
Rusia dikenal memiliki beberapa tempat yang bersuhu terdingin di dunia. Selama di Rusia, John memanfaatkan waktunya dengan meningkatkan kultivasinya di daerah terpencil yang dingin tersebut.
Sementara Ken selalu melaporkan informasi tentang Sara dan Cindy di ekspedisi, yang juga sesekali Sara dan Cindy sendiri meneleponnya untuk sekedar berkhabar karena kesibukan mereka.
Sasha dan Selena menjalankan tugas menyelidiki tentang Sekte Panjang Umur, di bantu oleh Jiro dan Williams. Sementara itu mereka juga mulai merekrut dan membentuk kelompok untuk dilatih menghadapi pertempuran nantinya.
Saat John menjalankan kultivasinya selama seminggu, teleponnya berdering muncul nama “Sasha” yang kemudian dia jawab dengan “Halo”
“Tuan Araga” terdengar suara laki-laki diseberang telepon yang membuat John menyipitkan matanya.
“Siapa ini” tanya John
“Aku Brandon” sahut laki-laki itu
“Mengapa telepon Sasha ada padamu?” tanya John kembali
“Sasha sedang berkunjung menjadi tamuku. Apakah kamu mau berbicara dengannya?” kata Brandon sambil mendekatkan teleponnya ke mulut Sasha.
“J..John..” kata Sasha terputus.
“Apakah sudah kamu dengar?” kata Brandon
“Apa yang kamu lakukan?” tanya John marah yang membuatnya memancarkan aura yang besar di sekitarnya yang menyebabkan sapuan angin pada salju dan pepohonan tempatnya mengasingkan diri melakukan kultivasi.
“Aku ingin bertemu denganmu” lanjut Brandon
“Apa yang membuatmu aku akan mematuhimu?”
“Karena Sasha berada disini denganku.”
“Aku menunggumu di Red Square” lalu telepon diputuskan.
“Sekte Panjang Umur, beraninya kamu menggangguku secara langsung” geram John sambil menggertakkan giginya.
John pun segera menuju Red Square yang ramai dipadati oleh pengunjung, John mencari keberadaan Brandon di sekitar lapangan itu. Kemudian dia melihat sosok yang tersenyum padanya di sebuah bar di depan lapangan itu. Segera John berjalan ke arah orang itu.
__ADS_1
“Silahkan duduk tuan Araga” jawabnya.
John pun duduk diseberang orang itu kemudian pelayan mulai menyiapkan minuman hangat untuk mereka.
“Langsung saja, apa maumu” tanya John tanpa basa-basi
“Tuan Araga, saya ingin berkenalan dengan anda secara langsung” kata Brandon sambil menyesap minumannya.
“Kamu bisa menghubungiku secara pribadi tanpa melibatkan Sasha” jawab John dengan geram sambil mempertajam indra pendengarannya untuk mencari keberadaan Sasha disekitar mereka.
“Hahahaha, tuan Araga, aku tidak sebodoh itu. Kamu bisa membunuhku dalam hitungan detik. Jadi Sasha adalah jaminan atas nyawaku”
“Sasha tidak berada disekitar sini. Jika aku tidak menghubungi bawahanku dalam 10 menit, maka kamu bisa menemukan tubuhnya nanti”
“Katakan” John tidak suka basa-basi terlalu lama.
“Aku tahu siapa dirimu tuan Araga, entah berapa dekade kami mencarimu, akhirnya saat ini aku berhasil menemukanmu.”
“Mengapa kalian mencariku?” tanya John penasaran.
“Apakah kamu pernah mendengar nama Sherman?” tanya Brandon
“Baiklah, aku akan bercerita singkat. Leluhurku yang mendirikan Sekte Panjang Umur ini adalah bernama Sherman, seorang pelayanmu dimasa lalu”
Mendengar itu, John pun mengingat pada seorang anak kecil yang penakut yang pernah dia angkat dan rawat di masa lalu.
“Bukankah Sherman telah gugur pada perang terakhir kami” kata John
“Itu menurutmu. Nyatanya saat itu leluhurku yang terluka parah kamu tinggalkan di medan pertempuran kalian” jawab Brandon dengan nada geram
“Leluhurku yang terluka parah merangkak mencari pertolongan, namun tidak melihat dirimu disana. Di tengah keputusasaannya, dia bertemu dengan wanita dari Ukraina yang merawatnya kemudian menikahinya”
“Namun dendam leluhurku karena kamu meninggalkannya tidak pernah padam, dan diwariskan secara turun temurun hingga saat ini”
Mendengar kata-kata ini, kemarahan John mereda. Dia merasa bersalah mendengar cerita ini. Dia tidak menyangka, para sahabat yang dia anggap meninggal saat itu masih ada yang hidup dan sedang terluka parah karena dirinya dan Khaga.
__ADS_1
Aku benar-benar menyesalkan tidak memeriksa kembali tumpukan mayat di medan peperangan saat itu, pikir John.
“Tahukah kamu betapa frustasinya leluhurku dimasa itu, dia sangat percaya padamu, namun kamu meninggalkannya disana. Dia ingin membunuhmu, namun dia sadar hal itu tidak mungkin terjadi”
“Hingga suatu ketika keberuntungan memihaknya, dia menemukan sebuah buku kuno yang menyebutkan bahwa kalian ternyata bisa dibunuh. Ini membuatnya memiliki harapan kembali. Dia lalu mendirikan kelompok yang dinamakan Sekte Panjang Umur untuk menemukan senjata pembunuh itu”
“Dan cerita ini diturunkan dari generasi ke generasi selama dekade untuk membangkitkan dendam leluhur kepadamu” lanjut Brandon yang berhenti sesaat lalu memutar nomor teleponnya.
“Aku masih hidup, tunggu 10 menit berikutnya” katanya kepada bawahannya di telepon.
“Aku bukan orang yang kejam tuan Araga, tapi untuk menemukanmu sangatlah susah. Kami harus berkali-kali melakukan tes mengorbankan nyawa manusia yang kami curigai adalah dirimu”
Mendengar hal ini, kemarahan John kembali bangkit. Demi menemukan dirinya, orang ini tega melakukan berbagai pembunuhan terhadap orang-orang. Seperti halnya kejadian di Turki hanya untuk memastikan menemukan dirinya.
“Benar, kejadian di Turki adalah salah satunya” sahut Brandon kembali seakan-akan bisa membaca pikiran John.
“Lalu apa maumu?” tanya John selanjutnya
“Karena kami telah menemukanmu, tentu kami tidak perlu menguji lagi pada orang lain. Bebaskan orang-orangku, aku akan membebaskan Sasha.” sahutnya.
“Bukan kewenanganku untuk membebaskan orang-orangmu. Pemerintah Rusia yang menahannya” kata John.
“Kamu pikir pihak Rusia akan memberikannya begitu saja John? Kamu pikirkan sendiri bagaimana caranya membebaskan orang-orangku. Aku memberimu waktu 2 hari.” lanjut Brandon sambil hendak berlalu.
“Satu hal lagi, Tentu saja kamu bisa memilih untuk tidak melakukannya. Kamu akan tahu akibatnya pada Sara yang kamu tinggalkan. Bukankah kamu sudah biasa meninggalkan orang-orangmu” sindir Brandon kemudian sambil berlalu tertawa.
John yang masih duduk sendirian disana termangu, tidak menyangka karena kelalaiannya di masa lalu membentuk seorang monster selama dekade ini.
Di hotel tempat John menetap, dia menghubungi Jiro untuk menyelidiki dan mengirimkannya lokasi tempat pihak Rusia menahan para anggota Sekte Panjang Umur yang mereka tangkap.
Tidak butuh waktu lama, dengan keahliannya William bisa mendapatkan tempat pihak Rusia menahan para tersangka perusuh termasuk anggota Sekte Panjang Umur. Lalu mengirimkan info lokasi, foto-foto serta blue print tempat tersebut pada John.
Penjara Gulag? John terkejut melihat informasi yang dikirimkan oleh William. Bukankah penjara ini telah ditutup?
“Benar tuan, namun disana masih ada ruang bawah tanah tersembunyi untuk menahan para penjahat kejam termasuk para anggota Sekte”
__ADS_1
“Mereka dianggap sudah menghilang dari dunia apabila masuk ke tempat itu” sahut William di telepon.
Setelah memahami seluruh informasi yang diterima, John lalu memejamkan matanya menyusun strategi yang akan dia lakukan dalam misi penyelamatan orang-orang Sekte Panjang Umur dari penjara Gulag.