Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 110:Keindahan Kota


__ADS_3

Di King's Domain,Raja Dothrud berkeliling istananya dan memijat pemandangan tanah berumput yang dipenuhi oleh hewan peliharaannya yakni rusa.


Banyak rusa di halamannya membuat dia bahagia dan selalu bermain dengan mereka,sekarang anaknya telah pergi menuntut ilmu,dan istrinya sibuk dengan hal lain.


Dia mungkin harus ke kota Rovalor dan menginap disana.


Dia menyuruh bangsawanya memberi pesan pada pihak King's Domain di kota Rovalor untuk menyiapkan tempat tidur dan kamar terbaik.


Dan juga raja Dothrud sudah menyiapkan ruangan khusus dan ruang pesta untuk acara perjanjian damai atau Peace Treaty.


Raja Dothrud mengirim pesan pada salah satu laksamananya juga untuk mengirim rombongan raja ke kota Rovalor untuk tinggal.


Setelah menunggu beberapa waktu kemudian,satu kapal besar dengan lima kapal kecil sudah di dermaga.


"Raja,kapal anda sudah siap,mari kita pergi" kata seorang laksamana menunduk


"Baiklah,aku tak sabar untuk melihat kota mati itu dengan mata kepalaku sendiri"


"Bagaimana dengan ratu yang mulia?" Tanya laksamana itu


"Dia akan menyusul,sekarang dia disibukkan oleh urusan dari sumber uangnya"


Raja itu dikawal dengan para prajurit yang mengenakan zirah yang berat,mereka naik ke kapal dan berlayar menuju arah barat daya.


Raja Dothrud melihat pemandangan laut di haluan kapal bersama laksamana dan kapten kapal.


Semantara itu,Fermund bersama Edwina dan tiga saudarinya sedang berdiskusi di ruangan keluarga,mereka duduk di sofa,berbicara sembari menikmati teh dan biskuit.


Dua saudari kandung Fermund itu berdebat dan berselisih soal ajakan Raja Dothrud,pada akhirnya mereka akan rebutan siapa yang akan diajak.


Felis pun menatap adiknya dan berkata "Feona,kali ini aku yang akan ikut bersama kakak!"


Feona pun tak mau kalah dan berteriak "tidak!!,aku yang akan ikut"


Seperti biasa Levina selalu menjadi pihak yang melerai dan mendamaikan pertengkaran mereka berdua.


"Kalian berdua memang masih bocah,namun jangan kekanak kanakan,bukankah sepipuku sudah punya istri,dia sekarang akan mengajaknya kemanapun saat pertemuan formal atau acara lain"


"Kami bukan bocah!!!" Kata Felis dan Feona serentak


Edwina pun tertawa melihat kelakuan mereka,dan mungkin dia ingin mengajak kakak dan adik iparnya untuk ikut sebagai Royal Family Svardia.

__ADS_1


Fermund pun dibisiki oleh Edwina,Fermund pun menuruti apa yang di inginkan oleh ratunya.


"Kalian berdua diamlah!,aku putuskan kalian berdua akan ikut bersamaku,apa kau ingin ikut juga Levina?"


Levina menggeleng dan mengatakan tidak,dia berkata kalau di rumah lebih nyaman daripada di tempat lain.


"Seperti biasa kau tidak pernah ikut,apa kau punya suatu trauma yang membuatku tak nyaman saat menghadiri acara tertentu?"


Mendengar perkataan Fermund,Levina seketika pura pura tidak tahu dan langsung pergi,Fermund kembali duduk ke sofa.


"jadi dia punya trauma" gumam Fermund


Fermund mengirim pesan pada Royal Guard untuk menyiapkan kereta ku dan dan pengawalan besok pagi.


Sekarang Fermund sedang santai tanpa kesibukan,dia pun bersantai dengan istri dan saudarinya.


Di ibukota kekaisaran,utusan sudah menghadap kaisar di ruang tahta istana,dia berlutut dan dan memberitahu pesan dari raja Dothrud.


"Yang mulia,raja Dothrud mengeluarkan keputusanya untuk membiarkan anda ikut bersama Fermund ke kota Rovalor untuk acara Peace Treaty"


Kaisar itu tersenyum dan tak sabar untuk datang dan menginjakkan kakinya di kota Rovalor yang tak pernah dia pijak.


Kaisar itu memberinya sekantong kecil koin emas dan menyuruhnya pergi.


Kaisar pun berteriak menyuruh salah satu prajurit untuk persiapan perjalanan.


"Beri pesan ke pasukan pengawalku untuk berangkat bersamaku ke kota Rovalor besok!!,"


"Anda selalu bahagia saat anda akan melakukan kunjungan,bukan begitu kaisar"


Mendengar kata pernaisurinya,kaisar pun menjelaskan alasanya.


"Itu karena aku sangat bosan terus berada di bangunan  besar ini,sekali sekali aku ingin melihat dunia"


"Sejujurnya aku sudah tak sabar juga ingin keluar jalan jalan bertemu penguasa lainya"


Banyak pihak yang menunggu hari esok untuk pergi ke kota Rovalor yang ditaklukkan King's Domain.


Beberapa hari yang lalu semua bangsawan dari berbagai tempat di suatu negara mengunjungi kota itu.


Meskipun kota itu hanya sedikit penduduknya,mereka tidak masalah,yang paling penting mereka bisa datang dan menjejakkan kaki mereka di tanah itu.

__ADS_1


Kembali lagi ke raja Dothrud yang kapalnya sudah mendekati dermaga,mereka melewati sebuah gapura yang ditanam dibawah laut.


Disisi kanan dan kiri gapura itu terdapat pasak besi yang menyulitkan kapal,gapura itu juga bisa ditutup dengan jeruji besi yang diangkat dan diturunkan.


Gapura itu  menjadi pintu masuk kapal kapal ke dermaga pelabuhan.


"Akhirnya aku sampai di kota ini,sungguh sangat indah dan pertahananya pun kuat" kata raja Dothrud kagum


Mereka berhenti di dermaga,raja itu turun dan menuju tanah Rovalor yang sebentar lagi akan mereka pijak.


Saat raja itu melihat tanah didepanya,dia berhenti sebentar dan bernafas,lalu satu kaki kirinya diangkat dan memihak ke tanah yang merupakan tepian dari jalan besar yang diberi batu granit.


"Yang mulia akhirnya anda meminjamkan kaki anda disini,mulai sekarang kota ini adalah milk anda" kata laksamana itu


Raja melihat ke kanan dan ke kiri,dia tak melihat orang orang yang seharusnya menyambutnya.


Lalu tiba tiba dari depan,muncullah orang yang diserahi oleh raja untuk mengelola kota,dia datang dengan banyak pengawal.


"Selamat siang rajaku,maafkan aku jika kami sedikit terlambat" kata seorang pria kurus mengelap keringat dingin


"Tidak apa apa,sekarang bawa aku ke istana kota Rovalor"


Raja dan laksamana itu diantar ke istana,saat di perjalanan,banyak orang orang dari konfederasi dan kerajaan teokrasi Avelion ada di sini.


"Kenapa ada Orang dari kerajaan teokrasi disini?"


Pria itu pun menjawab dengan santai.


"Rajaku,slah satu petinggi kuil besar dewa pengetahuan Torchela dari kerajaan teokrasi datang kepadaku"


"Mereka bertujuan meminta izin untuk mengirim sebagian orang mereka untuk tinggal disini,mereka membangun rumah dan membentuk komunitas"


"Apa kau mengizinkan mereka untuk masuk,tanpa memberitahu aku?!"


Pria itu takut dan menjawab pertanyaan rajanya


"Mereka baru saja datang kemarin dengan membawa rombongan,dan saat itu mereka baru minta izin,jadi aku tak sempat mengirim pesan karena fokus dengan acara yang anda gelar"


Raja Dothrud bermuka datar mendengar alasan itu,dia pun mengizinkan meskipun dia marah karena pria itu tak memberitahunya terlebih dahulu.


Mereka telah sampai di istana,Raja Dothrud segera diantar ke ruang makan,saat raja itu berjalan,dia terkagum melihat interior bangunan yang indah dan mewah.

__ADS_1


__ADS_2