
Malam harinya, John telah memesan tempat di restoran heaven milik Tom Smith di kota ini. Seperti biasa tempat ruang vip diamond disiapkan khusus untuk John dan teman-temannya.
Tom sendiri yang datang untuk melayani John dan teman-temannya. John lebih dulu datang dan ditemui oleh Tom di ruang vip.
“Ada yang bisa aku bantu tuan?” tanya Tom
“Apa kamu sudah dihubungi oleh Jiro? Kita menemukan ramuan khusus untuk meningkatkan kekuatan tempur pasukan kita. Kita akan adakan pertemuan dengan para komando wilayah” kata John
“Sudah tuan, saya sudah diberitahu oleh Jiro tentang masalah itu” sahut Tom
“Baiklah, pertempuran nanti tidaklah mudah untuk dimenangkan. Tetapi kita berusaha untuk meminimalkan kehilangan pasukan kita” kata John kembali.
“Ok. Malam ini kamu buatkan aku menu spesial dari restoranmu.” lanjutnya
“Tentu tuan. Untuk anda selalu yang spesial dari kami” sahut Tom
“Hahaha.. thanks Tom. Oh, itu mereka datang” kata John melihat Sara dan Cindy sudah datang ke restoran Heaven lalu mendatangi ruang vip.
“Kamu sudah lama menunggu John?” tanya Cindy tersenyum
“Aku baru saja sampai dan sedang memesan menu pada Tom” sahutnya
“Baiklah tuan, aku akan segera mempersiapkannya di dapur” kata Tom sambil berpamitan pergi ke dapur mempersiapkan hidangan spesial untuk John
“Wah, kalian tampak cantik pada malam hari ini” puji John yang membuat Sara dan Cindy tersenyum manis.
“Kenapa kamu tidak segera menghubungi kami begitu tiba di Amerika John?” tanya Sara
“Ada beberapa hal yang harus aku selesaikan. Lagipula kamu sedang sibuk untuk kelulusanmu. Selamat yah untuk kelulusanmu Sara” kata John
“Terima kasih John. Aku juga sekalian ingin mengundangmu untuk hadir pada upacara kelulusanku lusa. Aku harap kamu bisa datang” lanjut Sara
“Ok. Aku pasti datang” sahut John
“John, keluargaku pasti juga akan datang. Aku sekalian mau memperkenalkanmu pada mereka.” kata Sara dengan wajah tersipu malu.
“Memperkenalkanku?” tanya John terkejut
“Aku ingin memperkenalkanmu sebagai kekasihku dan calon suamiku” lanjut Sara sambil menundukkan kepalanya. Wajahnya semakin memerah olehnya.
“Apa? Bagaimana ini? Apa yang harus aku katakan?” pikir John terkejut oleh kata-kata Sara yang tiba-tiba ini.
“Aduh, Sara lebih dulu mengatakannya dari aku”gumam Cindy dalam hatinya sedikit kecewa.
John mendengarkan pikiran Cindy membuatnya bertambah pusing. Dalam hidupnya tidak pernah mengalami hal seperti ini. Dia tidak menduga kedekatannya saat ini dengan wanita membuatnya tak berdaya.
Satu sisi John masih mengingat janjinya pada kakek Sara untuk menjaga Sara selama hidupnya.
“Bagaimana menurutmu John?” tanya Sara melihat John membisu tidak memberikan jawabannya.
__ADS_1
“Ini terlalu buru-buru kan? Apa keluargamu menyetujuinya? Apakah tidak akan menimbulkan masalah dengan keluargamu nantinya?” sahut John
“Benar Sara, apa hal ini tidak terlalu terburu-buru?” timpal Cindy mengiyakan.
“Aku tidak peduli dengan pendapat keluargaku. Yang terpenting bagiku adalah pendapat darimu John” sahut Sara dengan lembut.
“Bukankah kamu dan aku sudah sama-sama berjanji pada kakekku sebelum kepergiannya” lanjut Sara
Saat John terdiam, hidangan pun datang lalu dia mempersilahkan untuk sambil makan makanan yang telah dihidangkan oleh Tom.
“Lalu bagaimana denganku John? Apakah kamu juga akan melamarku” tanya Cindy terus terang.
John terkejut hampir tersedak oleh makanannya, tidak menyangka Cindy juga menanyakan hal yang sama padanya.
“Ka..kalian berdua ingin menikahiku? Apakah aku tidak salah dengar?” tanya John.
“Iya” sahut Cindy dan Sara hampir bersamaan.
Baru kali ini John mendengar dua wanita secara bersamaan melamar seorang pria. Apakah ini masih dunia yang aku ketahui? Dalam ribuan tahun usiaku, baru kali ini mendengar hal aneh seperti ini.
“Aku tidak tahu harus menjawab apa” sahut John kemudian
“Apakah kamu tidak mau menikahi kami John?” tanya Cindy sedikit dingin
“Bu..Bukan begitu. Tapi bagaimana yah” John gugup menjawabnya
“Bisakah kita menunda membicarakan hal ini lebih dulu?” pinta John
Tiba-tiba telepon John berdering, “Luciana”
“Halo tuan” sahut Luciana di seberang.
“Ada apa Luci?” tanya John.
“Aku sedang berada di Amerika bersama Amelia. Diego mengatakan bahwa tuan memintanya untuk ke Amerika. Jadi kami mendahului datang kesini” kata Luciana
“Iya. Ada hal yang penting untuk kami lakukan” sahut John
“Apakah tuan ada waktu untuk bertemu? tanya Luciana kembali
“Baiklah, kirimkan aku lokasi kalian menginap. Nanti aku akan kesana” sahut John lalu menutup telepon.
“Luciana?” tanya Cindy curiga
“Iya. Dia dan Amelia sedang berada di Amerika. Mereka ingin bertemu denganku” sahut John santai dan jujur
Wajah Cindy dan Sara berubah mendengar nama kedua orang itu. Ini persis seperti yang mereka perbincangkan siang tadi.
Tiba-tiba telepon berbunyi lagi “Sasha”
__ADS_1
“Halo John” sapa Sasha
“Iya Sasha. Ada apa?” tanya John
“Bukannya kamu mengundang kami untuk ke Amerika?” tanya Sasha
“Oh iya, apakah kamu sudah disini?” tanya John kembali
“Belum. Aku, Selena dan Mona akan tiba esok disana” sahut Sasha.
“Baiklah, aku menunggu kalian di sini. Kita akan berbicara nanti disini.” sahut John sambil menutup teleponnya
Mendengar pembicaraan John, mata Sara dan Cindy makin berkedut.
“Siapa John? tanya Sara
“Oh, itu Sasha. Kalian masih ingatkan?” kata John
“Tentu saja kami masih ingat. Tapi ada apa dengan Sasha?” tanya Sara lagi.
“Sasha, Selena dan Mona akan datang ke Amerika esok baru tiba” sahut John kembali santai
Keringat mengucur di wajah Sara dan Cindy, ini seperti mimpi. Mereka berdua lalu saling berpandangan dengan gugup.
“Kalian kenapa?” tanya John dengan santai.
“Ada apa mereka ke Amerika John?” tanya Cindy penasaran.
“Aku yang mengundang mereka untuk datang kesini” John berkata sejujurnya.
“Dalam rangka apa kamu mengundang mereka John?” tanya Sara selanjutnya
John terdiam sejenak, lalu sambil melanjutkan makannya, “Ini tentang masalah yang terjadi di Mesir”
“Apakah menyangkut tentang vampire itu?” tanya Cindy kembali
“Iya. Salah satunya tentang hal itu” sahut John
“Hmm.. salah satunya? Berarti ada hal lain juga?” timpal Sara penasaran
Sara dan Cindy hari ini sudah merasa John sedikit misterius. Entah apa yang disembunyikan olehnya.
“Kalian kan sebelumnya tidak mempercayai vampire, jadi aku tidak bisa melibatkan kalian lebih jauh” sahut John
“Tetapi sekarang kan berbeda John, mau tak mau kami sudah terlibat sejak kejadian di Mesir” kata Cindy
“Apapun yang terjadi, aku juga ingin melaluinya bersamamu John. Libatkan aku juga” pinta Sara padanya
“Bagaimanapun kami sudah terlibat John, kamu tidak bisa terus menerus meminta orang untuk melindungi kami kan?” sahut Cindy
__ADS_1
Mendengar hal ini, John termenung. Memang benar yang dikatakan oleh Sara dan Cindy, mereka sudah terlibat dalam masalah ini. Belum lagi Sara yang akan menjadi incaran musuh. Ada baiknya mereka juga diberitahukan agar bisa mempersiapkan diri mereka.