
Fermund pun berpisah dengan Juvel dan kembali ke istana setelah uji coba itu.
Juvel pun menunduk dan melihat kepergian rajanya.
Fermund pulang ke istana dengan mempercepat laju kuda,dia ingin mempersiapkan sesuatu di istana.
Edwina pun hanya heran,apa yang ada dalam pikirian suaminya saat ini.
Setelah mereka sampai di istana,Fermund langsung turun dan berlari masuk.
"Suami!!,tunggu!!"
Fermund pun mengangkul Edwina dan berjalan bersama mengikuti Fermund,Fermund membawa istrinya ke saudarinya.
Fermund pun menatap tiga saudarinya dan berkata "tolong jaga istriku,aku punya urusan yang dilakukan"
Mereka bertiga pun hanya mengangguk,sedangkan Fermund pergi ke ruang kerjanya dan menuliskan sesuatu.
Salah satu prajurit penjaga itu dipanggil.
Fermund memerintahkan untuk mengirimkan gulungan yang dia tulis pada perdana mentri.
Setelah prajurit itu berlari,Fermund pun meminum wine dengan santai.
Saat menunggu beberapa lama,perdana menteri itu datang dan berkata "Yang mulia,apa anda hanya akan memberitahukan hal ini?"
Fermund mengangguk dan berkata "aku sudah mengadu senjata elemental dan Ray Rod,anak panah petir itu mampu menghadapi serangan cahaya"
"Jika begitubmukai sekarang Storm Archer akan ditaruh di angkatan laut demi menghalau serangan Ray Rod"
Perdana mentri itu berbalik dan ingin pergi.
Namun Fermund menyuruhnya menunggu dan berkata "Beritahu informasi ini kepada semua keluarga militer dan lima duke soal ini" suruh Fermund
Mentri itu menunduk dan pergi meninggalkan ruangan.
Langit pun semakin gelap,jika dilihat banyak kejadian sudah terjadi,tiga saudari itu pergi ke dalam istana bersama Edwina menuju pemandian.
Fermund juga hendak pergi ke pemandian untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah beberapa lama berendam,tubuh mereka yang licin diselimuti pakaian mewah dan semprotan parfum.
Mereka semua mengakhiri hari dengan makan malam dan bersantai sebelum tidur.
Raja dan ratu bersama tiga saudarinya sedang bersantai di ruang tamu dengan meminum teh,dan Fermund yang meminum wine membuat dia terlihat berbeda.
Mereka berbicara tentang apapun sebelum waktu tidur mereka.
Felis pun membuka pembicaraan dengan menanyai kakaknya.
__ADS_1
"Kakak,aku tahu kakak,sibuk,tapi aku hanya sedikit melihat kakak hari ini"
Fermund pun mengelus adiknya dan berkata, aku sedang diterpa kecemasan ketika semua negara mulai mengenal senjata sihir.
"Jelaskan padaku sepupu" pinta Levina
Fermund pun menjelaskan tentang daya tarik dan dampak dari Ray Rod yang sudah menyebar.
"Ray Rod ya,senjata cahaya itu" kata Edwina
Fermund pun mengangguk dan mengkhawatirkan perkembangan persenjataan dimasa depan.
"Aku tahu benua ini terdapat empat kerajaan yang terbesar,dan kitalah yang paling besar" kata Feona
"Untung saja dunia sudah damai" kata Edwina
Mereka semuanya pun berpencar dan tidur,mereka beristirahat karena lelah menghadapi masalah.
Pagi pun menyingsing dan mereka semua bangun lebih awal.
Untuk hari ini Fermund tak memiliki kesibukan,oleh karena itu dia hanya berduaan sekarang bersama istrinya.
Sementara itu di King's Domain,raja Dothrud memerintahkan enam ratus Ray Rod yang dibeli akan disebar ke seluruh King's Domain.
Raja Dothrud sekarang ada di ruang kerjanya menulis sebuah surat yang kelihatannya surat rahasia.
Surat itu ditaruh di kaki burung dan diternangkan.
Dengan wajah serius dia kembali ke ruang tahta,dia sepertinya memiliki masalah yang hanya bisa ditangani oleh Fermund.
Disaat di menuju ruang tahta,raja itu menyuruh beberapa prajurit membuang enam kursi di sisi kanan dan kiri di dekat jalan karpet itu ke gudang istana.
Lalu raja itu duduk dan hanya berdiam.
Sementara Strandborg,dia sedang mengatur ekonomi serta semua pasukannya yang difokuskan secara penuh untuk pertahanan.
Mengingat wilayahnyabsudah berkurang banyak karena penaklukkan dan penghianatan.sekarang negara Rovalia hanyalah negara kecil tanpa kekuatan untuk menginvasi.
Mungkin saat populasinya bertambah,mereka bisa mengumpulkan banyak prajurit untuk invasi.
Sekarang semua veteran melatih semua prajurit,semua prajurit berpengalaman akan ditempatkan di perbatasan bersama keluarga mereka.
"Rencananya dengan ekonomi kota yang baru baru ini berkembang,kita akan membangun kota"
Tiga sekutunya pun mengangguk setuju,mereka sepemikiran dengan visi mereka yang memperkaya diri lalu membangun peradaban dan menuju kemajuan.
"Setelah ekonomi kita maju,kita akan membangun kota yang dikhususkan untuk pemimpin kita" kata Murtis
Strandborg pu tersenyum sembari melihat laporan perekonomian.
__ADS_1
"Setelah kita berjaya,kita akan merebut kota Rovalor kembali dan menghukum dua baningan itu"
Semua orang disana terdiam penuh kemarahan,namun Herlena mencairkan suasana kembali.
Kembali ke Fermund surat dari Dothrud dia terima,saat Fermund membuka surat itu dan membacanya dia terkejut.
Dia membaca keinginan raja Dothrud yang tertulis di kertas itu.
Setelah lama Fermund membaca surat itu,dia mulai gundah dan tak tahu harus memembalas jawaban dari raja Dothrud.
Fermund pun menjawab surat itu,dia menambahkan beberapa hal lain untuk ditulis kepada Raja Dothrud.
"Sungguh sangat gila raja Dothrud" kata Fermund sambil melipat lipat surat dan memasukkannya ke amplop.
Seperti biasanya Fermund memiliki utusan yang selalu dia pekerjaan mengirim surat dan berita.
Saat utusan itu datang,segera saja Fermund menyerahkan surat itu dan menyuruhnya mengirim.ke King's Domain.
Fermund hanya duduk dan tertunduk kebawah,dia menenangkan diri dan bersiap terhadap perang yang akan terjadi.
Tiga tiba saat Fermund sedang tertunduk sendirian,empat keluarga besar militer datang dan memberi hormat kepada Fermund.
Mereka semua kesana untuk melaporkan pekerjaan mereka.
"Salam yang mulia"
Fermund pun mempersilahkan mereka duduk di sofa dan menjelaskan tujuan mereka.
"Tuan,kami sudah selesai memberitahukan semua Armada laut Svardia untuk memposisikan Storm Archer di kapal"
Fermund pun tersenyum kepada Rhogan dan menjawab "baguslah jika begitu"
Fermund pun berdiri dan memberitahu mereka tentang sesuatu.
"Ada satu perintah lagi untuk kalian,oerintah ini sangat mudah sekali"
Mereka semua pun menunduk dan menunggu Fermund mengatakan perintahnya.
"Anda bisa mengandalkan kami tuanku,sebutkan saja perintahnya" pinta Ringan
Fermund mengambil nafas dan berkata "aku ingin semua Pasukan di kota perbatasan wilayah Bleisenerg sudah siap untuk meninggalkan perbatasan denganku besok"
Semua orang terkejut mendengar hal itu,mereka tahu jika akan ada perang lagi di wilayah konfederasi.
"Yang mulia,bukankah anda sudah berdamai dengan konfederasi?" Kata Garvus
Fermund pun tertawa pelan dan menggeleng,dia pun menjelaskan yang sebenarnya pada mereka.
"Aku hanya ingin membantu raja Dothrud untuk menaklukkan semua wilayah klan Noskela,Raja Dothrud ingin menaklukkan wilayah itu"
__ADS_1