Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 97:Menuju Ke Pernikahan


__ADS_3

Fermund mempersiapkan pernikahanya dengan Semua orang,dia ingin membuat pernikahanya tidak terlalu mencolok.


Fermund menggunakan uangnya sendiri,dia sudah memberitahu rakyatnya jika bukan uang negara yang dipakai.


Rencananya pernikahan itu akan diadakan diluar istana dan akan ada banyak tenda untuk berteduh dan tenda yang melindungi makanan ya dari panas matahari.


Dari tadi Fermund dan Edwina disuruh untuk tidak ikut campur dalam pembangunan,d8a cukup bersama Edwina dan menunggu.


Mereka berdua masuk ke istana dan berduaan,Edwina sangat malu bersama calon suaminya sendirian.


Tiba tiba Fermund merangkul Edwina dan Edwina terkejut,mukanya merah dan malu.


Fermund pun membisiki telinga Edwina.


"Kita akan menikah,jadi jangan malu dan canggung saat kita berdua"


Mendengar itu telinga Edwina agak geli,dan dia juga malu,langsung saja Edwina langsung menyentuh Fermund.


Mulai dari wajahnya,rambutnya dan bagian lain.


Mereka berdua bermesraan  sembari bersantai berbincang bincang.


Sedangkan Laksamana Beryton telah datang ke ibukota,diaberlayar di pelabuhan Sirnest.


Terdapat prajurit kavaleri yang menjemputnya,mereka juga sudah membawa pedati yang terdapat jeruji besi untuk tahan.


Pangeran itu diturunkan dari kapal,dia berontak ingin ingin melepaskan diri,namun itu percuma karena pangeran itu dibuat pingsan dan diangkut ke ibukota.


Perjalanan itu tak membutuhkan waktu lama,mereka sudah sampai di wilayah ibukota.


Saat mereka memasuki ibukota,semua rakyat hanya diam saja dan menepi melihat jeruji besi itu.


Semua penduduk itu heran melihat pangeran itu tidur dengan bersandar pada jeruji.


Setelah mereka sampai di istana,semua orang yang membangun tenda dan mendekorasi halaman istana itu terkejut.


Rulker bersama mentri itu datang dan menyapa Beryton,dan melihat pangeran itu lebih dekat.


"Tuan Ginekolog dan tuan Rulker,aku sudah datang"


Mereka saling menyapa dan berbicara soal pangeran yang ditangkap itu,lalu Fermund datang bersama Edwina menghampiri kereta kuda itu.


"Salam raja" mentri dan Beryton menunduk

__ADS_1


"Langsung masukkan saja ke penjara bawah tanah istana,dia akan menjadi sandra kita" pinta Fermund.


Para prajurit menggotong pangeran itu dan memindahkannya ke penjara bawah tanah.


Fermund menyuruh mereka untuk melanjutkan pekerjaan lagi,sedangkan Fermund dan Edwina berkumpul bersama tiga saudarinya.


Mereka berlima meminum teh bersama di gazebo,mereka berbicara untuk menghilangkan kebosanan.


Beralih ke istana di ibukota kekaisaran,Kaisar menerima surat dari Silford dan membacanya di ruang pribadi,bersama permaisuri serta putri dan menantunya.


Kaisar itu sangat mengagumi laksamana Beryton yang melindungi pelabuhan dan menghentikan koalisi konfederasi.


"Pangeran dari King's Domain ditangkap,ini akan menjadi berita bagus,namun aku tak tahu bagaimana nasibnya saat dia smpai di ibulota" kata kaisar


"Pasti raja tua itu sedang mempersiapkan tebusan itu"


"Benar sekali,mungkin dia mengirim utusan untuk memohon raja Fermund untuk melepaskan pangeran itu." Kata menantunya


"Armada militer yang sangat kuat,memang sangat hebat,aku bisa mengadaptasi cara mereka bertempur"


Putri kekaisaran itu tiba tiba bertanya ke ayahnya "Ayah,jika Fermund menikah dengan putri penuasa Bleisenerg,apa tanah Bleisenserg akan jadi milik raja Fermund"


"Mungkin tanah Bleisenerg akan dimiliki oleh dua orang dan dua orang itu sekarang sudah seperti keluarga"


Seperti yang bisa ditebak,raja Dothrud menyiapkan uang tebusan.


Setelah berita penangkapan putranya,artinya memarahinya dan menangis,dia khawatir atas keadaan putranya.


Raja itu juga tahu kalau wilayah Gothwand berada dalam kekosongan,jadi dia memutuskan untuk mengambil alih wilayah itu.


Sekarang King's Domain alias kerajaan Hinvaris mulai melebarkan dominasinya ke semua klan.


Padahal klan itu berdaulat dan punya peraturan dan hukumnya sendiri.


Tapi kini,semua klan itu hanya boleh patuh pada kerajaan yang menjadi pusat konfederasi.


Di kota Lordum,penguasa kota itu kembali diyakinkan untuk bergabung ke kerajaan Svardia.


Penasehat itu mulai membujuk pria muda itu untuk mau bergabung.


"Tuanku bosa melihat sendiri perkembangan yang mengerikan dari kerajaan Svardia"


"Sedangkan kita mengurung diri dan masih berfokus terhadap cara cara lama yang pastinya sudah kuno"

__ADS_1


"Jika kita bergabung mungkin kita juga bisa memperoleh keuntunganya juga"


Penguasa kota Lordum itu memperyimbangkannapa yang dikatakan oleh penasihatnya,dan dia pun berdiskusi dengan tunangannya.


Dua orang itu duduk dan mulai berbicara.


"Apa aku sudah menjalankan apa yang diberikan oleh ayahmu?"


Seorang perempuan di sisi kirinya mengangguk.


Penguasa kota itu memberitahu rumahnya terhadap keinginan penasehat yang ingin bergabung dengan kerajaan Svardia.


Perempuan itu mengatakan hal yang membuatnya lebih tenang.


"Aku tak perduli apa keputusanmu,tapi aku hanya ingin kau memikirkan rakyat kita dan bertanggung jawab terhadap keputusanmu,"


Penguasa kota itu tersenyum dan mengucapkan terima kasih,seperti ya dia sudah memutuskan sesuatu.


"Panggil utusan itu dan bawa sebuah benda berharga untuk hadiah pernikahan sekaligus tanda ketulussnku untuk bergabung dengan kerajaan Svardia"


Utusan itu mendatangi penguasa kota sebelum pergi,dan saat barang untuk hadiahnya sudah diperiksa,utusan itu berangkat ke ibukota.


Mereka berjalan menuju selatan dengan berkuda membawa barang berharga yang ditaruh di pedati dan mereka memacu kudanya untuk berlari dengan cepat.


Setelah mereka memasuki wilayah duke Nordford,mereka melalui jalan di pesisir wilayah Svardia.


Setelah memakan waktu yang lama,mereka sampai di ibukota kerajaan dengan aman tanpa dirampok oleh bandit.


Mereka memasuki kota dengan aman setelah pemeriksaan di gerbang.


Saat mereka berjalan ke istana, para utusan itu melihat dekorasi kota,mereka tahu jika raja Fermund dari Svardia akan menikah.


Mereka mendekati istana dengan berkuda,dan setelah di depan gerbang istana,mereka dihentikan oleh Prajurit Svardia dan ditanyai.


"Siapa kalian!!,ini area terlarang!!"


Salah satu utusan itu maju dan berkata "kami,adalah utusan dari Kota Lordum,kami ingin bertemu raja sekarang"


Setelah mengatakan itu,Prajurit melaksanakan pemeriksaan ketat,mereka membuka penutup di pedati itu dan melihat barang mewah dari emas,dan juga peti berisi koin emas.


"Kalian akan diantar masuk menemui raja"


Utusan itu masuk ke ibukota dan diarahkan ke sebuah bangunan untuk menunggu raja yang bersiap.

__ADS_1


__ADS_2