Amnesia

Amnesia
Ini Sungguh Membuatku Gila (chapter 1)


__ADS_3

 


INI SUNGGUH MEMBUATKU GILA \(eps 2\)


 


Tanpa berpikir panjang karena kondisi bingung Zoe hanya bisa bertanya, dan merasakan apa yang sudah terjadi demikian.


“kak Hanzel, apakah aku bisa kembali pulang aku takut.”


“Tenang Zoe, kamu pasti bisa kembali pulang dengan selamat. Tapi Zoe harus mencari kembali ingatan, dan jati diri Zoe sendiri.”


“Jadi benar aku ini adalah Zoe, tapi kenapa aku bisa menjadi begini? Kenapa aku harus melakukan semua itu?”

__ADS_1


“Semua yang Zoe mulai harus Zoe akhiri juga, untuk melakukan semua itu Zoe harus benar-benar bisa.”


Zoe semakin bingung, dan semakin takut. Tapi kenapa Zoe merasakan kembali sakit kepala tadi. Tapi dari sakit kepala tersebut terdapat sedikit ingatan tentang zoe sendiri. Hazel hanya bisa membantu Zoe untuk mencari jalan keluar dari semua ini, bukan melindunginya, karena yang bisa melindungi diri Zoe adalah keberanian, dan keyakinan yang dimiliki Zoe.


Tidak lupa Hanzel memberi sebuah pesan kepada Zoe yaitu,


“Apabila Zoe merasakan sakit kepala lagi disaat Zoe melihat suatu objek benda, atau melihat sesuatu yang asing berarti Zoe sedang mengingat kembali suatu kejadian yang sebelumnya pernah Zoe alami sebelumnya di masa lalu nya. ohya itu adalah cara untuk membantu memulihkan ingatan Zoe yang hilang.”


Mungkin ini semua sangat mengganggu tapi harus bagaimana lagi Zoe harus bisa menerima kenyataan yang sangat diluar nalar. Semuanya akan dimulai setelah Zoe sudah memahaminya.


Dengan keyakinan, dan tekad yang besar Zoe segera melakukan itu semua tanpa ragu. Demi satu-persatu ingatan, dan jati diri yang dimaksut Hanzel. Langkah awal mulai terpijak, Zoe memulai dari menyusuri sungai dimana Zoe mulai sadar, dan sedikit mencari ingatan yang ada disekitar sungai itu.


Kata Hanzel, Zoe harus mencari ingatannya, tapi Zoe harus menelusuri sungai, sebenarnya apa yang harus dicari Zoe?

__ADS_1


“Zoe!” (teriakan Hanzel memanggil Zoe dengan keras.)


alangkah terkejutnya Zoe mendengar panggilan teriakan dari Hanzel, karena syok Zoe berpikir bahwa Hanzel sedang marah, tapi disaat seperti ini kepala Zoe tiba-tiba sakit, Zoe meragukannya, dan terus menyeselesaikan tugasnya.


Beberapa saat setelahnya Zoe pingsan karena pusing yang sangat parah.


Hanzel ingin mengajak bercanda dengan Zoe, mungkin ini keterlaluan untuk Zoe, dengan segera, Hanzel mendatangi Zoe serta memberitahu padanya kalau tadi hanya bercanda, tapi Hanzel tidak ingin menyakiti Zoe. Hanzel mencoba mengingatkan lagi dengan memberi saran bahwa:


“Aku tadi bukan marah, hanya memanggilmu dengan nada tinggi, biar kedengaran saja, ohya apabila kamu menghiraukan rasa sakit itu, bukan nya mencoba tenang melainkan memaksakan diri maka itu akan berubah menjadi sebuah ingatan yang buka seharusnya kamu ingat. Dengan kata lain itu adalah ingatan kelammu yang semestinya tidak ingin diingat kembali. …..Hmmm yang tadi aku minta maaf ya, lagian kamunya terlalu semangat sih. ” (dengan wajah setengah gemas)


Kepala yang masih pusing Zoe mencoba bertanya, dengan keadaan yang masih pusing.


“Ingatan yang dimaksut kak Hanzel apa? kenapa saat aku mencoba untuk melihat ingatan tersebut aku jatuh pingsan?”

__ADS_1


Hanzel hanya bisa terdiam, dan teringat dengan janjinya sebagai dewa penjaga. Ingin sekali Hanzel memberitahunya, karena Hanzel juga bisa melihat ingatan Zoe, tapi waktu yang belum menentu untuk mengatakan yang sebenarnya.


Bersambung…


__ADS_2