
Kaisar diruang tahta bersama keluarganya serta penasehat.
Kaisar memerintahkan untuk menyiapkan enam ratus Ray Rod pada wakil dewa itu.
Kekaisaran telah memproduksi banyak sekali sampai dihentikan projeksinya setelah terdapat serubu dua ratus Ray Rod yang tak digunakan.
Dan juga kaisar itu menawarkan pada konfederasi jika mereka tertarik membeli produk Ray Rod.
"Katakan pada kepala penyihir kekaisaran jika aku akan memberi kerajaan teokrasi Avelion sebanyak enam ratus buah" kata kaisar
"Apa anda sudah menentukan harganya?" Tanya pria utusan itu.
"Lima puluh koin emas untuk saru Ray Rod"
Semua orang terkejut,dan permaisuri disampingnya berkata "Apa anda hendak menjualnya dengan setengah harga?!"
Kaisar itu mengangguk dan berkata "kelakuan unik untuk memperbaiki hubungan persekutuan kita"
"Ayah mertua,karena semua kerajaan sudah punya Ray Rod,bagaimana kalau anda juga menjualnya ke konfedreasi"
Mendengar menantunya Kaisar itu pun setuju dan memberikan Ray Rod pada konfederasi.
"Ide bagus menantuku,aku akan memberi mereka enam ratus buah pada mereka setelah aku mengirim surat penawaran dagang pada mereka"
"Saat yang akan menulis suratnya yang mulia" kata penasehat
Kaisar itu pun mempersiapkan pedati yang mengangkut banyak kotak kayu,satu kotak kayu isinya sepuluh Ray Rod.
Para penyihir itu mengambil Ray Rod dan meletakkannya ke kotak,setelah semuanya ditaruh.
Pedati itu berangkat dan mereka dikawal oleh pasukan kekasaran.
Sekarang mereka bisa mengirimnya melintasi jalan di darat dan dikirim ke laut oleh kapal.
Kekaisaran dengan kerajaan teokrasi terpisah oleh selat,jadi kekaisaran hanya bisa mengirimnya sampai ke pelabuhan teokrasi.
Setelah kapal itu sampai,prajurit teokrasi akan menerimanya dan mengirim ke ibukota teokrasi.dengan kawalan penuh.
Lalu setelah penasehat kaisar menulis surat berisi beberapa informasi dan juga penawaran, seorang utusan dikirim ke King's Domain.
Sementara itu Fermund,dia masih santai membaca laporan,saat dia ingin membaca laporan berikutnya,Fermund mendapati kertas surat dari Asosiasi Burung Hantu.
Fermund membuka informasi itu dan dia membacanya.
__ADS_1
Fermund menghela nafas setelah membaca surat itu dengan teliti,di berita itu tertulis jika kekaisaran menjual Ray Rod mereka ke semua pihak.
"Jadi Ray Rod sudah tersebar lebih cepat karena kekaisaran ya,aku jadi khawatir jika terjadi perang"
Saat Fermund memikirkan dampak dari Ray Rod yang menyebar itu,terpikir ide gila untuk menguji Ray Rod dan senjata elemental mereka.
Namun sebelum itu dia harus menyelesaikan semua pekerjaannya yang menumpuk.
Setelah semuanya selesai,dia mengirim pesan kepada Juvel untuk menyiapkan uji coba di markas organisasi penyihir kerajaan.
Tak lama kemudian saat Fermund sedang bersiap untuk pergi,Juvel pun datang.
Fermund dan Edwina yang ada di kamar segera membereskannsemua baju dan keluar menemui Juvel.
"Yang mulia,tempat pengujian sudah bersiap,namun apa yang akan anda uji?" Tanya Juvel.
"Aku hanya ingin mengujinsenjata elemental dan Ray Rod untu beradu"
Juvel bingung dengan niat rajanya,namun Juvel pun mematuhi perintah dan mempersilahkan Fermund dan Edwina untuk berjalan duluan menuju kereta kuda.
Edwina pun diajak oleh Fermund untuk bisa melihat setiap sisi dati ibukota Svardia.
Mereka bertiga memasuki kereta kuda dan berjalan menuju organisasi,kuda itu berjalan cepat di jalan besar yang sepi.
Setelah berjalan lama,mereka sampai di organisasi,Fermund dan istrinya turun dari kereta kuda,
Edwina baru pertama kali melihat ruangan luas dan besar,lalu didepanya,dari jauh dia melihat target.
"Mari dimulai pengujian" kata Fermund
Juvel memerintahkan tiga dua penyihir mengambil satu Ray Rod dan dua penyihir lainya memegang panah petir dan javelin angin.
Sebelum Juvel melakukannya,dia berkata pada Fermund jika keamanan dari uji coba ini terjamin.
Fermund mengangguk dan menyuruhnya untuk memulai.
Dua penyihir yang menggunakan Ray Rod itu berdiri di belakang target iblis eye,sedangkan dua pemegang senjata elemental itu bersiap menyerang Ray Rod dengan mode Ray Beam.
Dua senjata elemental itu maju melesat ke arah target,lalu pengguna Ray Rod itu itu mengeluarkan beam sesaat setelah pemakai senjata elemental tadi mengincar.
Beam itu mengenai dua senjata elemental itu,tiba tiba mereka terkejut karena dua senjata elemental itu datang di balik cahaya.
Dua penyihir itu reflek dan menghindar ke kanan dan ke kiri mereka lihat tembok itu.
__ADS_1
Juvel pun melihat dua senjata elemental itu dalam keadaan gosong menancap di tembok.
Semua orang terkagum kagum melihat dua senjata elemental itu tak terbakar dan masih menancap di tembok.
Juvel pun memutuskan jika Ray Beam tak bisa menghancurkan Senjata elemental,dia mencatat apa yang dia lihat di buku catatan.
"Selanjutnya mode Ray Ball!" Kata Juvel
Empat penyihir itu kembali ke posisi mereka masing masing dan mencoba melakukan serangan.
"Keluarkan bola cahaya yang besar jika dua senjata elemental itu datang!" Kata Juvel.
Penyihir itu pun bersiap dan dua senjata itu melesat dengan cepat kedepan.
Setelah itu dua pengguna Ray Rod itu mengeluarkan banyak energinya dengan cepat dan menembakkanya ke kedepan.
Dua bola cahaya itu mengenai senjata elemental itu,dan saat mereka bersentuhan,terjadi ledakan besar.
Fermund pun.pasang badan untuk melindungi istri nya.
Saat ledakan itu berakhir,asap mengepul itu perlahan hilang,dan mereka melihat, Javelin yang gosong parah hingga menghitam.
Sedangkan anak panah petir itu tak hancur sama sekali,di ujung anak panah petir itu terdapat sedikit kilatan petir.
Saat melihat javelin yang gosong parah itu,Fermund melupakan sesuatu.
"Nona Juvel,satu kali lagi percobaan dengan Ray Ball,namun kali ini hanya Wind Javelin saja.
Juvel pun menuruti permintaan Fermund,setelah pelempar javelin itu bersiap,Alviers mendekatinya dan membisikkan sesuatu.
Pelempar javelin yang dibisiki itu mengangguk dan dia sudah bersiap.
Dia melempar ke depan javelin itu lalu menghindar,saat javelin itu hampir menyentuh Ray Ball raksasa itu,javelin tiba tiba berbelok dan mengenai tembok di sisi kanan pengguna Ray Rod itu.
Semua orang terkejut,mereka juga baru sadar jika javelin bisa dikendalikan dengan energi sihir untuk bermanuver.
Mereka mungkin melupakan ininkarena javelin selalu dijadikan serangan untuk menembus sesuatu sampai mereka lupa akan javelin yang bisa bermanuver.
Fermund pun berdiri dan tertawa de.gan keras,dia menyentuh dua senjata elemental yang ada di meja dan mengatakan sesuatu.
"Sekarang aku tak perlu takut lagi dengan semua negara yang mengandalkan Ray Rod itu"
"Biarkan saja mereka mengandalkan Ray Rod itu,alu akan tetap mengandalkan Sky Hunter"
__ADS_1
Semua orang yang melihat raja mereka hanya terdiam,raja mereka tak ingin kalah dalam hal persaingan dan perkembangan,muncul tekad baru dari Juvel untuk membuat pelindung terkuat yang bisa menahan Ray Rod.
Ambisi dari seorang penyihir akan dimulai saat itu juga.