Anna, Hug Me

Anna, Hug Me
47 End


__ADS_3

🌷🌷🌷


Suara musik terdengar pelan mengiringi pesta kebun tempat diselenggarakannya acara perpisahan sebelum teman-teman Ana kembali ke pulau. Bau harum masakan memenuhi udara menerbitkan selera. Canda tawa terdengar dari berbagai sudut taman pertanda semua orang ikut bahagia. Evan, Edward dan Lily, putranya sudah tertidur, mereka bertiga berkumpul di sebuah meja, ditemani Chaterine dan tunangannya yang dengan mudah bergaul dengan teman-teman Ana. Mertuanya, Bella dan Arthur berdansa di pinggir kolam, mereka sungguh membuat iri pasangan-pasangan muda karena keromantisannya. Irene, teman sekamarnya saat di asrama dulu juga hadir bersama kekasihnya yang bertubuh besar, mungkin kekasihnya atlet binaraga atau instruktur gym, Ana tak tahu pasti dan ia tak sempat bertanya. Meski Ana dulu tak begitu akur dengannya, tapi Irene tetaplah temannya. semakin banyak temannya yang datang ke pestanya akan semakin baik. meski tak banyak yang tak saling mengenal di antara mereka, ia berharap semua orang menikmati pestanya.


Teman-teman Thomas juga banyak yang hadir. Di antara teman-teman Suaminya, Ana hanya mengenal Soni karena Soni datang ke pulau jadi ia sempat mengenalnya. Thomas telah mengenalkan semua teman-temannya pada Ana tapi ia tidak bisa menghafal nama semua orang yang dikenalkan padanya. Ia hanya bisa mengingat beberapa karena terlalu banyak.


Selesai menidurkan Angel, Ana kembali ke tempat pesta tapi ia tak kembali ke tengah orang-orang, ia sedikit letih jadi ia memilih mengambil minuman dan mengawasi orang dari tempat duduknya. Semua orang terlihat bersenang-senang. Evan bahkan terlihat mengobrol seru dengan salah satu teman Thomas. Ana cukup terkejut melihatnya, ia tak pernah melihat Evan begitu intens berbicara dengan seorang gadis sebelumnya. Pasti Evan sangat tertarik dengan gadis itu.


Namun sungguh disayangkan ada seseorang yang tak ikut merasakan atmosfer kebahagiaan di sini. Kakaknya, Theo dan Istrinya tak bisa datang karena mereka tengah liburan. Tapi Ana tahu pasti kenapa Theo tak bisa hadir, Theo mungkin tak siap melihatnya. Ia tak akan memaksa Theo datang karena ke pestanya, ia tahu Theo dalam posisi yang sulit untuknya dan untuk istrinya, Ia hanya bisa berharap semoga ketegangan rumah tangga Kakaknya bisa diperbaiki. Ia berharap Theo juga bisa bahagia sepertinya. Semoga Theo bisa membuka hatinya untuk mencintai orang yang mencintainya.


Ana juga belajar mencintai orang yang mencintainya, meski awalnya sulit, tapi cinta itu ada karena terbiasa, bukan. Thomas telah menunjukkan betapa besar cinta yang dimilikinya untuknya. Ia tak bisa tidak tersentuh oleh cinta yang dicurahkan Thomas untuknya. Theo dan Thomas sama-sama telah melakukan kesalahan fatal, tapi kesempatan kedua ada pada Thomas karena Theo telah menutup kesempatan kedua itu dengan menikah dengan orang lain, tak ada jalan kembali untuk mereka kecuali berdamai dengan masa lalu. Ia menyesap minumannya sembari mengedarkan pandangannya ke arah Suaminya. Suaminya seolah merasakan tatapannya lalu menoleh ke arahnya sembari melambaikan tangan dan tersenyum lebar, Thomas terlihat pamit ke orang-orang di sekitarnya lalu beranjak ke arahnya.


🌷🌷🌷

__ADS_1


“Apakah Angel sudah tidur?” tanya Thomas sambil mencium kening Istrinya.


Ana mengangguk mengiyakan.


“Apakah kamu lelah?” tanya Thomas lagi sembari duduk di dekat Istrinya.


“Sedikit,” jawab Ana, “Bagaimana denganmu?”


Ana lantas merebahkan tubuhnya, bersandar pada tubuh tegap Suaminya. Tapi begitu tubuhnya bersandar, alih-alih membiarkannya bersandar, Thomas malah menjangkau kepalanya dan mulai menciumnya. Ciuman ini berbeda dari ciuman saat di pelaminan, karena Ana merasakan ada hasrat dan gairah dalam ciuman ini. Bahkan sentuhan Thomas ikut membawa getaran sendiri ditubuhnya. Tepuk tangan dan siulan terdengar riuh dari keluarga dan teman mereka.


Thomas dengan malu-malu menyudahi ciumannya dan tanpa menoleh ke arah keluarga dan teman-temannya yang sibuk bertepuk tangan, ia segera membopong Ana dan membawanya menghabiskan malam pertama mereka.


🌷🌷🌷🌷End🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Terima kasih telah membaca karya Author, semoga kalian suka dengan ceritanya secara keseluruhan. Bagi yang ingin bertanya bisa masuk grup aslolimanis. Bagi yang ingin berteman dengan Author bisa follow Instagram atau Facebook. Pastinya harus follow akun noveltoon milik Author dulu.


Terima kasih untuk Suamiku yang telah mengizinkanku menulis, I lOVE YOU...


Setelah ini akan menamatkan Bulan Kesembilan lalu membuat karya baru. Jadi jangan lupa follow biar dapat pemberitahuan kapan rilisnya ya....


Sekali lagi terima kasih para pembaca semuanya karena telah mengiringi cerita ini tanpa mengeluh.


Kasih komentar dan saran dengan bijak, ya. Author gampang setress kalau baca komentar yang bertandakutip...hehehe...


Senin, 10 Februari 2020


Aslolimanis

__ADS_1


__ADS_2