepupuku,bisakakah kau diam sebentar dan biarkan aku bicara sebentar"


Tetua pertama itu pun mengatakan sesuatu yang membuat rakyat makin marah.


"Fermund!,tindakanmu sudah jelas salah,namun kau masih tenang dan melakukan pembelaan terhadap kejahatanmu yang sudah jelas"


"Karena dia punya pembelaan,bagaimana jika kita dengar apa yang akan ia katakan terlebih dulu sebelum menghakiminya" kata tetua kedua


Rakyat pun makin menghormati mereka sebagai orang bijak dan hakim yang adil,yang memberi kesempatan pada pelaku kejahatan yang sudah jelas kejahatanya.


"Kalian dari tadi berteriak mencaci maki aku,padahal aku belum menjelaskanya bahwa semua itu adalah kebohongan yang dibuat untuk menjatuhkanku,aku punya bukti kuat untuk ditunjukan"


"Maka tunjukkan sekarang buktinya"


"Ya!,ya!,tunjukkan pada kami"


Semua orang ingin melihat apa yang membuat Fermund begitu percaya diri,mereka penasaran bukti apa yang akan ditunjukkan pada mereka.


Fermund pun tersenyum dan menyuruh mereka membuka mata lebar lebar.


"Kalau begitu kalian pasang mata dan lihatlah di pintu masuk istana itu"


Tiga tetua itu tertawa tanpa suara,semua rakyat melihat ke pintu masuk istana,tiba tiba pintu itu terbuka,dan munculah seseorang yang mereka kenal.

__ADS_1


Semua orang terkejut melihat orang kehadiran orang itu,terutama ibunya Colford,ia terjatuh ke tanah dan tak bisa berkata kata,Vasileus danĀ  tiga tetua itu melotot dan nenek tetua itu spontan berteriak.


"Aaaah,hantuuu!"


Ternyata sosok yang mereka lihat adalah Raja Claudis,semua orang ketakutan dan mundur beberapa langkah,namun Vasileus maju dan memastikan wajah dan perawakan orang itu.


Orang itu berjalan maju mendekat ke kerumunan.


"Ada apa ini,kenapa kalian semua berkumpul di istana ini"


Vasileus tersadar,ia mengacungkan jari telunjuknya dan berkata "kau hanya peniru yang mirip denganya,raja yang asli sudah mati dipenggal"


Raja itu naik pitam dan berteriak kepada Vasileus "kau bocah!,beraninya kau tak sopan padaku dengan menganggapku sebagai peniru,aku ini raja kalian!"


Semua orang itu tersadar,dan mengapa mereka tak tak terpikirkan hal yang sama seperti Vasileus,jika mungkin dia seorang peniru yang mirip dengan raja.


Fermund pun maju ke depan dan memberi saran pada rakyat "kalian tidak sopan,berani menyebut pamanku sebagai peniru,kalau begitu coba saja pastikan fisiknya,ataupun menanyai sesuatu padanya hal hal yang hanya diketahui raja"


Mantan ratu,bibinya Fermund pun maju dan menanyakan sesuatu pada raja yang ia anggap peniru itu.


"Aku ingin bertanya soal anakku,jika kau bukan peniru maka jawab aku,apakah kau ayah kandungnya"


Semua orang heran dengan pertanyaan mantan ratu,sudah jelas jawabanya adalah ia,mereka berpikir itu bukan pertanyaan yang bagus untuk memastikan apa pria itu peniru atau bukan.


"Aku bukan ayah kandungnya,dia adalah anak tiriku,dia anak dari suami pertamamu yang tak bertanggung jawab"


Jawaban yang dilontarkan oleh raja yang mereka anggap peniru itu sangat mengejutkan hingga membuat semua orang geger.


"Bagaimana kau tau hal itu,dari siapa kau mengetahui itu dasar kau peniru"

__ADS_1


"Tidak sopan,kau menganggap suamimu sendiri sebagai peniru" kata raja itu


"Raja yang asli sudah matiiiii!!!" Teriak bibi Fermund dengan suara keras


Perkataan ibu Colford itu membuat orang semakin kaget,terlebih lagi Colford yang bersimpuh dan terdiam,matanya seperti mata ikan mati dan mulutnya menganga,ia tak menyangka bahwa dia bukan keturunan langsung dari raja,dan sudah pasti dia tidak bisa menjadi raja.


"Apa itu benar,jadi aku hanya anak tiri,jadi aku tak hisa menjadi raja!" Colford mengatakan hal itu ke ibunya


"Itu benar,aku berusaha membuatmu menjadi putera mahkota,namun semuanya menjadi seperti ini"


Ekpresi wajah Colford yang menyedihkan terpampang jelas,ia seperti tak bisa menerima kenyataan,lalu ia tak sadarkan diri.


Melihat reaksi ratu mereka,semua orang mengetahui rahasia mantan ratu mereka,apa yang dikatakan oleh raja yang mereka anggap peniru itu benar kenyataan.


"Bibi,bahkan anda masih menganggap pamanku yang jelas jelas sebagai suamimu itu sebagai peniru,jika kau masih belum percaya,mendekatlah ke pamanku dan raba raba tubuhnya,pastikan fisiknya mirip atau tidak"


Fermund pun memberi saran kepada bibinya itu,seketika bibinya menuju raja itu dan memegang megang beberapa bagian tubuhnya,ternyata itu mirip seperti raja yang ia kenal selama ini.


"Tubuhnya sama dengan suamiku,apa kau benar benar suamiku,apa kau bangkit dari kematian,aku melihatmu dipenggal oleh jenderal kerajaan atas perintah Fermund"


Semua orang itu melihat wajah ratu mereka,dengan wajah ratu mereka yang seperti itu,mereka pun ikut percaya bahwa raja belum mati,dan mereka mengalihkan pandangan ke tiga tetua licik itu


"Akan kujelaskan pada kalian semua,ini semua perbuatan dari mentriku Vasivolov,ia mencoba untuk menjadikanku boneka dengan perkataanya yang memperdaya"


Orang yang mengaku raja itu mengambing hitampan Vasivolov dari klan Valdis,sepertinya ini juga perbuatan Fermund untuk melakukan serangan balik,srperti biasa kepalanya dipenuhi dengan banyak trik.


Entah sang raja itu kembali dari kematian ataukah ia benar benar peniru,Fermund memberikan serangan balik kepada mereka dengan orang yang mungkin saja menyamar menjadi raja.


Ini adalah awal dari serangsn bali yang dilancarkan Fermund,ini baginya adalah kesempatan bagus,dia juga berniat menyingkirkan tiga teyua licik itu

__ADS_1


__ADS_2