
Setelah beberapa lama berada di aula istana,Fermund berencana pulang saat menjelang siang,dia bersama Feona pun pamit kepada kaisar.
Sang kaisar pun memanggil seorang laki laki kutu buku berambut hitam sebahu,dia menunduk pada Fermund dan memperkenalkan dirinya.
"Namaku Silford,mulai sekarang mohon bantuanya yang mulia"
Seperti biasa perpisahan antara Luristine dangan Arleta sangat menyayat hati,mereka berpelukan erat dan saling bertukar benda.
Empat orang itu memasuki kereta kuda,dan Arleta melambaikan tanganya ke Luristine,Silford hanya tersenyum melihat itu.
Mereka meninggalkan ibukota kekaisaran dengan cepat dan menuju timur,mereka akan berjalan terus tanpa istirahat karena pengurus kuda dari kekaisaran merawat dan memanjakan dua kuda yang dipakai untuk menarik kereta kuda.
Sebelum pergi,mereka minum air yang dicampur oleh potion penambah stamina yang dibeli di toko penyihir.
Membutuhkan waktu agak lama untuk keluar dari perbatasan,mereka berkuda sangat cepat,Fermund sudah bisa melihat pegunungan besar di wilayah selatan kerajaaan Svardia, hanya ada satu arah,mereka hanya perlu ke timur untuk kenbali ke ibukota.
Melihat pemandangan pegunungan saat menjelang sore,matahari yang terang membuat pandangan mereka lebih jernih untuk dapat melihat deretan gunung.
"Jadi ini pegunungan selatan itu,sangat tinggi dan luas" kata Silford kagum
"Benar,kami sudah membangun banyak jalan penghubung yang bisa menembus dan menerobos gunung,namun harus dibutuhkan persiapan"
Feona dan Arleta tertidur,sedangkan Fermund dan Silford hanya melihat pemandangan di kaca,Fermund perlahan mengeluarkan kepalanya dari jendela kereta kuda dan melihat ibukota.
Beberapa saat setelah memasuki ibukota,Feona terbangun karena gerakan mengguncang guncang, yang dilakukan Fermund.
Fermund juga membangunkan Arleta,mereka semuanya pun sampai di istana.
"Kalian semua,kita sudah sampai,kalian harus membersihkan tubuh kalian di pemandian dan pergi tidur"
Felis dan Levina menyambut mereka bertiga,Felis pun menggoda Feona yang baru saja bangun dari tidurnya.
"Apa kau menikmati perjalananya adik ku,apa kau tertidur di perjalanan?"
__ADS_1
Feona pun tak mempedulikan kakak perempuanya dan memasuki istana,dengan mengajak Arleta yang masih mengantuk dan mengusap usap mata.
Mereka juga melihat orang baru,dan Fermund pun memperkenalkanya.
"Silford,mereka berdua adalah Felis,adik keduaku dan Levina sepupuku,dan kalian berdua,dia adalah orang dari kekaisaran yang akan menjadi perantara pengubungku dengan kaisar"
"Senang bertermu dengan anda berdua" kata Silford
Felis dan Levina hanya tersenyum dan mempersilahkan Silford masuk.
"Kalian berdua,apa makanan sudah disiapkan?" Tanya Fermund
"Tentu saja sudah siap,mari kita makan bersama" kata Levina
Mereka bertiga masuk ke istana dan menuju ruang makan,Fermund masih sangat lapar meskipun makan beberapa makanan di kekaisaran.
Fermund segera mengambil banyak lauk dan menyantapnya,dia pun minum gingger ale dengan nikmat.
Silford ikut memakanya juga,dia makan tanpa ragu dan sungkan.
Setelah selesai memakan semuanya,Fermund mengelapi mulutnya dan menanyai keberadaan menteri kerajaan
"Dimana mentri kerajaan berada,aku harus menemuinya"
Felis berkata bahwa dia melihat menteri berada di ruang kerja sepanjang hari,dan Felis mengatakan dari tadi mentri sudah disana.
Mendengar itu Fermund beranjak dari kursinya,dia mengajak Silford yang selesai makan untuk menemui mentri.
Silford tak sabar ingin melihat ruang kerja Fermund dan melihat mentri kerajaan,dia mengikuti Fermund dengan penuh semangat.
Mereka membuka pintu ruangan kerja,semua orang yang melakukan pekerjaan berhenti sejenak dan memberi salam pada Fermund.
Menteri itu mendekati Fermund dan berkata "yang mulia,rupanya anda sudah datang,saya berhasil mengumpulkan informasi tentang ahli pertanian untuk pembentukan komunitas"
__ADS_1
Fermund tersenyum jika semuanya berjalan dengan rencana,tapi sekarang ia akan beralih ke urusan lain.
"Mentri,ini adalah Silford,perantara ku dengan kaisar,dan besok pagi,aku ingin kau mengirim orang yang menjadi perantaraku ke kaisar"
Mentri itu terdiam sebentar,lalu dia menunduk dan mulai memilih orang yang cocok.
"Seseorang,beri kertas ini bingkai dan pajang di belakang kursi kerja ku,aku akan melihat informasi yang dikumpulkan oleh mentri"
Shireon dipersilahkan duduk dan melihat semua orang bekerja,kesibukan mereka seperti tak ada habisnya.
Mereka mengerjakan beberpa tugas sebelum pulang disaat matahari terbenam.
Setelah itu Fermund memilihkan kamar pribadi untuk Shireon,dia bahagia dan senang bisa tingal di istana kerajaan yang budayanya berbeda dari kekaisaran,ia tak sabar untuk mempelajari budaya dan adat juga tata cara sesuai kerajan Svardia.
Waktu istirahat telah tiba,semua orang di istana kerajaan tertidur setelah melakukan beberapa aktifitas ringan sebelum akhirnya mereka mengantuk dan terlelap di ranjang mereka.
Saat matahari terbit,kaisar mulai menyebarluaskan berita tentang aliansi kerajaan dan kekaisaran,berita itu menggelegar ke seluruh penjuru benua.
Beralih ke ibukota kerajaan Valmurg itu,muncul seorang pria yang terlihat intelektual,dia mengambil alih kepemimpinan Ursvias dan berkata pada rakyatnya di upacara penobatan di pagi hari.
"Rakyatku,kerajaan Valmurg telah berakhir,jadi tak perlu lagi mempertahankan bendera dan simbol kerajaan Valmurg,aku ingin membentuk negara baru yang berprinsip seperti negara kota,nama negara kotaku adalah Rovalia"
Semua orang hanya melihatnya dan berharap kalau dia tak mengecewakan
"Aku,Strandborg,akan menjadi penguasa ibukota ini,aku juga akan mengganti nama kota ini dari nama Durvans menjadi Rovalon,dan aku bertujuan untuk menyatukan negara kota di wilayah utara bekas kerajaan Valmurg"
"Aku akan melakukan berbagai cara agar mereka bisa bersatu dengan denganku menjadi persatuan negara kota Rovalia,maka dari itu dukunglah aku"
"Kalian pasti sudah kehilangan harapan karena dua raja yang membuat kalian kecewa,namun aku tidak seperti mereka,dan jika aku gagal maka kalian boleh mengambil semua hartaku"
Setelah menobaykan dirinya menjadi penguasa kota dari negara kota Rovalon,Strandborg mengumpulkan semua prajurit dan bangsawan untuk pelatihan besar besaran demi perang,semua pria yatim piatu dan gelandangan yang tak punya rumah dan keluarga di iming imingi oleh emas yang menjadi gaji mereka jika menjadi prajurit.
Tak lupa dengan masalah terbesarnya yaitu perekonomian,mereka mengumpulkan orang pintar yang bisa dioercaya untuk membantu Strandborg memulihkan ekonomi kotanya dan kota di pulau sebelah timur ibukota yang dikuasai oleh ibunya.
__ADS_1
Berita tentang pembentukan negara kota Rovalia tak kalah mengagetkanya dengan berita aliansi kekaisaran dan kerajaan,sementara ini dunia sedang damai karena semua pemimpin sebuah negara sibuk merealisasikan tujuanya sendiri.
Namun suatu saat bisa saja terjadi ketegangan yang berujung kepada perang berkepanjangan.