Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 71:Misi Yang Selesai


__ADS_3

Mereka sudah meninggalkan kota Rovalia tanpa ketahuan,seperti biasa merela akan melalui pesisir untuk pulang,mereka akan melintasi empat wilayah dari penguasa kota.


Mereka berjakan dengan memacu kuda mereka untuk berjalan cepat,para mata mata itu benar benar menjual semua rempah untuk biaya hidup mereka tinggal di kota Rovalia selama beberapa hari.


Karena sekarang dua pedati itu hanya berisi manusia saja,kuda itu dengan mudah menarik pedati itu tanpa mengeluarkan lebih banyak tenaga.


Mereka melewati beberapa kota dan berhenti di beberapa pedesaan untuk mengambil air di sumur,mereka memberi sisa bahan makanan yang mereka beli untuk mereka.


Setelah beberapa kali istirahat,mereka sampai di kota Lenfica,mereka memasuki kota dan membeli makanan di kedai.


Mereka melihat suasana kota yang rsmai dan juga hidup,banyak aktivitas perekonomian terlihat didepan mata mereka,kota Lenfica benar benar menjadi kota perdagangan.


"Kota ini luas dan sangat indah,mungkin kota ini akan menjadi kandidat yang unggul jika raja merencanakan pemindahan ibukota" kata ketua tim


"Ya,aku setuju,kota ini sangat bagus," kata wakil tim


Mereka berpencar menjadi dua bagian dan menuju ke kedai yang berbeda,mereka mengisi perut mereka dan berbelanja sebentar membeli beberapa hal yang mereka inginkan.


Setelah mereka berbelanja,merela tak ingin membuang waktu,segera saja mereka memacu kuda mereka menuju selatan.


Mereka memasuki wilayah duke Nordford,jika begitu mereka sudah dekat dengan ibukota,mereka hanya perlu melewati jalan besar di lembah yang terhubung ke ibukota.


"Perjalanan ini sangat melelahkan,kita bisa saja terbang dengan sihir,namun kekhawatiran kita ada pada energi sihir kita yang cepat habis" kata ketua tim


Anggota tim yang menjadi kusir berkata "mesipun kita membeli sekotak mana potion,tapi itu tak cukup untuk duapuluh orang,dan juga harganya agak mahal"


Mereka berbincang bincang di pedati,sampai pada akhirnya siang hari sudah menuju akhirnya.


Siang beralih ke sore,mereka terus berjalan dengan pelan,karena kasihan akan kuda mereka,mereka harus sampai di Ibukota sebelum langit menjadi jingga.


Setelah beberapa saat berjalan,mereka sangat lega karena sudah melihat ibukota dari jauh,mereka sudah sampai di ibukota.


Mereka mendekati ibukota,mereka melambai lambai ke pemanah tembok agar tak menutup tembok kota terlebih dahulu.


Gerbang tertutup sepenuhnya saat mereka sudah masuk,ketua dan wakil tim akan pergi ke istana dan menyerahkan semua kertas rangkuman dari semua informasi yang mereka catat.


Dua puluh orang itu menuju ke pintu gerbang istana,saat gerbang terbuka,ketua tim dan wakil tim turun dari kereta kuda.


Rupanya terdapat dua orang yang ikut turun,ketua tim pun menanyai mereka.


"Kenapa kalian berdua ikut turun?"

__ADS_1


Salah satu dari dua pria itu menjawab "aku ingin bertemu raja untuk mengatakan sesuatu yang penting,ini sangat rahasia"


"Begitu juga aku" balas pria disisinya


Akhirnya empat orang itu memasuki istana dan menemui raja di ruang kerjanya.


Fermund ada duduk di bangku kerjanya,dan mentrinya Rundolph berdiri di sisi kanan nya,dan ada juga Silford yang duduk di sofa dekat meja kerja Fermund.


"Yang mulia,kami membawa informasi untuk anda,dan juga kami menerima  informasi yang mengejutkan anda"


Ketua tim itu menyerahkan semua kertas itu,sedangkan wakil tim bersama dua pria itu berada di belakang ketua tim.


Fermund sangat bersemangat melihat informasi itu,dia membaca lembaran demi lembaran,silford pun langsung berdiri dan mendekat ke Fermund untuk ikut melihat informasinya juga.


"Jadi pencetus negara kota Rovalia itu adalah putra dari selir raja tua itu,setelah aku lihat lihat,dia memiliki kesamaan dengan ku,dia membunuh putra mahkota dan istri sah pria tua itu,itu sama seperti yang pernah aku lakukan"


Mentrinya pun mengangguk mengingat ingat kejadian kudeta itu,sedangkan Silford hanya diam dan tak mengatakan apapun,namun dia tahu mengenai kudeta itu karena sebuah berita rahasia yang dia dengar dari informan kaisar.


"Dan juga dia hendak menyatukan semua negara kota di wilayah utara,dan ada dua sekutu yang membantunya karena balas budi" kata Fermund mengkonfirmasinya dengan memaca informasi itu.


Dia terkejut setelah beralih ke kertas lain,para nata mata itu sudah menduga bahwa itu informasi tentang Griffin Rider yang dikembangkan oleh Strandford.


Mentri dan Silford ikut terkejut saat mereka berdua mendekatkan kepalanya ke kertas itu untuk melihat lebih jelas.


"Aku juga melihatnya,semua pasukan Griffin Rider beserta keluarga mereka mengungsi dengan cepat ke wilayah ibukota kerajaan Valmurg sebelum kerajaan Valmurg terpecah menjadi negara kota yang independen" kata Silford


Fermund menenangkan mereka dengan berkata "tenang saja,aku memiliki kartu truf yang belum ku keluarkan,dan itu rahasia,jangan tanya"


Semua orang hanya terdiam mendengar perkataan raja mereka.


Fermund menatap ke mentrinya,dia sepertinya akan menyuruh menyrinya untuk melakukan sesuatu.


"Mentriku,besok pagi,sebarkan informasi ini ke seluruh penjuru kerajaan,dan Silford,aku akan mengandalkanmu untuk mengirim informasi ini ke kaisar"


"Aku akan menyuruh bawahanku untuk melakukannya yang mulia"


"Sekarang hadiah apa yang kalian inginkan?" Tanya Fermund


"Yang mulia,kami sudah merundingkan tentang ini dan sepakat untuk menerima hadiah koin emas"


"Jika begitu aku akan memberi kalian 500 koin emas setiap orang"

__ADS_1


Mendengar perkataan Fermund,ketua dan wakil ketua itu senang,namun dua orang pria itu biasa saja.


Setelah selesai membahas informasi itu,ketua dan wakil ketua kembali,sedangkan dua orang itu diam dan mendekat ke raja.


"Apa kalian punya urusan atau beberapa hal untuk disampaikan?" Tanya Fermund


Salah pria yanga ada di sisi kiri  mempersilahkan rekan timnya di sebelah kananya untuk berbicara terlebih dahulu.


"Yang mulia,aku telah menemukan bahwa terdapat kelemahan besar dari benteng kembar"


Mendengar itu,semua orang terkejut namun tak percaya akan perkataanya,mentri itu pun berkata "bagiku kita masih bisa merebut ibukota itu dengan bantuan Sky Hunter,tak perlu sampai menggunakan strategi apapun itu"


"Memang benar perkataanmu mentri,namun itu belum cukup,masih ada Catapult batu api yang tak bisa dihindari,"


"Jika begitu bukankah kita bisa menghancurksn ketapelnya agar mereka tak bisa melontarkan batu api lagi"


"Dan juga bukankah kita bisa mengandalkan penyihir untuk serangan jarak jauh menggunakan sihir api"


Pria itu mengela nafas dan berkata "hal itu bisa dilakukan,namun hanya bisa sementara karena energi sihir mereka akan habis,dan mana potion berharga mahal saat ini"


Mereka semua terdiam mendengar itu,dan Fermund menyuruh pria itu untuk melanjutkan pembicaraanya.


"Storm Archer dan Typhoon Javeliner tak punya tingkat kefokusan yang baik untuk bisa membidik tepat ke ketapel dari jarak jauh karena terdapat barikade duri besi yang ditancapkan ke dasar pantai agak jauh dari tembok,untuk menghalangi kapal mendekat,dan di jarak itu catapult masih bisa melontarkan batu ke kapal"


Mendengar penjelasan itu,mereka tersadar,dan pria disisi kananya memujinya karena memiliki pangelihatan yang jeli.


"Kalau begitu katakan kelemahanya" suruh perdana mentri


"Kelemahan mereka ada pada beberapa bahian benteng yang bangunanya memiliki sudut,dan itu bisa dihancurkan oleh senjata elemental,atau sihir api"


"Tapi bukankah katamu kita butuh tingkat fokus yang tinggi agar bisa mengenai sasaran karena jauh dari pandangan kita" kata Silford


"Aku belum selesai bicara,ada pasak besi yang ditancapkan didasar pantai,jarak antara pasak itu bisa dilewati oleh kapal kecil,kita hanya perlu menempatkan Typhoon Javeliner besarta infantri yang membawa perisai untuk melindungi mereka dan menjebol tembok benteng"


Semua orang memuji kecerdasan pria itu,sepertinya dia lebih baik menjadi pengamat daripada menjadi assassin dan mata mata.


"Strategi bagus,tapi kita tak akan menyerang kota Rovalia itu,karena mereka tak menyerang kita bukan"


Mereka semua pun paham dengan perkataan Fermund


"Lagipula aku tak ingin membuat rakyat kota itu kecewa berat terhadap penguasa kota Rovalia itu,karena mereka sudah kehilangan harapan pada dua raja mereka ketika kerajaan Valmurg masih ada," kata Fermund

__ADS_1


Mereka semua tertawa kecil mendengar perkataan Fermund.


"Jika begitu aku akan menghormati keputusan yang mulia" kata mentri


__ADS_2