
Fermund bangun agak siang setelah dia tidur seusai makan malam,dari jendelanya dia melihat halaman yang dipenuhi dekorasi dan banyak sekali meja dan kursi.
Dia pergi menyibukkan diri dengan menuju ruang kerjanya dan melihat apa ada yang bisa dia lakukan disana.
Seperti biasa semua asisten pembantu nya memberi salam saat Fermund membuka pintu ruangan itu.
Fermund duduk dan bertanya "Apa ada beberapa laporan yang sampai?"
"Belum raja"
Fermund hanya terdiam,lalu dia mendapat pesan dari Asosiasi Burung Hantu lewat utusan mereka yang datang.
"Yang mulia,aku,utusan tuan Oweln ingin menyampaikan pesan pada anda"
Fermund mengangguk dan mempersilahkanya berbicara.
"Di kota oelabuhan Rolkin,tuan kami telah beraliansi dengan organisasi rahasia yang bernama Secret Talker"
"Mereka adalah sekumpulan orang pencari informasi,dan diantara mereka terdapat broker yang menjual informasi itu"
Fermund tertarik dengan organisasi itu,jika mereka selalu mencari informasi,pasti mereka punya mata mata handal.
"Sangat menarik,bawa tuan Oweln bersama pemimpin oraganisasi itu daat pernikahan,aku mengundang mereka."
"Jika begitu saya akan kembali ke kota Rolkin"
Utusan itu kembali dan Fermund sekarang bosan tak ada yang bisa dia lakukan,mungkin dia harus berkumpul bersama saudarinya.
Edwina bersama tiga sudari Fermund melihat ke taman kerajaan yang sudah di dekorasi dan disusun sedemikian rupa
Beberapa meja dan kursi serta beberapa tenda tersusun di berbagai tempat di taman itu.
Saat mereka sedang melihat orang orang yang bekerja membongkar dan menyusun beberapa.benda,Fermund datang kepada mereka.
"Suami!"
Edwina mendekati Fermund dan menatapnya.
Semua orang terkejut setelah mendengar Edwina berkata seperti itu,padahal mereka masih belum menikah.
Tiga orang itu tersipu malu melihat saudari ipar mereka memanggil Fermund sebagai suami.
Fermund memegang tangan Edwina dan mengajaknya menuju tiga saudarinya yang melihat mereka berdua.
"Ayo istriku"
__ADS_1
Felis bertanya pada Fermund "kakak,Kalian belum resmi menikah,kenapa sudah memanggil saudari kami istri"
"Mungkin karena pernikahan kami pasti terjadi,dan tak ada yang berani menghalangi,jadi aku memanggilnya istri lebih awal"
"Sepupuku tidak tahan untuk cepat cepat menikah" kata Levina tersenyum
Fermund pun terpikir sesuatu,dia menyuruh Edwina kembali berkeliling bersama tiga saudarinya.
Beralih ke Strandborg yang mengirim utusan ke konfederasi,surat itu diantar oleh seorang utusan yang didampingi prajurit pilihan.
Berapa berlayar dari kota pelabuhan Rovalor menuju ibukota King's Domain,mereka menaiki satu kapal besar yang terdapat pasukan pemanah api,pelempar javelin dan stone slinger.
Setelah berlayar mengarungi lautan,mereka sampai ke pulau besar yang terpisah dari pulau lain yang lebih besar.
Yang mana pulau sang lebih besar itu merupakan pulau tempat para klan di konfederasi Mordifia.
Mereka dicegat oleh tiga kapal King's Domain saat kapal militer kota Rovalor itu menuju dermaga.
"Berhenti!!,kapal militer dari Rovalor!!,apa yang kalian lakukan di dekat pelabuhan?"
Seorang prajurit di kapal berteriak menanyakan maksud dan tujuan mereka,lalu utusan itu menuju ke bagian depan kapal dan berteriak balik.
"Kami ingin menyampaikan pesan pada raja!!,dan satu kapal militer hanya mengantar kami,tiga utusan dari tuan Strandborg!!"
"Aman,tak ada satupun benda mencurigakan,kalian boleh pergi."
Utusan itu pergi membeli kuda dan melaju menuju ibukota,mereka menerobos angin saat kuda mereka berlari kencang.
Pulau ini terdapat beberapa kota dan benteng,pada awalnya,King's Domain bernama kerajaan Hinvaris.
Namun mereka menghimpun kekuatan untuk membuat semua klan kuat yang tak bisa mereka kuasai bergabung dalam konfederasi yang dibuat oleh kerajaan.
Utusan itu sampai di ibukota,mereka melalui pemeriksaan lagi di suatu ruangan dekat gerbang kota.
Setelah aman,mereka menuju istana,mereka melihat kehidupan rakyat kerajaan yang sepertinya makmur.
Melalui beberapa jalan untuk menuju istana,seperti biasa mereka dicegat lagi oleh Prajurit penjaga gerbang masuk istana.
"Berhenti!!,siapa kalian?"
Berterus terang,utusan itu berkata "Kami utusan dari Rovalor ingin bertemu raja Dothrud,untuk menyampaikan pesan dari tuan kami"
Mereka diperiksa lagi,hingga prajurit itu mengatakan bahwa mereka berhenti memeriksa.
"Kalian sudah di periksa,ayo ikut kami ke ruang tahta,kebetulan raja ada disana hersama beberapa bangsawan"
__ADS_1
Salah satu prajurit mengantar utusan itu menuju ruang tahta untuk bertemu dengan raja Dothrud.
Mereka,para utusan itu memasuki ruang tahta,terdapat dua singgasana besar yang diduduki oleh raja Dothrud dan satunya.
Disisi depan raja itu terdapat bangsawan yang berhenti bicara saat melihat utusan itu masuk.
Mereka lalu pergi ke samping kanan dan kiri di dekat pilar ruang tahta itu.
"Rajaku,ada utusan dari persatuan negara kota datang kemari"
Prajurit itu pergi dan utusan itu berjalan ke dekat singgasana itu dan berlutut.
"Salam raja Dothrud,kami membawa sebuah surat dari tuan Strandborg untuk anda"
Utusan itu menyodorkan amplop yang disegel oleh segel lilin.
Prajurit penjaga didepan utusan segera bergerak mengambilkan surat itu dan berjalan mendekat ke singgasana dan memberinya ke raja..
Raja membuka suratnya dan membaca semua surat itu yang berisi perjanjian dan permintaan aliansi.
Setelah raja itu membaca suratnya,raja itu menatap ke utusan dan bertanya "tuanmu meminta aku beraliansi denganya,apa alasan tuanku melakukan itu?"
"Karena anda dan tuanku memiliki satu kepentingan uang sama,dan juga memiliki musuh yang sama"
Raja itu tertawa pelan,dia pun berkata "musuh?,apa kalian bermusuhan?,kalian hanya sedang dalam keadaan saling bersitegang satu sama lain"
"Raja,tuan kami sepertinya hendak mendeklarasikan perang pada Svardia,rencananya dia akan menghentikan Svardia yang berkembang denfan menaklukkan wilayah Svardia"
Raja itu menghela nafas dan menganggap jika penguasa kota Rovalor itu terlalu gegabah dan terburu buru.
"Aku bisa saja menyetujuinya,namun putriku masih di tangan Fermund di ibukota"
Utusan itu mengetahuinya dan memberitahu rencananya pada raja.
"Kita berjanji akan mengirim Assassin yang akan membebaskan pangeran Saat mereka lengah di hari pernikahan Fermund"
Raja itu pun kembali menghela nafas dan didalam hatinya mereka menghina utusan ini bodoh.
"Kau tahu bukan jika ada suatu acara penting maka penjagaannya akan diperketat?,Apa kau mengirim para assassin untuk melakukan hal ceroboh"
Utusan itu hanya diam dan menanyakan keputusan raja itu,apakah dia mau beraliansi atau tidak.
"Begini saja,saat aku membayar tebusan untuk anak ku,maka aku akan bergabung dengan aliansi"
Utusan itu pun pergi kembali ke kota Rovalor untuk menginformasikan jawaban raja itu ke Strandborg,mereka kembali ke dermaga dan berlayar pulang.
__ADS_1