Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 98:Dominasi Svardia


__ADS_3

Utusan itu menunggu lama fermund yang bersiap siap,dan tak menunggu lama,mereka diantar oleh Prajurit itu ke ruang tahta.


Mereka membawa peti berisi koin emas dan juga peralatan dari emas.


Mereka dibantu oleh Prajurit untuk membawa semua barang itu.


Setelah masuk ruang tahta,Fermund terkejut ada orang orang yang membawa banyak barang masuk ke ruangan tahta.


Para utusan itu juga melihat satu singgasana yang sama di sisi kanan raja Fermund,dan mereka melihat wanita berambut kuning dan berkata biru duduk diam.


Semua prajurit dan utusan itu meletakkan petinya itu di depan lalu utusan itu menunduk dan memberi hormat.


"Salam raja Fermund"


Fermund pun tersenyum pada mereka dan berkata "apa tujuan kalian datang kemari?"


"Kami ingin memberi hadiah ini sebagai tanda ketulusan kami untuk menyerahkan diri kepada kerajaan Svardia"


Semua orang sangat bahagia dan tak menduganya,Edwina menatap ke wajah Fermund.


Terlihat dia tersenyum dan menatapnya balik.


"Apa ini benar?,kenapa kalian menyerahkan diri pada kami?" Tanya Fermund


"Alasanya karena kami tak bisa berdiri sendiri,dan persatuan negara kota mengincar kami"


Alviers mengangguk dan memahami.


"Ada satu tujuan lagi, tuan kami juga ingin sekali mendapat kekuatan militer seperti milik anda"


Fermund tertawa mendengar mereka yang berterus terang,Fermund menerima mereka tentunya.


Mereka para utusan diberitahu oleh Fermund kebiasaan dan perintah darinya saat ada suatu kota yang ditaklukkan.


"Jadi anda akan mengirim pedagang pada kami dan juga meningkatkan pertahanan kami dengan mendapat senjata elemental" kata utusan itu mengkonfirmasi


"Benar,dan juga kami punya tiga organisasi besar yang mungkin ingin membangun cabang di kotamu"


"juga jika penguasa kotamu punya beberapa keinginan,aku akan mengabulkanya"


Utusan itu seakan tak percaya bahwa raja Fermund sebaik ini,mereka pikir wilayah taklukan kerajaan Svardia itu sengsara,namun nyatanya tidak.

__ADS_1


"Kami akan kembali ke kota Lordum sekarang juga"


"Seseorang akan memberi kalian lima bendera Svardia untuk dipasang di menara tembok kota"


Mereka pergi ke rumah untuk menunggu tadi,dan mereka diberi lima bendera lalu pulang.


Sementara di ruang tahta,semua prajurit diperintahkan untuk mengangkut semua emas ke penyimpanan istana.


Fermund tersenyum dan mempersiapkan dirinya untuk sibuk bekerja mengatur segalanya di meja nya.


Tapi untuk sekarang dia harus merencanakan pernikahannya secepat mungkin.


"Tinggal dua hari lagi,akhirnya pernikahannya akan tiba" kata Rulker


"Kita harus membuat semua orang bahagia dengan pernikahan ini,buat festival di semua kota dan kita atasi dulu masalah masalah yang ada sebelum pernikahan dimulai" kata mentri


Fermund setuju mendengar perkataan menterinya,dan dia juga akan memberi Beryton penghargaan saat hati pernikahan nanti


"Kita sudah berjuang keras menginformasikan pernikahan ini dan menyebar undangan hingga ke kekaisaran" kata Silford yanf sepertinya kelelahan.


Sementara itu di kota Rovalor,Strandborg merobek robek kertas berisi informasi perihal penyerahan diri kota Lordum ke kerajaan Svardia.


Dia marah sekali sampai dia tak bisa ditenangkan oleh ibunya bahkan istrinya juga.


Sekarang dia akan lebih sulit menyerang kota itu,karena sudah menjadi bagian dari kerajaan rivalnya yang mulai membesar wilayah kekuasaannya.


Semua negara kota yang tergabung dalam persatuan menganggap itu wajar.


Karena penguasa kota Lordum itu berpikir realistis dengan mengikuti pihak kuat.


Strandborg juga punya ambisi untuk menjadi kuat,jadi dia keluar dari kamarnya dan langsung saja berencana membentuk aliansi dengan konfederasi.


Semua pihak negara kota setuju,begitu pula dewan besar yang mengharuskan aliansinterbentuk.


Dewan besar itu mengirim pesan pada raja Dothrud untuk permintaan aliansi melawan musuh yang sama.


Entah kapan persatuan negara kota Rovalia dan kerajaan Svardia bermusuhan.


Mereka masih belum terhitung bermusuhan karena tak ada deklarasi perang atau pernyataan jelas.


Selama ini mereka hanya memiliki ketegangan yang ditambah dengan beberapa gengsi dan persaingan,dan sekarang sepertinya Strandborg yang akan mendeklarasikan perang kepada Fermund.

__ADS_1


Kembali lagi ke ibukota Svardia,sekarang Fermund berada di meja kerjanya bersama para asisten pembantu dan akibatnya.


Sedangkan Edwina bersama tiga saudari Fermund sedang mengakrabkan diri.


Begitu pula ayah mertuanya dan mentri saling berbicara bahkan di pemandian saat mereka sedang membersihkan badan mereka.


Fermund mencoba untuk menyelesaikan semua masalah yang ada di kerajaanya sebelum pernikahannya dimulai,dan dia juga sibuk membuat perencanaan untuk wilayah Bleisenerg dan kota pelabuhan Rolkin.


Fermund tepar saat dia sudah berhasil melakukan pekerjaannya,dia dibangunkan oleh calon istrinya dan menyuruhnya mandi.


"Rajaku,anda harus mandi dan makan setelah itu" kata Edwina lembut


Fermund pun berdiri dan menyentuh dagu Edwina dan mendekatkan wajahnya ke wajah calon istrinya.


"Panggil aku dengan suami,jangan raja atau yang mulia,dan aku akan memanggilmu istri mulai sekarang"


Fermund lalu pergi meninggalkan Edwina yang tersipu malu,dia berlari dan sepertinya malu sendiri mengatakan itu.


Dia membuka pintu pemandian dan segera berendam sambil membersihkan badan nya.


Seperti biasa Fermund berlama lama di pemandian sampai tubuhnya mengkeriput.


Fermund menuju ruang makan dimana mereka semua sudah berkumpul dan hendak makan.


"Kalian tak menunggu aku kemari dan makan duluan" kata Fermund


"Maafkan kami,tapi kita semua benar benar kelaparan" kata Levina


Fermund hanya duduk dan mengambil makananya,dia juga mengambilkan makanan untuk istrinya.


Sementara itu di kekaisaran,sang kaisar mengumpulkan bangsawan pilihan yang akan ikut bersamanya ke pesta pernikahan sekutunya.


Kaisar itu menyuruh mereka membawa hadiah yang bagus dan pergi dengan pakaian Khas kekaisaran.


"Kita akan menunggu dua hari lagi,setelah dua hari itu kita berangkat ke ibukota untuk menghadiri pesta pernikahan"


Semua bangsawan itu hanya mengiyakan dan menunggu acara seperti ini untuk menjalin hubungan dan menambah koneksi mereka.


Mereka semua bubar dan segera pulang untuk mempersiapkan,mungkin para bangsawan itu akan mengajak keluarga mereka juga.


Kaisar sangat bersemangat melihat pernikahan sekutunya,dia akan mengetatkan hubungan nya dengan Fermund agar mendapat keuntungan.

__ADS_1


Permaisuri dan putrinya hanya terdiam melihat kaisar itu seperti anak kecil yang kegirangan.


Menantunya pun memaklumi perilaku kaisar itu dan mengatakan pada merela semua jika acara besar perkumpulan bangsawan itu bagus untuk politik danĀ  bisa untuk menambah relasi.


__ADS_2