
“Semuanya, saya perkenalkan ini nona Violet dari Perusahaan New World Company Rumania” kata Jim memperkenalkan Violet kepada semua yang ada di ruangan itu
“Violet? New World Company? Rumania?” John tiba-tiba berhenti sejenak menyantap makanannya, namun dia melanjutkan kembali makan dengan santai
Semua orang di ruangan itu mengagumi kecantikan Violet, setelah berbasa basi sedikit lalu sampai pada hal yang penting yang ditunggu-tunggu oleh Cindy. “Ekspedisi”
“Perusahaan kami sedang dalam pekerjaan ekspedisi untuk menelusuri jejak sejarah bangsa-bangsa kuno demi ilmu pengetahuan” kata Violet.
“Saat ini kami melakukan 3 lokasi penelitian, di Brazil, di China dan satu lagi di Mesir. Kami dengar nona Cindy merupakan salah satu doctor ahli Arkeologi yang mengajar di Unversitas Harvard” lanjut Violet
“Untuk itu jika berkenan, merupakan suatu kehormatan bagi kami jika mau bergabung membantu penelitian kami bersama beberapa ahli-ahli lain dari seluruh dunia” ajak Violet sambil menoleh ke arah Cindy.
Cindy merasa tersipu dengan ajakan tersebut, lalu menjawab “Terima kasih nona Violet atas ajakannya, namun saya harus mendiskusikan beberapa hal dengan pihak universitas jika melakukan penelitian tersebut. Saya akan menghubungi nona Violet kembali”
John yang mendengarkan pembicaraan sejak awal, mengirimkan text message ke Jiro untuk menyelidiki tentang Violet, New World Company dan ekspedisi yang sedang mereka lakukan. John merasa curiga bahwa perusahaan ini yang berasal dari Rumania ada hubungannya dengan saudara kembarnya Khaga.
“Tidak masalah nona Cindy, kami akan menunggu khabar darimu” sahut Violet.
“Ehm, kalau boleh tahu, saya tertarik dengan teman anda yang duduk di sebelah anda yang sejak awal masih menikmati makanannya” lanjut Violet sambil tersenyum pada Cindy.
“Oh Iya, maaf. Perkenalkan ini John. Tunanganku” sahut Cindy
“John, tidak sopan orang bertanya tentangmu tapi kamu masih terus menyantap makanan seperti itu” sahut Jim berikutnya
John lalu menghentikan makannya dan berkata “Maaf, saya kurang tertarik dengan pembicaraan bisnis. Tapi saya sangat tertarik dengan ekspedisi itu nona”
“Kalau boleh tahu, tolong ceritakan apa yang sedang nona selidiki?” lanjut John.
“Huh, gayamu seolah-olah kamu mengerti tentang sejarah saja John” sahut Robert sambil mendengus.
“Baiklah saya akan menceritakan sedikit tentang penelitian kami” kata Violet selanjutnya
__ADS_1
“Kami menemukan sebuah kitab kuno, yang menyebutkan ada sebuah artifak kuno sejak jaman peradaban manusia pertama yang terbuat dari tulang manusia” lanjut Violet sambil melihat perubahan apa yang terjadi pada wajah John dari setiap informasi yang akan dia ucapkan. Sayangnya wajah John tidak memperlihatkan perubahan apapun, dia tetap tenang mendengarkan kata-kata Violet.
“Artifak itu dipercaya merupakan senjata yang pada saat itu bisa membunuh mahluk abadi yang hidup di dunia ini” lanjut Violet.
Deg!
Ketika menyebutkan kata mahluk abadi, John terdiam. Perubahan terjadi pada wajahnya yang hanya bisa dilihat jika dicermati dengan teliti. Sementara orang lain melihat ke arah Violet mendengarkan ceritanya. Hanya Violet yang mengamati John dengan teliti.
Violet pun tersenyum. Kemudian dia melanjutkan, “Namun itu hanya sebuah legenda menurut kitab yang kami temukan itu. Tidak mungkin ada mahluk abadi di dunia ini kan. Hahahaha”
Semua orang diruangan itupun ikut tertawa mendengar kata-kata Violet. Tentu saja tidak ada yang percaya tentang adanya mahluk abadi.
Setelah itu Violet mengambil gelas anggur lalu menyesapnya.
“Maaf, Kami tidak bisa menceritakan semua info ekspedisi ini karena bersifat confidential. Namun jika tuan John dan nona Cindy berkenan untuk bergabung dalam penelitian ini. Kami tentu akan menceritakan lebih banyak lagi tentang ekspedisi ini” kata Violet selanjutnya
“Ok, malam telah larut, kami akan kembali. Masalah bisnis, Jim akan menjelaskan lebih lanjut kepada tuan Andre. Saya pamit terlebih dahulu” kata Violet sambil berdiri.
Kemudian Violet pun keluar dari ruangan diantar oleh Jim dan Andre. Setelah mereka berdua kembali, pembicaraan tentang bisnis masih terus berlangsung diantara Jim dan Andre. Cindy dan John memilih untuk menyendiri ke teras yang ada di ruangan Diamond kemudian berbincang disana.
Robert menggertakkan giginya melihat kedua pasangan itu dengan mesra pergi. Sementara itu John bernafas lega setelah berada jauh dari mereka.
“Ah, lega rasanya bisa pergi dari ruangan itu” kata John
“Kamu tidak suka makan bersama keluargaku?” kata Cindy dengan cemberut
“Bukan begitu, sandiwara ini terlalu berat buat saya untuk melakukannya” kata John dengan jujur yang membuat Cindy menundukkan wajahnya sedih.
“Kamu tidak berharap ini sungguhan kan?” tanya John kepada Cindy.
“Ti..Tidak. Tentu saja tidak. Ini cuman sandiwara” sahut Cindy. Namun dalam hatinya merasa sedih, dia berharap ini bukan sandiwara dan John adalah sungguh-sungguh tunangannya.
__ADS_1
Mata John berkedut mendengar kata hati Cindy, lalu mengalihkan pembicaraannya.
“Menurutmu, bagaimana tentang ekspedisi itu?” tanya John kepada Cindy
Cindy mengerutkan keningnya berpikir sesuatu. “Aku pernah membaca tentang kitab itu, namun entah dimana.” kata Cindy sambil mencoba berusaha mengingat tentang kitab itu.
“Memang pernah aku membaca ada sebuah Sekte yang menyebut dirinya Sekte Panjang Umur, mereka sebuah perkumpulan yang khusus meneliti dan mencari segala sesuatu yang berhubungan dengan keabadian”
“Sepertinya itu adalah kitab milik mereka, namun lebih dari itu aku tidak tahu” lanjut Cindy kemudian
“Sekte Panjang Umur” gumam John. Dia menatap ke arah langit, seolah-olah mencoba mengingat apakah dia pernah bertemu dengan mereka.
Sementara itu, Violet yang telah berada dalam mobilnya memutar nomor telepon yang diangkat oleh suara “Ya Violet” dari seberang.
“Tuan, kami menemukannya” kata Violet pada orang disebelahnya.
Malam telah larut, makan malam pun telah usai. Mereka pun pada berpamitan untuk kembali ke kediaman masing-masing.
Setelah semua pergi, Tom yang ternyata masih di sana mendekati John.
“Tuan, apakah anda memerlukan tumpangan?” tanya Tom kepada John.
“Terima kasih Tommy. Tolong antarkan aku ke tempat Jiro” sahut John
“Baik tuan” jawab Tom yang bergegas mengambil mobilnya untuk mengantarkan John menuju tempat tinggal Jiro.
Didalam mobil, handphone John berdering “Ya Jiro. Apa yang kamu temukan?”
“Tuan, kami menemukan kecocokan 95 persen bahwa New World Company adalah milik saudara kembar anda Khaga.”
“Ceritakan nanti lebih lanjut, aku sedang dalam perjalanan menuju tempatmu bersama Tom” kata John sambil menutup telepon
__ADS_1
Mobil pun melaju dikeheningan malam menuju kediaman Jiro di sebuah perumahan elit yang terletak di lereng sebuah bukit di pinggir kota Terrace.