Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 57:Kerjasama Dua Negara


__ADS_3

Disaat pagi hari tiba,semua orang datang dan melaksanakan tugas yang diperintahkan Fermund,mereka mengirim surat ke semua wilayah taklukan.


Sekarang asisten dan akuntan di ruang kerja memulai kerja mereka,sementara Fermund masih terlelap di kamarnya.


Felis pun membangunkan kakaknya seperti biasa,dia mengguncang guncang tubuh Fermund.


Fermund pun bangun dan berganti baju,lalu ia menuju ruang kerjanya untuk meringankan pekerjaan bawahanya.


Dia datang ke ruang kerja,semua asisten pembantu dan akuntanya terlihat senang Fermund ada disana,memberi salam pada Fermund.


"Salam yang mulia"


"Hmm,kalian semua,mari kita mulai"


Fermund duduk di bangku nya,ia berdiskusi dengan asistenya sembari melihat satu persatu tumpukan kertas di sisi kananya.


Ia mencoba untuk merealisasikan apa yangbia rencanakan.


Sementara itu,delegasi dari kekaisaran berada di perbatasan,mereka memasuki wilayah kerajaan Svardia dengan izin dan alasan yang jelas,mereka berada di wilayah kekuasaan duke Wenster.


Mereka disambut oleh duke Wenster untuk makan sambil menjelaskan tujuanya.


"Jadi kalian adalah delegasi dari kekaisaran,dan tujuan kalian adalah ingin melakukan kerja sama pengembangan alat sihir?" Tanya duke Wenster


"Benar,kaisar kami ingin menciptakan suatu alat pertahanan sihir,dan kami butuh penyihir kerajaan Svardia yang hebat dan berbakat" kata pria bertudung


Duke Wenster pun penasaran terhadap alat sihir apa yang akan dibuat oleh kekaisaran,namun ia mengurungkan niatnya dan menyuruh mereka makan lebih banyak lagi.


Setelah mereka disambut dengan ramah,dua orang delegasi itu segera pergi ke timur,mereka terbang menuju ke ibukota dengan kecepatan penuh.


Dua delegasi itu adalah penyihir dari organisasi sihir di kekaisaran,mereka sepertinya adalah penyihir tingkat tinggi.


Tak butuh waktu lama untuk bisa mencapai ibukota kerajaan Svardia,mereka sekarang terbang diatas kota itu dan mereka mengambang.


"Hmm,jadi ini pemandangam ibukota kerajaan Svardia,apa nama ibukota ini?" Tanya pria bertudung


"Kota ini namanya Shireon,ibukota kerajaan Svardia" kata wanita bertudung


Setelah mereka melihag komplek istana,mereka langsung turun ke gerbang istana,penjaga gerbang terkejut melihat kehadiran mereka,penjaga gerbang itu memanggil Royal Guard.


Setelah sepuluh orang royal guard datang,mereka berdua disuruh pergi,dan mereka pun menjelaskan identitas mereka


"Kami adalah delegasi dari kekaisaran Grunwald yang ingin berbicara pada raja,sebagai buktinya,kami punya surat izin dari duke Wenster untuk memasuki wilayah"


Wanita bertudung itu menyodorkan amplop kepada salah satu dari Royal Guard itu,mereka membacanya.


Setelah dibaca,mereka mengizinkan mereka masuk dan menunggu di rumah khusus tamu.


"Ikuti aku untuk menunggu di rumah untuk tamu,setelah raja bersiap,kalian akan menemui raja di ruang tahta"


Dua orang itu diantar ke rumah khusus tamu,setelah memasuki rumah itu,bagian dalamnya terlihat mewah sekali,mereka menunggu disana dan mengambil minuman disana dan terdapat pelayan membawakan kudapan setelah melihat kedatangan mereka.

__ADS_1


Wanita berudung itu memakan kudapanya dengan lahap dan berkata "ini benar benar enak,aku sangat menikmati keramah tamahan yang mereka berikan untuk kita,ini yang terbaik"


"Kau benar,keramah tamahan dari kerajaan Svardia adalah nomor satu" ucap pria berudung itu.


Setelah mereka menghabiskan semua suguhan,mereka pun minum beberapa gelas gingger ale.


Seorang prajurit Royal Guard mengganggu kesenangan mereka,mereka pun terpaksa untuk melakukan tugas mereka sekarang.


Mereka diantar ke ruang tahta,disana terdapat Fermund dan dua saudarinya di sisi kananya dan juga terdapat menteri sertaJuvel,kepala penyihir kerajaan yang baru saja sampai di istana setelah dipanggil oleh Fermund.


"Salam yang mulia"


Mereka pun menunduk kepada Fermund,dihadapan mereka,ada Fermund yang memandangi mereka,delegasi kekaisaran itu sangat gugup.


"Jadi tujuanmu kemari untuk menyampaikan tetang kerjasama" kata Fermund


"Benar yang mulia,ini kerjasama antara dua organisasi penyihir dengan tujuan untuk mengembangkan senjata sihir untuk militer" kat pria delegasi itu


"Kalian ingin kita bersama sama membangun senjata sihir dengan kalian,senjata macam apa yang ingin kalian buat?" Kata Juvel


"Kami punya rancanganya" kata wanita delegasi itu mengeluarkan suatu gulungan.


Seorang prajurit mengambilkan gulungan itu dan memberinya kepada Juvel,gulungan itu dibuka oleh Juvel dan dia terkejut melihat rancangan besar itu.


"Kalian gila!,apa kalian ingin menciptakan ini,apa ini digunakan untuk peperangan?"


Fermund yang terkejut dengan reaksi Juvel,ia meminta untuk melihat gulungan itu,Juvel pun menyerahkan gulungan itu pada Fermund


"Itu adalah rancangan dari putri kepala penyihir kekaisaran,dia sepertinya ingin menguji kehebatan penyihir Svardia untuk menciptakan impian nya,yakni senjata yang digambarkan di gulungan itu"


Fermund pun tertawa,ia sedikit tertarik dengan pengetahuan dan teknologi dari negara lain,sepertinya dia akan menyetujuinya.


"Di dunia ini banyak orang berbakat,ini adalah tantangan untukmu nona Juvel,sebaiknya setujui saja,aku sangat mendukung hal ini" bujuk Fermund


Juvel pun menerima kerjasama itu,dua organisasi penyihir dari kerajaan dan kekaisaran akan membuat senjata itu di tempat tersembunyi milik asosiasi penyihir Svardia,yang mana disitu juga tempat dibuatnya senjata elemental.


Dua delegasi itu senang karena misinya berhasil,sekarang mereka tinggal menunggu imbalan dari kaisar.


Delegasi itu pergi ke ibukota kekaisaran dengan perasaan senang,mereka terbang lebih cepat kali ini,dengan kecepatan dari sihir petir,dua orang itu melesat keluar dari wilayah Svardia.


Didalam kecepatan itu,mereka baik baik saja,mereta tak memakan angin atau mulut mereka menjadi mengembung karena angin kencang masuk ke mulut mereka.


Dua penyihir itu sampai di organisasi penyihir kekaisaran,alih alih segera betemu kaisar,mereka berkunjung dulu untuk mengabari putri dari kepala penyihir kerajaan.


Mereka yang melihat gadis itu bermain di taman segera mendarat ditanah.


Pendaratan mereka sangat keras hingga tanah di taman menjadi rusak,si gadis itu menghampiri mereka dengan amarahnya


"Kaliaan!!,jangan hancurkan tamankuu!!"


Melihat ekspresi marah gadis itu mereka pun tak takut dan malah berkata lain.

__ADS_1


"Putri sangat imut jika marah,jangan marah pada kami,disini kami memberi berita bagus kepada anda,dan kami belum memberitahu kaisar tentang berita ini" kata wanita penyihir itu


Gadis imut yang marah itu langsung penasaran dan menyuruhnya mengatakan berita itu.


"Katakan padaku"


"Baiklah,sekarang kita duduk di rerumputan sambil aku menjelaskan"


Mereka pun duduk dan gadis itu makin penasaran mendengar berita yang dibawa mereka berdua.


"Ini berita tentang senjata yang kau impikan putri,mereka menyetujui kerja sama itu,purwarupa senjata impianmu,akan segera dijuat oleh penyihir dari dua negara,berbanggalah putri"


Mendengar itu,mata gadis itu berbinar binar,ia sedang membayangkan impianya menjadi kenyataan.


"Sekarang kami akan pergi ke istana,sampai jumpa putri,dan tunggu saja,saat ini mereka masih belum memulainya"


Mereka pergi meninggalkan gadis itu,mereka melihat gadis itu jingkrak jingkrak dengan ekspresi bahagia,mereka berdua pun tersenyum melihatnya.


Sesampai di istana,sang kaisar dan permaisuri serta penasehat sudah bersiap di ruang tahtanya dan tak sabar menunggu berita tentang kerjasama itu.


"Yang mulia,kami tiba" kata dua orang itu berlutut


"Cepat katakan padaku,apa mereka menyetujuinya?" Tanya kaisar


"Mereka menyetujuinya yang mulia"


Mendengar itu,kaisar sangat senang,sampai ia lupa menahan diri.


"Kalau begitu kita harus berterimakasih ke putri kepala penyihir kita dengan idenya yang luar biasa" kata penasehat Heinfield


Kaisar itu pun mengangguk,dia pun bertanya pada dua orang itu "Baguslah jika mereka setuju,kapan kerjasamanya bisa dimulai?" Tanya kaisar lagi


"Penyihir Svardia akan pergi ke suatu kota di sebuah pulau tak jauh dari wilayah pesisir mereka,disana ada tempat rahasia untuk pembuatan alat sihir,"


Mendengar itu,kaisar sangat bersemangat,ia menduga sudah jelas senjata elemental itu dibuat.


"Jadi disana senjata dahsyat itu dibuat,mereka sangat berhati hati,mungkin dengan sistem penyihir Svardia yang sangat kompeten,rahasia dari senjata yang kita buat akan terjaga" kata permaisuri itu


"Aku berterima kasih pada kalian,atas jerja bagus yang kalian lakukan,akan kuberi imbalanya pada kalian"


Mereka berdua diberi sekantong besar koin semas,mereka sangat senang dan pergi meninggalkan ruang tahta,saat mereka keluar dari istana mereka berkata "akhirnya kita mendapat dana untuk pernikahan kita"


Beralih ke Fermund,ia bertanya kepada Juvel di ruangan pribadi tentang Dispel Orb.


"Nona Juvel,berapa banyak kau membuat Dispel Orb?,apa kau hanya membuat satu?"


Juvel pun memnjawab "benar yang mulia,aku hanya membuat satu,itu khusus untuk anda"


Fermund terlihat lega,sepertinya ia menyadati kalau Dispel Orb adalah alat sihir yang sangat beresiko,alat sihir ini mampu menghilangkan sihir,jadi pasti banyak orang yang mengincarnya.


"Sembunyikan semua tentang Dispel Orb,janga sampai diketahui oleh siapapun,alat sihir ini sangat beresiko"

__ADS_1


Mendengar itu,Juvel mengangguk dan menuruti kemauan rajanya,ia pun disuruh pergi oleh Fermund untuk mempersiapkan kerjasama dua negara.


__ADS_2