
Fermund keluar dari kolam itu,dia tak bisa berlama lama mandi,dia segera mengeringkan tubuhnya dan berganti baju.
Waktunya makan malam sebelum tidur,Fermund berkumpul dengan tiga saudarinya di meja makan.
Tak seperti saudaranya yang tak memikirkan apapun,Fermund sangat gelisah untuk mengetahui hari esok,dimana akan ada perang di bagian lain benua.
Mereka semua makan dengan sangat bahagia,Fermund melipakan masalahnya dan mencoba untuk tak menunjukkan masalah yang dihadapinya didepan saudarinya.
Setelah mereka makan mereka segera tidur lebih awal,Fermund mencoba untuk tidur dan memikirkan masalah ini besok pagi.
Terdapat cahaya terang di timur,matahari akan terbit,Fermund yang terbangun dan meminum sesuatu di mejanya kembali tidur lagi sampai matahari sudah terbit sepenuhnya.
Fermund sudah benar benar bangun saat matahari sudah terbit,Fermund nengirim pesan pada duke Wenster untuk mempersiapkan pertemuanya dengan kaisar di wilayahnya.
Fermund segera mengutus anggota Night Raven di markas cabang asosiasi untuk mengintai keadaan di kota Lordum.
Dia juga mengirim pesan juga pada Juvel untuk mengujicoba senjata elemental dan Ray Rod dengan target sihir barrier.
Sekali lagi dia datang ke markas organisasi sihir kerajaan,dia seperti biasa melihat ujicoba dari jarak jauh.
Senjata pertama yang akan mereka coba adalah dua senjata elemental Thunder Arrow,seorang penyihir membidik anak panahnya menuju ke sihir barrier yang membentuk kubah yang melindungi bulls eye di tengah tengah.
Penyihir itu mengeluarkan petir yang tak terlalu kuat dari anak panah itu sebelum dia melepaskanya.
Setelah dia melesaykan anak panah itu,terbukti jika anak panah itu sanggup membuat lubang besar.,namun pelindungnya segera menurup lagi.
Mungkin ini masih bisa melukai Griffin Rider meskipun mereka memiliki barrier,namun fokus mereka adalah barrier yang ada di kota.
Selanjutnya adalah Wind Javelin,kali inj Fermund mencobanya sendiri dia dilihat oleh Silford dari kejauhan.
Fermund melemparnya dengan sekuat tenaga,sihir angin yang membuat javelin itu melesat lebih cepat.
Javelin itu juga menimbulkan lubang bahkan bisa menembus,namun itu akan sangat beresiko jika javelin itu terkurung di wilayah musuh,mereka bisa memburu senjata itu untuk memproduksinya.
Sekarang seorang penyihir mencoba untuk menyerang narrier itu dengan Ray Ball,pertama Ray ball seukuran mutiara akan dilepaskan.
Bola mutiara itu terbentuk dengan cepat,setelah dilepaskan,bola cahaya itu menembus barrier dan mengenai buls eye,yapi tak terlalu kuat daya rusak yang dihasilkanya.
Fermund yang berada di dekat peti senjata elemental terpikirkan suatu hal,dia meegarahkan pandanganya ke oenyihir itu dan berkata "coba buat serangan beruntun"
__ADS_1
Penyihir itu menuruti permintaan Fermund,penyihir itu menyiapkan dirinya dan mengalirkan energi sihirnya.
Bola cahaya seukuran mutiara dilepaskan secara beruntun,bola cahaya itu menembus barrier dan membuat banyak lubang di barrier itu.
"Sekarang buat bola cahaya besar dan arahkan ke barrier itu" perintah Fermund.
Pergantian penyihir terjadi,penyihir tadi tak ingin menghabiskan energi sihirnya karena memulihkan energi sihir agak lama.
Penyihir itu memegang Ray Rod mode Ray Ball,dia membentuk bola cahaya besar yang masih dia tahan di Ray Rod itu.
"Lepaskan sekarang juga!" Teriak Fermund
Bola cahaya itu meluncur dengan kecepatan yang agak lambat,namun sesuatu yang menakjubkan terjadi.
Bola cahaya itu membentur barrier,bola cahaya itu tak berhenti meluluhkan barrier itu,cahayanya menyebar dan bola cahaya itu perlahan lahan menghilang karena menyebarkan cahayanya ke seluruh arah.
Setengah barrier itu hancur dan bulls eye itu hangus menghitam terkena sedikit sentuhan cahaya itu,dengan spontan Fermund yang ada di dekat Wind javelin langsung melempar javelin itu dan menghancurkan bulls eye.
"Kita bisa menghancurkan barriernya!!"
"Karena barrier itu rusak parah,regenerasinya akan lama,kita masih punya harapan!"
"Benar!,senjata buatan kota tak terkalahkan!!"
Silford terdiam tak percaya,tapi pada akhirnya dia tertawa karena kehebatan Ray Ball raksasa yang menghancurkan barrier itu menjadi separuh bagian.
Fermund bergembira,dia tak perlu khawatir lagi sekarang dengan negara kota Rovalor yang menaungi kotanya dengan barier,sekarang dia tak gelisah lagi dan bisa saja menyerang negara kota itu dengan pengepungan di darat dan di laut dengan pasukan besar.
"Produksi senjata ini sebanyak banyaknya,aku ingin senjata ini disebar ke pangkalan angkatan laut dan diseluruh perbatasan terlebih dahulu" perintah Fermund
"Baik yang mulia,kami akan memproduksinya besok,sekarang kami ingin memeriksa kualitas bahan pembuatanya" kata Juvel bersemangat
Sementara itu,Strandborg sudah berada di kota Lordum bersama sekutunya,mereka membangun kemah dan bersiap melakukan penyerangan.
Mereka tak membawa alat pengepungan kali ini,mereka akan menghancurkan tembok dan menyerang pasukan di tembok dengan bola api dari penyihir api yang menunggangi Griffin.
Griffin Rider sudah siap,mereka terbang untuk meluncurkan bola api ke bawah,namun terdapat masalah.
Serangan api itu membuat barrier yang tersembunyi menjadi terlihat jelas.
__ADS_1
"Apa apaan ini,mereka juga punya barrier" kata Strandborg panik
"Sialan,kita tak tahu soal ini,dan juga barrier ini sama dengan barrier yang ada di tiga kota kita" kata Zelnoir
"Apa mungkin mereka memata matai kita untuk memperoleh informasi tentang barrier kita!" Kata Murtis mengira ngira
Semua Griffin Rider pun mundur,tiga penguasa kota itu kembali ke tenda dangan memikirkan strategi.
Semua pasukan yang sudah berbaris itu mulai berpencar menuju kemah mereka masing masing menunggu keputusan pemimpin mereka.
Di tenda pemimpin,tiga orang itu menatap peta kota yang ada dimeja,aemua komandan mereka ada di sana,mereka harus berpikir keras untuk melakukan sesuatu agar mereka bisa meraih gerbang dan menghancur gerbang untuk bisa masuk.
"Bagaimana kalau kita hancurkan tembok yang tak terlalu tinggi itu untuk pasukan kita lewat saat pasukan Griffin mencoba membuat lubang di barrier itu" saran Murtis
"Ide bagus,kita akan membuat lubang besar di barrier bagian atas itu dan memasukkan beberapa Griffin Rider unuk memasuki kota dan menghancurkanya." Kata Zelnoir
Strandborg berpikir pikir lagi bagaiman caranya agar pasukan mereka bisa melewati gerbang,saat setelah mereka menghancurkan gerbang dengan melubangi barrier terlebih dahulu.
"Perintahkan pasukan berat untuk melindungi penyihir yang akan mengeluarkan sihir beruntun yang menahan barrier itu saat gerbang sudah kita dihancurkan"
Setelah memikirkan strategi itu,semua pasukan berbaris,lasukan Griffin rider menghancurkan tembok yang paling luar dengan sihir apai sehingga semua prajurit infantri berat bisa mendekat dengan formasi dinding perisai.
Masing masing dua prajurit infantri berat maju dan mendekat ke gerbang bersama penyihir api.
Penyihir api itu melubangi barrier dan mengancurkan gerbang,kepala garnisun kota Lordum memerintahkan semua pasukan infantri mereka untuk bersiap siap.
Penyihir itu menyemburakan api ke atas barrier itu agar tidak meregenerasi,kemudian banyak infantri berat maju bergerombol memasuki gerbang kota.
Mereka semuanya memasukinkota dan melihat pasukan infantri biasa yang mudah dikalahkan,namun mereka tak melihat,terdapat dua tembok disisi kanan dan kiri,dan didepan mereka terdapat gerbang lagi.
Sepertinya kota ini punya dua gerbang,dan mungkin zona yang dimasuki oleh prajurit Rovalia sudah dirancang untuk menjebak dan mengurung musuh.
Hujan anah panah api dari sisi kanan dan kiri membuat pasukan infantri berat itu berlari kesana kemari dengan berteriak dengan teriakan penderitaan karena tubuh mereka terbakar.
Pasukan infantri kota Lordum pun membantai mereka semua.
Beberapa infantri berat yang kabur membuat penyihir itu panik dan kabur,saat kabur mereka dihujani oleh panah api.
Mereka bertiga yang melihat pasukan Rovalia yang kabur itu,pasti menduga bahwa mereka di jebak di area antara dua gerbang.
__ADS_1
"Griffin Rider!,majuu!!"
Semua griffin rider dikerahkan sebagai rencana yang tersisa,mereka berharap jika Griffin Rider itu berhasil,namun kenyataanya yak semudah itu.