
Setelah dia membaca informasi yang diberikan oleh duke Ryvalt,Fermund berencana akan melihat secara langsung persiapan rapatnya.
Di rapat kali semua pemimpin negara akan datang bersama dengan semua keluarga kerajaan dan semua keluarga besar di kelmiliteran dari dua negara akan berkumpul.
"Aku akan pergi ke wilayah duke Wenster persiaplan perjalanan untukku"
Seblum dia pergi Fermund hampir lupa menyampaikan sesuatu padanya.
"Aku lupa sesuatu,beritahu semua keluarga militer untuk pergi kewilayah duke Wenster untuk rapat"
"Tadi pagi mereka sudah berkumpul disana dan mempersiapkan rapat besar itu rajaku" jawab mentri
"Baiklah kalau begitu"
Mentri Rundolph pun pergi untuk segera memanggil Royal Guard dan mempersiapkan perjalananya.
Setelah itu Fermund menuju dua saudarinya untuk memberitahunya bahwa dia akan ke barat besok.
Fermund mencari keberadaan adiknya yang selalu bersantai di taman,dia pun menemukan mereka di sebuah gazebo.
"Kalian bertiga ada disini"
"Apa kakak mencari kita?" Tanya Feona
Fermund memasuki gazebo dan mencium dua kepala adiknya dan merangkulnya.
"Asal kalian tahu,besok aku akan pergi ke wilayah duke Wenster"
Mendengar itu mereka berdua terlihag ingin ikut,tapi Fermund menghentikan mereka.
"Kalian di ruamh saja,jangan ikut,pasti rapat ini akan membosankan,lebih baik kalian dirumah saja"
Mereka pun melakukan wajah melas didepan kakaknya,dan Fermund menyentuh muka mereka dan pergi dengan mengingatkan.
"Aku akan segera berangkat,kalian disini saja,dan juga Levina,tolong jaga saudariku"
"Tenang saja sepupuku,aku akan menjaga mereka" kala Levina melambai lambai.
Royal Guard telah riba di depan istana,mereka membawa kereta kuda yang bagus sekali.
__ADS_1
Mereka semua menunduk,lalu Fermund masuk ke kereta kuda.
Tanpa menunggu waktu lama Fermund langsung menyuruh mereka untuk bergerak cepat.
Kereta kuda berlari melewati jalan sepi yang terhubung dengan gerbang,mereka keluar dari ibukota sekarang,mereka berbelok ke arah barat dan terus melaju.
Wilayah barat sangat dekat dengan ibukota,karena itu mereka sudah memasuki wilayah barat.
Fermund menuju suatu kota besar dimana rapat itu akan diselenggarakan,dia melihat peta kerajaan,tujuan mereka adalah kota Poltres.
"Yang mulia!,kota Poltres sudah dekat,kita akan memasukinya" kata royal guard yang berbicara di dekat jendela kereta kuda.
Mereka langsung saja memasuki kota tanpa diperiksa,alasanya,karena pasukan pemanah di tembok itu melihat Royal Guard yang mengawal kereta kuda.
Sebentar lagi Fermund akan turun di mansion dari duke Wenster,dia berjalan melalui rakyatnya yang menepi di pinggir jalan.
Setelah beberapa saat,kereta kudabitu berhenti,Fermund disambut oleh duke Wenster dan empat keluarga militer yakni keluarga Ritzer,Brunther,Lormein,dan Grivans.
Mereka menunduk ke Fermund dan memgucap salan secara bersamaan.
"Selamat datang yang mulia!"
Fermund hanya tersenyum,dia memegang bahu duke Wenster dan berkata "apa kau sudah mempersiapkanya dengan baik?"
Mereka makan di luar ruangan,duke Wenster mengajak merela menuju tenda putih yang terdapat meja dan kursi.
Mereka semua duduk,duke Wenster menyuruh pelayanya membawa kemari beberapa makanan dari dapur.
Mereka pun menunggu sambil berbicara satu sama lain dengan basa basi terlebih dahulu.
"Kalian semua dari keluarga militer sudah berkumpul,dan tak kusangka nona Lisvia datang kemari mewakili keluarga Lormein" kata Fermund
"Aku tidak pernah muncul karena aku selalu berada di selatan yang mulia" jawab Lisvia
"Itu benar,keluarga Loreim memiliki markas di balik pegunungan di wilayah selatan" kata Rhogan
Garvus memegang bagian belakang kepalanya dan berkata "Tak kusangka kaisar akan datang kesini,kita barusaja beraliansi dengan kekaisaran dan tiba tiba saja kaisar ingin melakukan rapat militer"
Fermund pun tersenyum dan berkata "aku pikir rapat ini tidak diperlukan,tapi kaisar tetap memaksa untuk menyelenggarakanya dan dia berkata akan datang untuk pembicaraan hal lain"
__ADS_1
"Benar yang mulia,tujuan dari rapat yang mereka inginkan bukanya mengatasi Griffin Rider yang memiliki pelindung barrier,karena kita sudah punya solusi untuk meghadapi barrier maka tidak perlu lagi untuk rapat" kata duke Wenster
"Seperti yang dikatakan yang mulia,mungkin mereka punya hal lain yang didiskusikan?,kita tak tahu juga" duga Lisvia
Fermund mengangkat gelas dan meminta untuk bersulang bersama mereka,dan kebetulan pelayan telah membawa makananya.
Mereka semua mengambil garpu dan pisau serta piring kecil.
Mereka mengambil makanan itu,ada yang mencampur dua atau tiga makanan yabg disajikan di satu piring,ada juga yang memakan nya secara terpisah.
Fermund akan memginap bersama empat keluarga militer di mansion duke Wenster,mereka akan bangun pagi dan bersiap siap menunggu kedatangan kaisar.
Setelah makan siang itu,Fermund berkeliling wilayah istana bersama empat orang dari keluarga militer,mereka hendak menuju aula,dimana tempat rapat itu diselenggarakan.
Mereka membuka pintun ruangan itu dan melihat dua meja setengah lingkaran yang disatukan,terdapat lubang ditengahnya yang ditaruh dekorasi berupa patung emas kecil.
Di semua dinding terdapat bendera kerajaan Svardia dan kekaisaran Grundwald yang dipasang mengelilingi tembok,semua gorden dari dua jendela besar dibuka,cahaya matahari masuknke ruangan itu.
Semua ruangan di mansion dibersihkan dan dijaga dengan ketat oleh prajurit.
"Aku tak menyangka kalau ruangan Aula bisa menjadi sebagus ini jika didekorasi"
Matahari perlahan terbenam saat mereka terfokud untuk melihat persiapan peetemuan itu,mereka semua memasuki pemandan dan membersihkan tubuh mereka.
Fermund sekarang mandi dengan empat orang lelaku,sementara disisi lain Lisvia sedang mandi dengan istri dari duke Wenster.
Mereka berkumpul di ruang makan untuk segera makan malam sebelum tidur lebih awal dan bangun pagi.
Mereka memenuhi perut mereka dengan makanan,semu orang bahagia dengan makanan enak itu.
"Daging yang enak akan terlihat biasa saja tanpa wine,minum wine nya" kata duke Wenster.
Setelah perut mereka terisi,mereka tak langsung tertidur,Fermund dan empat orang dari keluarga militer itu berada di ruang tamu.
Mereka hanya bersantai sembari meminum teh dan makan biskuit.
Fermund tak berlama lama di sana,diabingin segera tidur,empat orang itu mengikuti raja mereka untuk tidur di ruang tamu.
Sekarang hanya tersisa duke Wenster dan istrinya,mereka selalu bermesraan ketika tidak ada orang lagi.
__ADS_1
Seperti biasa orang yang tidur lebih awal akan bangun pagi,Fermund membuka jendela dan menghirup udara segar pagi hari,dia mengganti baju dan memakai parfum.
Rencananya,pagi ini Fermund tak melakukan apa apa sampai kaisar datang dan memulai rapat,oleh karena itu dia duduk di sofa kamarnya dan membaca buku.