Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 96:Kegemilangan Militer


__ADS_3

Armada Svardia memenangkan pertempuran di laut lagi,mereka membawa kapal rampasan beserta tawanan.


Beryton mengumpulkan semua tawanan di dua kapal dan mengirim mereka ke wilayah Gothwand dan Wirnolia.


Prajurit musuh itu memberi hormat pada laksamana itu karena mereka dibebaskan tanpa membayar tebusan,dan bisa kembali ke keluarga mereka.


Beryton mengatakan perayaan bersama penguasa kota,mereka menyiapkan pestanya.


Lalu Beryton  menyebar utusan ke seluruh wilayah Svardia dan menjelaskan tentang serangan dari konfederasi.


Dia juga memberitahukan berita besar l, yaitu Armada Svardia menangkap pangeran dari konfederasi.


Beralih ke Fermund yang menunggu kedatangan calon istri dan ayah mertua masa depannya di pelabuhan Sirnest.


Fermund bersama tiga saudaranya ditemani oleh mentri dan Silford,menunggu kedatangan rombongan dari wilayah Bleisenerg.


Siang itu juga mereka menunggu di dermaga,tak lama kemudian ada satu kapal yang datang,di tiang benderanya mereka melihat bendera warna ungu.


"Sepertinya mereka sudah datang,persiapkan dirimu yang mulia" kata Silford


Kapal itu mendekat dan berlabuh,dan Rulker pun melambai ke arah Fermund,Fermund pun ikut melambai.


"Turunlah kemari dan mari pergi ke ibukota" pinta Fermund.


Rulker mengangguk dan dan turun bersama Edwina yang memakai pakaian berenda mewah yang berwarna jingga.


Edwina memakai topi hitam yang terdapat jaring jaring yang menutupi separuh wajahnya.


"Selamat siang raja Fermund,namaku Edwina Vartilles,senang bertemu denganmu"


Saat Edwina memperkenalkan dirinya,Fermund hanya tersenyum dan mukanya memerah.


"Senang bertemu denganmu"


Mereka semua menikmati Fermund yang pertama kali tersipu malu.


Mereka tertawa dengan menutup mulutnya,ada juga yang malu sendiri melihat pasangan itu.


"Menantu,mari kita langsung pergi ke ibukota,dan juga putriku,biarkan calon suamimu menggandengmu menuju kereta kuda"


Fermund memegang tangan Edwina,mereka berjalan bersama.


Saat mereka berjalan,semua rakyat yang sedang berkumpul dan menonton mereka berdua ikut tersipu malu dan mendoakan mereka.


Di dermaga tempat mereka menunggu terdapat banyak prajurit Svardia berjaga dengan ketat


Prajurit yang menyebar itu menjadi tembok penghalang untuk masyarakat yang menonton raja mereka bersama calon istrinya.


Fermund dan Edwina masuk ke kereta kuda bersama Rulker dan mentri,serangan Tiga saudari Fermund menaiki kereta kuda lain bersama Silford.

__ADS_1


Dua kereta kuda di kawal oleh Royal Guard yang berkuda,mereka keluar dari pelabuhan Sirnest dan menuju ibukota.


Disaat perjalanan mereka hanya diam dan terkadang saling menetapkan tersenyum,Rulker pun berencana membuat mereka bicara.


"Ekheem!,hm...,menantuku,aku harap kau bisa menjaga putriku,dan juga saat kalian sudah menikah,beri aku lima orang cucu"


Edwina malu sekali mendengar perkataan ayahnya,sedangkan Fermund hanya tertawa dan menyanggupinya.


"Haha!,rajaku memang pria sejati,ayah ibunya pasti megawasi anak anaknya dengan bahagia di surga"


Rulker hanya mengangguk dan tersenyum mendengar perkataan mentri.


"Raja yang paling hebat sekarang digantikan oleh anaknya yangblebih hebat,haha!"


Mereka menikmati pembicaraan sampai sampai mereka tak menyadari tembok ibukota berada di depan mereka.


Seorang Royal Guard mengetuk kaca di pintu kereta kuda,Fermund menggeser kaca itu dan prajurit Royal Guard itu berkata "kita sudah sampai di ibukota rajaku"


"Ooh,sudah sampai,aku akan melihat situasi ibukota kerajaanmu menantuku"


Rulker pun langsung bersemangat dan bersiap siap melihat dari jendela pemandangan ibukota yang besar itu.


Rulker melihat suasana kota di siang hari,rupanya terdapat banyak rumah dan toko yang berjejer,semua penduduk kota yang bergerombol memberi jalan ke raja mereka.


"Apa apaan ini,kereta kuda ini lewat dan kita disoraki,seperti parade kemenangan saja" kata Rulker heran


"Pantas saja,hahaha"


Mereka sudah sampai di istana,mereka disambut oleh jenderal,kepala penyihir dan juga Corvina.


Fermund menuntun calon istrinya bersama ayah mertuanya ke ruang makan,mereka semua akan menikmati jamuan.


Mereka makan dan minum dengan nikmat,rencananya Rulker akan menetap selama tiga hari.


Untuk Edwina,mulai saat ini dia akan tetap berada di ibukota menjadi ratu dari kerajaan Svardia setelah dia menikah dengan Fermund.


Saat mereka sedang bahagia,seorang prajurit mengantar utusan dari Beryton.


"Yang mulia,saya dari pelabuhan Rolkin ingin menyampaikan pesan pada anda"


"Katakan dengan detil"


Prajurit itu menunduk dan menjelaskan tentang penyerangan di saat pagi tadi.


Prajurit itu menjelaskan maksud dan tujuan musuh dan menceritakan bagaimana mereka dihentikan.


Rulker terkejut dan berdiri,dia berkata "kurang ajar,beraninya King's Domain berkoalisi dengan Dua klan,dan juga otak dari penyerangan itu sudah mati dipenggal"


"Bagaimana dengan pangeran itu?" Tanya Fermund yang dari tadi tertunduk dengan amarah

__ADS_1


"Pangeran sudah ditangkap oleh laksamana Beryton"


Semua orang itu terkejut,dan Fermund tersenyum mendengar itu.


Edwina melihat mata calon suaminya melotot,dan senyuman menakutkan yang membuatnya merasa aneh.


Tiba tiba Levina memegang bahu Edwina dan membuat calon istri sepupunya itu terkejut.


Levina pun membisiki adik iparnya suatu kebenaran tentang Fermund.


"Apa kau tahu jika Fermund bisa menjadi orang yang kejam"


"Apa maksudmu saudari ipar?" Tanya Edwina


"jika ada musuh dari calon suamimu yang mencoba mencari gara gara denganya,dengan cepat dia akan menghancurkanya"


Setelah membisiki Edwina,Levina pun menenangkanya.


Edwina melihat tiga saudari Fermund itu menatap ke arahnya,dia pun bernafas dan melihat Fermund yang mulai tenang.


Fermund pun memerintahkan ke prajurit itu untuk melakukan sesuatu.


"Bawa laksamana Beryton kemari bersama pangeran itu"


Prajurit itu menunduk dan menghadap ke belakang untuk pergi


"Aku belum selesai,dan untuk kapal rampasan itu,sebarkan saja ke semua pelabuhan di wilayahku untuk dipelajari cara membuatnya"


Prajurit itu pun berbalik arah ke Fermund dan menunduk,lalu pergi.


"Sekarang,karena pangeran itu ada di tangan kita,musuh kita akan berhenti untuk sementara" kata Mentri


"Benar sekali,mari kita gunakan waktu ini untuk mempersiapkan pernikahan" BALAS Rulker


Silford yang berhenti makan menuju sarang merpati di bagian belakang istana.


Dia menyelipkan gulungan kertas kecil berisi informasi yang disampaikan tadi untuk dikirim ke istana kekaisaran.


Silford kembali ke ruang makan untuk kembali makan.


Pada akhirnya berita tentang kekalahan armada konfederasi yang kedua kalinya serta ditangkapnya pangeran King's Domain sudah  menyebar.


Penyebaran informasi itu berawal dari penduduk kota Rolkin dan tawanan yang dikirim kembali ke rumah mereka.


Musuh Fermund yang lain yakni Strandborg hanya terdiam mendengar semua informasi tentang pertempuran yang sudah terjadi.


Dia merasa jika dia dikalahkan oleh kegemilangan militer kerajaan Svardia perihal melindungi pelabuhan.


Dan pihak netral seperti kerajaan teokrasi Avelion dan negara kota Lordum juga tak menanggapi pertempuran itu.

__ADS_1


__ADS_2