
Tiga kota di kerajaan Valmurg telah dikuasai,satu kota serta tanah yang ada disekitarnya dikuasai,membuat ia hampir menguasai separuh kerajaan Valmurg.
Surat surat yangbditulis dari wilayah taklukan sudah sampai di tangan Fermund,ia segera saja menyuruh menteri dan bangsawan kerajaan untuk mengatasi masalah itu.
Ia mengumpulkan menteri dan keluarga militer serta ketua serikat asosiasi dagang.
"Kalian kupanggil kesini untuk menangani masalah di kota taklukanku,ada tiga orang yang memiliki permintaan sebagai tanda ketundukan sepenuhnya terhadap kerajaan kita"
"Kami sudah mendengarnya,dan sesuai janji kita,akan ada banyak pedagang disana,lalu sementara ini kita yang akan memberi makan mereka dan memperbaiki kota." Kata menteri
Fermund pun memegang satu surat yang sepertinya dikirim dari kota pelabuhan.
"Kota pelabuhan Lenfica menyerah pada kita dan bersedia di aneksasi,tapi ada masalah disana,yakni kesenjangan yang besar antara yang kaya dan yang miskin,oleh karena itu aku akan memerintahkanmu,ketua serikat pedagang untuk membangun beberapa lapangan pekerjaan agar mereka orang miskin di pinggiran pelabuhan bisa bekerja dan mendapat uang,tekan angka kriminalitas disana"
"Baik yang mulia,aku akan menggunakan koneksiku untuk membuat semua penduduk pingiran pelabuhan sebagai satu kesatuan dan memberdayakan mereka" kata Corvina berjanji pada Fermund.
Fermund juga menyuruhnya untuk membeli bahan bangunan untuk memperbaiki kota pelabuhan.
"Dan ada satu masalah lagi yang tak disebutkan,namun aku tahu itu," kata Fermund membuat penasaran
"Apa itu adalah perbudakan yang mulia" jawab menterinya
Semua orang pun sudah menebak jika raja mereka akan menghapuskan perbudakan dengan cara lama itu.
Dulu di masa kepemimpinan raja Freuderis,ayah dari Fermund yang menghilangkan sistem perbudakan di kerajaan Svardia itu,ia mengganti rugi siapapun yang memiliki budak dengan uangnya.
Pedagang budak yang berani menunjukan keberadaanya di kerajaan akan dihukum mati,dan yang menculik orang untuk dijadikan budak dan menyuruh kerajaan memberi ganti rugi semuanya juga sudah diatasi.
Sama seperti yang diperbuat ayahnya,semua budak yang ia belj kembali dari semua orang akan disebar diseluruh akademi untuk memperoleh berbagai macam keahlian untuk mencari uang,demi kehidupan mereka.
Mereka pun mengerti maksud rajanya dan membiarkan raja mereka melakukanya.
"Dan ada satu surat lagi yang baru datang dari pasukan kita di kota bernama Ridfon,mereka hanya ingin semua prajuritnya dilatih oleh ahli kemiliteran,mereka bilang prajurit kota itu bersedia betarung bersama kita untuk penaklukan"
__ADS_1
"Jadi begitu,mereka hanya orang yang mempunyai otak petarung ya,tidak buruk" kata Garvus
"Apa mungkin menyerah pada kita hanya untuk mendapatkan senjata elemental,lalu menghianati kita?" Kata Rhogan paranoid
"Sudah pasti semua kemiliteran di wilayah taklukan kita mendaoat senjata elemental juga,dan mereka harus mengadakan ujian seleksi menjadi Sky Hunter" kata menteri
"Jika mereka menghianati mereka maka mau tak mau aku akan mengeluarkan cara itu,tapi untuk sekarang kita harus mengabulkan permintaan mereka,dari tiga keluarga militer, siapa yang mau melatih mereka?" Tanya Fermund
"Saya saja yang mulia,saya bersedia"
Garvus mengangkat tangan dengan cepat,ia bersedia untuk menjadi instruktur kemiliteran kota Ridfon.
"Kalau begitu sudah diputuskan,kamu saja yang berangkat kesana dan melatih mereka"
"Kalau begitu saya akan kembali ke kediaman saya dan mengirim beberapa pelatih prajurit veteran kesana,saya undur diri yang mulia"
Garvus mengundurkan diri dari ruangan itu,Fermund pun lupa akan satu hal dan ingin mengatakanya.
"Saya akan memberitahu tuan Owlen tentang ini" kata perdana menteri itu
"Kalau begitu rapat ini berakhir,jika terdapat masalah dalam tugas kalian tolong beritahu aku"
"Baik yang mulia"
Semua orang meninggalkan ruang rapat, Fermund pun beristirahat sejenak sebelum kembali mengerjakan tugasnya.
Di ibukota kerajaan Valmurg,sang raja naik pitam sampai ******* ***** kertas berisi informasi itu.
Ia tak habis pikir bagaimana bisa kota kota yang dijaga oleh banyak pasukan itu bisa dengan mudahnya ditaklukkan.
Raja itu lebih marah lagi tentang kota Vartis,urat di kepalanya sudah keluar,dan ia marah sampai kepalanya pusing.
"Bagaimana bisa wilayahku ditaklukkan dengan mudah,apa karena senjata elemental itu,bukankah kita sudah menemukan cara untuk mengatasi mereka,kenapa tak berguna" kata raja itu
__ADS_1
"Karena kita harus bertahan dulu sampai anak panah mereka semuanya habis,dan juga sepertinya mereka sangat menjaga senjata mereka,mungkin karena mereka tak ingin senjata itu jatuh ke tangan kita" kata ahli strategi itu
"Tak berguna!,tak adakah siapa saja yang bisa menemukan cara apapun untuk mengatadi senjata itu"
"Yang mulia,mereka sepertinya berhenti menginvasi kita karena mengurus tigs kota yang mereka taklukkan,kita masih punta waktu untuk mengumpulkan informasi tentang kemiliteran mereka"
Mendengar itu raja mendapat ide untuk menyebar mata mata di tiga kota itu untuk membaur dengan penduduk kota dan prajurit Svardia.
"Benar,aku akan menyebar mata mata dan mereka akan menyamar untuk mengorek informasi dari pasukan Svardia itu,sambil mencuri senjata mereka"
Ahli strategi itu tersenyum jahat dan berkata kepada raja "baik yang mulia,saya akan memanggil kelompok mata mata kita sekarang juga"
Tak lama kemudian pemimpin mata mata itu datang bersama lima orang dibelakangnya,mereka pun menunduk pada raja dan memberi salam.
"Salam raja Jarvond,apa yang mulia memanggil kami untuk tugas lagi?" Tanya pemimpin mata mata itu.
"Benar,kalian sudah mendengar bahwa kotaku ditaklukan oleh orang Svardia sialan itu,membaurlah di pasukan mereka,adudomba mereka dan selidiki kekuatan dan strategi mereka,sambil mencuri senjata itu juga"
Mendengar soal senjata,mata mata itu menduga bahwa itu adalah senjata dari pasukan elit musuh yang baru.
"Yang mulia,senjata itu,apa maksudnya senjata yang mengeluarkan petir dan angin itu?" tanya pemimpin mata mata untuk memastikan
"Ya,benar,ambil semuanya dan berikan padaku,dan juga jika kau mengambil beberapa,kau akan tahu akibatnya"
Pemimpin mata mata itu cekikikan dan berkata sesuatu kalimat yang kelihatanya tak bisa dipercayai "tenang saja yang mulia,kami tak akan melakukan itu,kami akan melaksanakanya sekarang juga"
Para mata mata itu pergi meninggalkan istana,lalu saat mereka diluar istana,ada salah satu anggota mata mata yang bicara pada pemimpin mereka.
"Ketua,ternyata pasukan Svardia itu membawa pasukan itu kali ini,tapi apa kita akan menyerahkan semua senjata dahsyat itu kepada raja?"
"Bodoh,kita akan merampasnya untuk kita sendiri,dan kita akan memimpin pemberontakan terhadap raja bajingan itu"
Mereka pergi le markas mereka dan memanggil semua anggota mereka untuk menyebar ke tiga kota taklukan kerajaan Svardia.
__ADS_1