
Pasukan Duke Nordford dengan mudahnya mengabisi mereka semua,pasukan penombaknya menumbangkan kavaleri musuh.
Sekarang dua ratus infantri berat menyerbu mereka,para pemanah badai membantu mereka sedangkan Typhoon Javeliner melindungi para penyihir yang menyerang dari jarak jauh.
"Pasukan Infantri berat,menyebarlah ke wilayah musuh dan hancurkan mereka"
Di perbukitan yang tanahnya tidak datar, menguntungkan para pemanah petir yang diposisikan di tempat tinggi.mereka mempermudah pasukan infantri berat untuk mengacaukan perkemahan musuh yang berada di puing puing basis pertahanan.
Pasukan infantri yang tersisa di barisan membentuk dinding perisai,dan dibelakangnya terdapat pasukan penombak yang bersatu membentuk formasi dan memposisikan tombaknya didepan.
Pasukan yang membentuk Formasi itu berjalan pelan menuju perkemahan,bersama dengan para penyihir yang dilindungi oleh Typhoon Javeliner.
"Kalian sungguh berani menyerang kami,apa kalian ingin cepat mati atau kalian tak ingin membusuk di tempat kalian dan menjadi pengecut"
Duke Nordford msju kedepan dengan kudanya dan berkata dengan lantang "kami bersama dengan pasukan kuat yang akan menggemparkan dunia,sekarang kalian akan melihanya!"
"Oh,benarkah,mungkin Griffin Rider yang tak tahu keberadaanya dimana itu karena kalian telah membunuhnya!" Kata komandan musuh dengan wajah marah
"Hmph,apa aku perlu menjawabnya,setelah kita menghancurkanmu, selanjutnya adalah menghancurkan seluruh pasukan yang ada di lembah Gorlan!"
Duke Nordford menyemangati semua pasukanya,moral mereka tinggi dan mereka akan menjadi lebih bengis di pertempuran yang bagi mereka terlalu mudah.
Pemimpin pasukan kerajaan Valmurg datang bersama pasukan kavaleri berat diatas bukit tempat basis pertama yang sekarang jadi puing puing.
"Pasukan kavaleri berat,seraang!!"
Gerombolan pasukan kavaleri berat menuruni bukit,mereka berteriak keras sambil menghunus tombak.
Adreis melihat penunggang kuda itu memakai zirah tebal yang sepertinya kuat,sama juga dengan zirah khusus kuda yang terpasang di badan kuda.
"Typhoon Javeliner,siapkan javelin kalian untuk menembus zirah tebal itu!"
Pasukan Typhoon Javelin itu mengambil ancang ancang untuk melempar tombak pendek yang ada di tangan mereka.
"Lemparkan sekarang juga!"
Javelin itu dilempar dengan kuat oleh lengan kekar pelemparnya,namun jarak serangan mereka belum mendekati pasukan itu.
"Haha,apa kalian bodoh melempar Javelin saat kami masih belum memasuki jarak serang,kalian memang sekumpulan idiot!"
"Kendalikan Javelinya dengan sihir angin!" Teriak Andreis
Semua Javeliner mengendalikan angin yang keluar dari javelin itu dengan energi sihir,javelin itu seperti dengan sendirinya terbang menuju pasukan itu.
__ADS_1
Komandan musuh serta prajurit kavaleri berat hanya melongo tanpa kata melihat tombak itu tak terjatuh namun malah terbang dengan sihir angin dan menuju mereka.
"Tombak itu mengarah kepada kita!" Teriak komandan musuh
Javelin angin itu berjatuhan seperti bintang berekor yang menghantam pasukan itu,mereka yang selamat dari javelin itu lagi lagi harus pasrah dimana mereka menerima sambaran panah petir.
Semua prajurit musuh bergelimpangan,mereka mati hangus terkena sihir petir dari panah itu.
Semua orang segera mengambil semua barang mereka,hingga yang ada di perkemahan,bahkan kemah itu sendiri pun dibongkar dsn dibawa.
Namun sebelum mengambil zirah dan senjata,para penyihir merapal mantra Dispel untuk menghilangkan petir yang mengaliri besi itu.
Sebagian kecil pasukan infantri berat mengambil semua jarahan dan membawanya ke basis pertahanan kedua,sedangkan yang lainya terus berjalan maju hingga mereka sampai di lembah Gorlan.
Duke Nordford dan Adreis penasaran dari tadi kenapa mereka tak menemukan satu pun Griffin Hunter,apa mungkin mereka berdiam di lembah Golan.
Setelah melewati perbukitan,mereka melewati jalan di celah tebing,mereka berpikir ini adalah jalan yang buruk untuk dilewati karena pasukan musuh bisa saja menembaki anak panah dari atas tebing itu.
Oleh karena itu,duke Nordford memerintahkan Andreis bersama Storm Archer untuk memeriksa keadaan diatas tebing.
Duke Nordford menunggu dibawah tebing,sedangkan Adreis dan duabelas pasukan Storm Archer menaiki tebing dengan jalan menanjak yang ada di kanan tebing.
Setelah melihat keadaan Andreis menyatakan bahwa disana tak ada siapa siapa,dia dan duabelas prajurit itu akan berjaga disana sementara semua pasukan bisa melewati jalan diantara dua tebing itu.
Pasukan besar itu melewati tebing dengan aman,setelah semuanya melewati tebing,mereka menunggu Adreis beserta duabelas prajurit Storm Archer.
Pasukan itu membentuk barisan besar dan melaju ke lembah Gorlan didepan mata mereka,terlihat tembok kayu yang mengelilingi perkemahan besar itu,dan juga ada parit yang lebar dan dalam tentunya.
Mereka berjalan perlahan menuju perkemahan itu dengan mengibarkan bendeda kerajaan Svardia.
Pasukan pengintai musuh yang melihat itu melaporkanya pada seorang panglima.
"Kita sudah menunjukkan keberadaan kita,panglima mereka dan pemimpin pasukan elit Griffin Rider pasti akan menyambut kita dengan pasukan yang besar"
Tiba tiba muncul dari udara,pasukan elit Griffin Rider,mereka mengirim banyak dari perkemahan itu.
Mereka tak fokus karena melihat ke pasukan Griffin Rder,dan ternyata musuh mengirimkan pasukan Infantri berat.
"Mereka mengirimkan pasukan berat dari darat dan udara,apa mereka benar benar ingin memusnahkan kita" kata duke Nordford panik
"Tenanglah,aku akan memerintahkan pemanah petir untuk menghabisi infantri itu,sedangkan Typhoon Javeliner akan mengatasi Griffin Rider"
"Pasukan infantri berat dan penombak!,bentuk formasi,maju perlahan"
__ADS_1
"Pasukan Storm Archer,kalian berada di sisi kanan bersama penyihir klan Valdis,atasi infatri berat itu,sedanhkan Typhoon Javeliner berada dibelakangku,ikuti aba abaku untuk menghancurkan monster terbang itu!"
Semua Typhoon Javeliner membentuk dua lapis formasi bulan sabit,perisai mereka erat satu sama lain dan mereka mengangkat tombak pendeknya untuk dilempar ke udara.
"Lemparkan!"
Serentak mereka melempar javelin angin ke udara,dan langsung mengendalikan tombak pendek itu dengan kecepatan angin.
Banyak Griffin Rider yang jatuh,namun ada juga yang masih bermanuver untuk menghindar,namun itu percuma.
Dengan mudahnya pasukan Griffin Rider berjatuhan setelah melakukan perlawanan denganpenyihir api yang menyemburkan api kebawah pasukan Typhoon Javeliner.
Sementara pasukan invantri berat sudah bertubrukan dengan pasukan infantri berat musuh,mereka saling dorong.
Pasukan penombak juga menusuk nusuk ke celah formasi perisai musuh,meskipun hanya sedikit yang tumbang namun hal itu bisa menyebabkan celah di formasi musuh.
Pasukan infantri berat berhasil menembus formasi musuh,mereka dibawah pimpinan Duke Nordford membagi pasukan untuk mengepung musuh dari dua sisi.
Belum lagi penyihir yang mengeluarkan sihir pembantu seperti peningkatan stamina dan penguatan tubuh.
Pasukan Storm Archer juga menggempur mereka dari samping kanan musuh.
Sementara itu di perkemahan musuh,panglima beserta pemimpin pasukan elit yang melihat di menara hanya bisa melihat pasukan mereka dihancurkan oleh kekuatan dahsyat yang tak mereka tahu.
"Bagaimana bisa begini!,pasukan kitadengan mudah dikalahkan,dan apa apan itu tadi,benda yang melesat dan petir yang dahsyat tadi,apa mereka berani menyerang karena dibantu oleh penyihir hebat?" Kata jendral musuh itu marah sekaligus bingung.
"Aku juga tak mengetahui apa yang membuat mereka memperoleh kekuatan yang dahsyat seperti itu"
Wajah marah dan kesal membuat mereka melakukan tindakan ceroboh dengan mengirim semua pasukan ke medan perang.
"Kavaleri berat maju,para pemanah,kalian derada di belakang untuk membantu!"
Pasukan Storm Archer pun menarik diri dari posisinya di dekat infantri berat dan langsung mengatur posisi di belakang pasukan infantri berat musuh yang sudah dikepung dan menunggu dihabisi.
"Pasukan Storm Archer,bunuh pasukan yang mendekat" teriak Adreis dari jauh
Pasukan Typhoon Javeliner yang selesai menjatuhkan Griffin Rider yang jumlahnya tak begitu banyak,langsung saja membentuk formasi perisai didepan Storm Archer.dan menghunuskan tombak pendek kedepan.
Pasukan musuh yang pada awalnya bersemangat menyerang,tiba tiba menjadi penakut setelah jatuhnya semua pasukan Griffin Rider itu.
Mereka kabur meninggalkan jenderal dan kemah kemah mereka yang pastinya penuh dengan barang berharga dan makanan.
Jenderal itu pun marah besar dan mencoba kabur bersama pemimpin Griffin Rider dengan Griffin pribadinya.
__ADS_1
Pasukan kerajaan Svardia pada akhirnya berhasil mengusir musuh mereka,bahkan pertama kalinya mereka membantai banyak Griffin Rider yang memiliki reputasi tak terkalahkan,sepertinya reputasi pasukan elit kebanggaan kerajaan Valmurg akan hancur.