Ambisi Besar Sang Raja Muda

Ambisi Besar Sang Raja Muda
Chapter 3:Penawaran Menggiurkan


__ADS_3

Pria berwajah suram itu menuruni tangga untuk keluar dari mansion,dan sekarang ia berada di dekat pintu gerbang,didepanya terdapat penjaga yang melihatnya.


Penjaga itu membukakan gerbang pagar itu,dan pria suram itu melewati mereka berdua dengan sedikit aura hitam menyebar di badan pria suram itu.


Kedua penjaga itu tak bisa bergerak,mereka merasakan ketegangan,mereka hanya diam,hanya bola mata mereka yang melirik melihat pergerakanya.


Setelah pria suram itu telah keluar dari area mansion,ia langsung meloncat tinggi dan terbang melesat seperti angin hitam menuju pinggiran ibukota.


Dua orang penjaga gerbang itu bernafas dengan berat setelah pria suram itu menjauh,mereka menyeka keringat dingin dan melemaskan tubuh mereka sejenak.


Pria suram itu turun pelan di suatu tempat sepi,ia melihat gapura kecil yang terletak di jalan sempit,diatasnya terdapat lambang burung hantu berwarna abu abu


Langsung saja pria suram itu memasuki jalan sempit itu,lalu ia melewati beberapa gang sempit,saat melewati gang itu,terasa seolah olah melewati labirin.


Rumah dan bangunan yang dibangun berdempetan menyebabkan banyaknya gang gang sempit.


Mungkin pembangunan bangunan ini disengaja oleh pihak tertentu yang tentunya ada tujuan dibaliknya.

__ADS_1


Setelah melewati labirin gang itu,pria suram itu melihat cahaya lampu yang terang,ia langsung menghampiri cahaya itu.


Setelah dilihat lebih dekat, gang itu menuntunya kepada banyak bangunan tersembunyi,banyak diantaranya bangunan seperti toko,bar,kasino dan pasar yang tak terlalu besar.


Ditengah tengah bangunan itu ia melihat satu bangunan yang lebih besar,dan terdapat banyak lambang burung hantu abu abu di semua bangunan,termasuk bangunan besari itu.


Pria suram itu memasukinya dan menghampiri orang gemuk yang duduk membaca buku sembari menghisap cerutu di meja resepsionis.


"Hei pak tua,ini aku" kata pria itu dengan suara pelan


"Apa yang kau butuhkan?" kata pak tua itu dalam keadaan masih fokus membaca buku


"Hei babi tua,apa kau tak menanggapi aku"


Pak tua itu langsung menutup bukunya dan terkejut melihat pria suram itu dihadapanya,ia terlihat seperti kenalan dekat pria suram.


"Hah!,itu kau,lama tak berjumpa kawanku Andreis,sudah lama kau tak kemari,selamat datang di markas asosiasi burung hantu,kekaisaran bisnis yang tersembunyi di ibukota"

__ADS_1


Pria tua gemuk itu langsung memeluknya, namun Andreis,pria suram itu tak memeluk balik.


"Hentikan pak tua Oweln,kali ini aku akan memberimu penawaran bagus,yang mulia memberi misi mudah dengan komisi besar padaku,"


Andreis menyodorkan kertas yang ia ambil di mansion tadi ke pria tua itu.


Pak tua itu membuka matanya lebar lebar dan melihat keseluruhanya,ia pun berdehem dan memasang wajah datar.


"Aku bisa melakukanya,ini mudah seperti katamu,tapi tak kusangka pangeran Fermund benar benar melakukanya kali ini"


"Lebih cepat kau laksanakan,akan lebih baik,jika kau berhasil,kau akan dapat 70 persen bagian,sedangkan aku 30 persen"


Pak tua itu tertawa dan memukul mukul punggung Andreis si pria suram,ia pun tersenyum pada Andreis.


"kau terlalu murah hati kawanku,tenang saja aku akan melakukan yang terbaik,karena berkat sang putra mahkota kita bisa mendirikan tempat ini"


Setelah itu,Andreis meninggalkan markas asosiasi itu,sementara,pak tua Owels berunding dengan petinggi lain untuk membahas misi.

__ADS_1


Tak dapat diketahui apa rencana baru yang dilakukan oleh Fermund,dan apakah rencana itu akan berjalan mulus atau sebaliknya


__ADS_2