Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 20:Sebelum Pembersihan


__ADS_3

Fermund memerintahkan asosiasi burung hantu melalui perantara butler assassin itu.


Seorang butler assassin menuju ke asosiasi burung hatu yang tersembunyi di pinggiran ibukota.


Dia hanya terbang dan mecari lokasinya di udara,tak berselang waktu lama,ia menemukan lokasinya,dia melihat banyak bangunan berwarna abu abu di bawah,ia pun menukik turun.


Butler itu memasuki markas asosiasi,ia segera mengatakan keperluanya kemari dan memanggil pemimpin asosiasi.


Pemimpin asosiasi,yaitu Owlen medatangi butler itu dengan kesal,karena waktunya terganggu.


"Aku pemimpin asosiasi,namaku Owlen Gurst,apa yang kau inginkan sehingga harus memanggilku"


"Aku membawa perintah raja,segera laksanakam secepatnya"


Owlen kaget dan langsung befubah sikap,suaranya  berubah menjadi pelan.


"Kenapa kau tak bilang dari tadi,aku akan melakukanya dengan senang hati,sebutkan apa yang diperintahkan raja?"


Butler itu menjelaskan misi yang diberikan oleh Fermund kepada asosiasi "kirim banysk mata mata dan selidiki tatanan hierarki dari anggota klan Valdis,buat daftar nama orang elit di klan itu"


"Oh,tenang saja,aku akan menyuruh organisasi Night Raven yang didirikan olehku,mata mata akan dikirim dan menyebar ke klan itu,tunggu saja"


Butler itu kembali pulang ke mansion Fermund,karena semua butler assasin beserta pemimpinya kakek butler,ditugaskan untuk tetap berada di mansion.


Sementara itu di klan Valdis,tiga bersaudara itu berada di aula,dan Vasileus duduk di kursi pemimpin klan,mereka bertiga mengumpilkan semua anggota klan.


Semua anggota klan sudah datang,ada sembilan orang yang berada dekat dengan mereka,ternyata mereka adalah anggota elit klan.


"Kalian sudah berkumpul disini,aku akan mengatakan sesuatu pada kalian,dengarkan aku"


Vasileus memandang mereka dan menanyakan pertanyaan yang sudah jelas mereka mengerti arahnya.


"Bagaimana jika kita mencari keuntungan besar dengan mengikuti seseorang?" tanya Vasileus


Seseorang pria kekar berjenggot lebat dari anggota elit bertanya balik dengan ekspresi wajah yang penuh dengan kebencian.


"Apa maksud anda ketua klan,kita adalah klan terhormat,apa mungkin anda mengumpulkan kami kesini untuk omong kosong ini"

__ADS_1


Vasileus menghela nafas dan mengatakan yang sebemarnya kepada mereka.


"Baiklah,aku akan mengatakan yang sebenarnya,aku dan dua saudaraku memutuskan untuk mematuhi raja baru" kata Vasileus


Ruang aula itu gempar,mereka terkejut dan saling berbisik bisik,ada empat orang anggota elit yang menentang,dan lima lainya diam.


"Apa maksud anda yang mulia,kenapa anda melakukan itu" kata pria berjenggot lebat itu


"Ya kenapa anda melakukan itu,anda secara sepihak tanpa mendengar pendapat kami dan seenaknya mematuhi pembunuh tetua"


"Ya!,kami menentang" kata tiga anggota elit lainya


Ada seorang pria muda berambut hijau yang mengatakan pendapatnya,dan semua orang disitu sepertinya sependapat denganya.


"Kakak,aku tau akan jadi begini akhirnya" kata Vasileon


"Kalian tenang dulu,sang raja baru hanya ingin kita patuh dan tak mengancam kekuasaanya, kita juga bebas dan tak dikekang,raja baru memberikan beberapa keuntungan pada kita"


Vasileus mengatakan itu sambil mengeluarkan benda yang diberikan oleh Fermund.


"Itu adalah benda paling langka didunia,kantong dimensi yang berguna untuk menyimpan apapun" kata pria gemuk diantara anggota elit


"Apa Fermund memberikan ini" tanya pria berambut hijau


Vasileus pun menjawab "Tentu,ini adalah ketulusan raja baru untuk klan kita,itu sebabnya kita harus patuh padanya"


Semua orang tergiur dengan melihat kantong dimensi itu,mereka mengira ngira benda apa yang ada didalam kantong itu


"Apa terdapat sesuatu didalam kantong itu?," tanya seorang kakek berambut botak tengah diantara anggota elit itu


"Raja baru menyuruhku mengeluarkan isinya dihadapan kalian untuk membujuk kalian untuk bersedia patuh dan setia terhadap raja baru"


"Kalau begitu cepat keluarkan benda itu!,jangan menbuat kami penasaran" kata pria gendut itu


Vasileus membuka kantong dan dari kantong itu muncul sesuatu yang besar sekali,mereka semua kaget saat melihat mayat naga putih besar keluar dari kantong,Vasileus dan dua adiknya ikut kaget.


"Ini mayat naga putih!!"

__ADS_1


"Sebenarnya didalam kanyong itu ada naga putih"


Aula perkumpulan itu sekali lagi gempar dengan mayat naga putih itu,dan ada lima anggota elit meminta saran untuk mengambil seluruh bagian dari mayat naga putih dan dibagikan ke mereka.


Dan empat anggota lainya bersama anggota biasa klan tak menerima itu,mereka mengatakan semua bagian naga harus disimpan untuk keperluan klan,bukan untuk pribadi.


Mereka pun berselisih,Vasileus memasukkan kembali mayat naga itu ke kantong dimensi dan menenangkan mereka.


"Kalian berlima kenapa kalian lebih peduli pada diri kalian sendiri daripada kepentingan klan,apa kalian sudah menampakkan wujud keserakahan kalian!aku lebih setuju untuk menggunakan semua bagian naga putih untuk kepentingan klan"


"Jangan coba coba untuk bertindak seenaknya disini,kakaku adalah pemimpin klan baru yang sah,sebaiknya kalian patuhi dia" kata Vasilea


Situasi disana menjadi hening untuk beberapa saat,dan Vasileus melanjutkan pembicaraanya


"Setelah kalian melihat pemberianya,bukankah sebaiknya kita mengambil keputusan bahwa mengikutinya akan memberi kita keuntungan"


Vasileus membujuk mereka untuk bersatu dan mematuhi raja baru,semua orang tergiur dan terlihat jelas,mereka mengira ngira apa keuntungan hang akan diberikan oleh raja baru ketika mereka bekerja untuknya.


Empat orang tetua elit mengangkat tangan dan menyatakan bahwa mereka ada dalam kendali pemimpin klan dan raja baru.


"Aku Rhamsos,pria dengan jenggot kebanggaanya ini bersedia patuh kepada  pemimpin klan dan raja"


"Aku Dain,bersedia untuk patuh kepada pemimpin klan dan raja,kepintaranku akan membantu anda pemimpin klan"


"Dan aku Corvina,nona penyihir hebat yang penuh gelora,bersedia patuh pada pemimpin klan dan raja"


"Sertakan pria gemuk ini untuk ikut,aku Hervind,bersedia patuh pada pemimpin klan dan raja"


Vasileus mengarahkan pandanganya pada kakek berambut botak tengah itu,dan anggota elit lainya,ia pun bertanya pada pria tua berambut botak tengah itu


"Bagaimana dengan kalian berlima,apa kalian masih peduli pada harga diri kalian dan menolak untuk patuh dan menerima keuntungan ini"


"Kami berlima akan mempertimbangkanya pemimpin klan,tunggu saja keputusan kami"


Lima tetua itu pergi meninggalkan ruangan itu secara bersamaan,Vasileus curiga,ia sudah menduga bahwa mereka adalah pihak yang akan mengancam mereka


Segera saja Vasileus memerintahkan adiknya Vasilea untuk mengirim pesan pada Fermund.

__ADS_1


__ADS_2