ARAGA YANG ABADI

ARAGA YANG ABADI
BAB 13 | Menemui Selena


__ADS_3

Saat wasiat dibacakan, Gary mengatakan bahwa seluruh kekayaannya ini adalah berkat bantuan seseorang yang sangat dia hormati. Gary ingin keluarganya memanfaatkan kekayaannya untuk tujuan kebaikan dan lebih banyak membantu orang lain seperti orang yang dia kagumi tersebut.


Dalam wasiatnya Gary kemudian membagi-bagi kekayaan keluarga untuk anak-anaknya Tony Newman, Andy Newman dan Olivia Newman. Kemudian saat terakhir semua keluarga menunggu hal yang paling penting yaitu penunjukkan kepala keluarga Newman yang nantinya akan memimpin dan sebagai pemilik seluruh aset keluarga Newman.


Gary menunjuk cucunya Sara menjadi kepala keluarga Newman yang nantinya akan memimpin keluarga Newman bersama suaminya.


Seluruh keluarga Newman gempar oleh wasiat tersebut, semua mata tertuju kepada Sara Newman. Sara Newman terkejut dengan wasiat kakeknya, dia sendiri tidak percaya kakeknya akan membuat dirinya menjadi kepala keluarga Newman selanjutnya. Tidak satupun keluarga Newman mengetahui maksud Gary sebenarnya yang ingin memberikan kembali kekayaan itu kepada pemilik aslinya, kecuali John.


“Kamu terlalu berlebihan Gary” gumam John sambil melihat ke arah foto Gary Newman di ruangan tersebut.


John memahami maksud Gary, namun wasiat tersebut akan memberikan tekanan yang sangat berat kepada Sara menghadapi keluarganya. Disamping itu Sara akan menjadi perburuan pemuda-pemuda lajang yang akan mendekatinya untuk berebut posisi sebagai suaminya. “Ah..” John menghela nafasnya memikirkan janjinya kepada Gary.


Hanya satu orang yang gembira oleh wasiat yang ditinggalkan Gary, yaitu Lili ibunya Sara. Dia merasakan power yang besar untuk bisa mengendalikan keluarga Newman dibawah kakinya dengan mengatur anaknya Sara.


Walaupun keluarga Newman bukan keluarga top teratas dinegeri itu, namun berada di sepuluh besar di wilayah Kanada sudah cukup bagi mereka untuk menjadi sorotan public. Lalu berita ini pun dengan cepat menyebar ke seluruh wilayah Kanada, bahkan seluruh wilayah utara benua Amerika.


Mata John berkedut saat melihat berita di media sosial yang menyebutkan Sara menjadi salah satu lajang terbaik untuk bersanding dengan pemuda lajang kaya.


Daripada memikirkan hal itu, John kemudian berpamitan dengan keluarga Newman, meninggalkan mereka yang masih berdebat masalah penunjukkan kepala keluarga itu. Dia tidak ingin ikut campur urusan keluarga mereka.


Sebenarnya Sara enggan dengan kepergian John, hati dan pikirannya saat ini hanya ada John sepeninggal kakeknya. Apalagi pesan terakhir kakeknya kepada Sara untuk menjadi istri John dan melayaninya seumur hidupnya. Ingin rasanya dia memperkenalkan John sebagai calon suaminya di depan keluarganya sesuai pesan kakeknya.


Dengan enggan Sara lalu mendekati John mengantar kepergiannya lalu berbisik


“Jangan tinggalkan aku sendirian menghadapi hal ini, John” yang membuat mata John kembali berkedut tak berdaya.


John berbalik ke arah Sara lalu tersenyum, “Kamu akan baik-baik saja Sara. Percayalah”


John pun berlalu ditemani oleh Jiro. Di dalam mobil, John berpesan kepada Jiro untuk membantu dan melindungi Sara dengan segala kemampuannya.

__ADS_1


“Jiro, antarkan aku menuju bandara. Aku akan ke Istanbul bertemu dengan Selena. Ada hal yang ingin aku bicarakan secara langsung padanya” kata John selanjutnya.


“Baik Tuan” sahut Jiro yang kemudian memesankan tiket lalu mengantar John ke bandara.


Istanbul, Turki. John yang turun dari pesawat telah dijemput oleh seseorang bawahan Selena, yang kemudian mengantar John ke sebuah rumah tua di distrik Fatih Istambul yang sejak dahulu pernah dia tempati. Gedung tua ini terletak jauh dari perkotaan yang sekarang ditempati oleh Selena.


Sesampainya di rumah itu, tampak Selena sudah menunggu di depan rumah dan tersenyum melihat kedatangan John. Selena adalah sosok wanita setengah baya yang anggun, namun diusianya yang diatas empat puluhan, Selena belum memikirkan untuk menikah. Hidupnya sebagian besar dia abdikan kepada John yang telah memungut dan mengasuhnya sejak kecil di Turki.


Selena segera membukakan pintu mobil lalu menyapa John sambil membungkukkan badannya “Selamat datang Tuan Araga”


John tersenyum melihat anak asuh yang dia rawat sejak kecil hingga sekarang telah menjadi wanita yang bersosok tegas namun anggun. “Selena, jika orang lain melihat kita sekarang, tentu akan berpikir bahwa kamu adalah ibuku. Namun kamu masih tetap cantik seperti dulu” goda John yang membuat Selena tersipu malu.


“Tuan, silahkan” kata Selena selanjutnya sambil mempersilahkan John untuk memasuki rumahnya.


“Ada apakah gerangan tiba-tiba mengunjungiku kemari” lanjut Selena.


“Ah, tidak mungkin aku melupakan anakku yang cantik ini Selena” kata John yang membuat telinga Selena agak geli mendengarnya.


Sambil duduk di ruang keluarga yang hanya ada Selena dan John, seorang pelayan menyiapkan hidangan dan teh untuk John. Kemudian setelah pelayan itu pergi, John melanjutkan pembicaraan kembali.


“Aku masih ingat disini ketika aku merawat kamu dan kakakmu Jiro. Sepertinya kejadian itu baru terjadi kemarin” lanjut John mengenang masa lalunya.


“Baiklah, kedatanganku kemari untuk berdiskusi denganmu. Kemarin Jiro telah menemukan informasi bahwa keberadaan saudaraku Khaga kemungkinan besar berada di Rumania. Dan dia memiliki perusahaan yang bernama New World Company. Apakah kamu pernah mendengarnya?” kata John selanjutnya


“New World Company” kata Selena terkejut.


“New World Company adalah salah satu perusahaan yang belum lama ini membuka cabangnya di kota Istanbul ini. Perkembangannya cukup pesat yang kemungkinan memiliki rantai modal yang cukup besar” lanjut Selena.


“Saya mendengar kabar bahwa perusahaan ini berasal dari Inggris, dan sudah memiliki beberapa cabang hampir di seluruh daratan eropa.” lanjut Selena kembali sambil menyesap teh nya.

__ADS_1


“Untuk itulah kedatanganku kemari, agar kamu berhati-hati menghadapi perusahaan tersebut. Hindari untuk bersinggungan langsung” kata John selanjutnya.


“Aku akan mengatur orang-orang untuk segera kemari membantumu.” lanjut John.


“Dan satu hal lagi, sebuah ekspedisi sedang dilakukan oleh Khaga, tolong cari informasi secara tersembunyi tentang hal itu dan laporkan secara langsung kepadaku”


“Siap tuan. Aku akan mengatur orang-orang untuk segera menyelidikinya” sahut Selena


“Ok. Karena aku sudah disini, tolong antarkan aku berkeliling kota sambil menikmati hidangan makan malam di kota Istambul” kata John.


“Baik tuan. Akan saya siapkan makan malam yang romantis untuk tuanku tersayang” sahut Selena menggoda yang membuat mata John berkedut.


Kemudian Selena mengantarkan John menuju tempat makan malam yang bernuansa romantis yang memiliki pemandangan lepas menuju kota pelabuhan istanbul.


Sementara kepergian John, Cindy dan Sara telah kembali ke Boston dan melakukan kegiatan mereka seperti biasa. Cindy maupun Sara telah beberapa kali mencoba menghubungi John, namun telepon John tidak aktif.


Hal ini membuat mereka khawatir.


“Sara, apakah kamu telah mendapatkan kabar dari John?” tanya Cindy kepada Sara saat mereka bertemu di kampus.


“Belum. Aku juga telah mencoba meneleponnya beberapa kali tapi tidak aktif.” sahut Sara.


“Entah apa yang terjadi” lanjut Sara kelihatan khawatir.


“Kenapa sepertinya kamu juga mengkhawatirkan John, Sara” selidik Cindy yang membuat wajah Sara memerah.


“Kakak juga, kenapa mengkhawatirkannya juga. Padahal cuma pacar pura-pura. Apa kakak sudah lupa pada cinta pertama kakak?” sahut Sara menggodanya yang juga membuat wajah Cindy memerah.


Mereka berdua lalu saling memandang, kemudian tertawa bersama. “Sudahlah, mari makan bersama. Kamu segera selesaikan tugas akhirmu. Lalu kita berpetualang melakukan ekspedisi arkeologi bersama” sahut Cindy kemudian.

__ADS_1


__ADS_2