Armageddon Maker 2nd Family

Armageddon Maker 2nd Family
Perbaikan data


__ADS_3

Di hadapan Anma terdapat sebuah layar sihir dengan warna biru ke unguan dengan sebuah peta dunia game. Peta dunia dalam game Ouroboras versi akhir menggambarkan bentuk bumi nyata pada waktu 200 juta tahun lalu. Dengan beberapa skill dan sihir yang ia gunakan pada layar sihirnya, peta di hadapannya memiliki beberapa tanda berisi informasi yang telah ia masukkan ke dalamnya.


" Flora mengingat tempat ini karena Flora merasa tidak asing dengan tempat ini " Jawaban Flora setelah duduk di samping Anma.


" Mungkin sebagian ingatanku ikut masuk ke dalam ingatan Flora waktu itu. " Anma melamun sesaat.


" Jadi, Flora. Apakah kamu mau membantu ayah mengisi beberapa tanda yang tersisa? " Tanya Anma pada Flora.


" Bolehkah itu ayah? " Flora terlihat senang ketika bertanya tentang hal itu.


" Tentu saja boleh. Dengan begitu, ayah dapat menyimpan lebih banyak informasi dan anggap saja ini sebagai hadiah untukumu. " Jawab Anma senang.


" Hore..... " Respon Flora bersemangat.


Pada akhirnya Flora dan Anma mulai mengisi beberapa tanda yang masih belum memiliki informasi apapun.


" Chimaira, Low level, Timur Benteng Agor. Lufar, Medium level, Dataran tinggi tanah Lalfan. Srigala putih, Medium level , Gunung Ash. Obsidian Golem, Epic level, Kota Blacksmith Armoro. Phantom Fafa, High level, Danau Saelin. Naga silver, Legendary level, Gunungan Henim. Kelelawar Kamoc, Low level, Goa batur selatan " Anma dan Flora mengisi informasi di beberapa tanda yang masih kosong.


" Nah, untuk area monster sudah hampir terisi semua. " Anma merenggangkan tubuhnya.


" Selanjutnya area NPC yang cukup penting " Anma mulai menciptakan beberapa tanda baru dengan warna berbeda dari sbelumnya.


" Ano... Ayah... NPC itu monster seperti apa? " Tanya Flora polos


" NPC itu bukan monster, Flora. Mereka adalah orang orang penting yang berhubungan dekat dengan para player seperti ayah. " Jawab Anma.


" Apakah mereka seperti saudara kita? " Flora kembali bertanya


" Em.... Bagaimana cara menjelaskan nya ya. " Anma berfikir.


" Nah... Apakah kamu ingat dengan Lanastia? " Anma menemukan jawaban.


" Iya, bukankah dia yang membawa kita sampai ke kota ini? " Flora menjelaskan.


" Seperti itulah NPC. " Jelas Anma.


" Dengan kata lain, NPC adalah orang orang yang telah membantu kita dan mungkin akan membutuhkan bantuan kita di masa mendatang dengan hadiah experience atau dapat dikatakan sebagai terima kasih. " Tambah Anma

__ADS_1


" Jadi, seperti pandai besi Artana di benteng Argos, ya? Ayah? " Tanya Flora yang mulai faham.


" Nah, benar. Seperti itu " Jawab Anma sembari memasukkan informasi tentang Artana di tanda tempat benteng argos berada.


" Jadi seperti itu ya ayah. Ayo kita isi lagi tempat yang kosong ini ayah. " Ajak Flora bersemangat.


Melihat kedekatan Anma dan Flora, para iron maiden yang berada dalam posisi siap mulai bertanya tanya mengenai keduanya.


" Ne... Hena... Kita kira seperti apa ya, ibu dari nona Flora " Taka menepuk siku Hena dengan tangan kirinya.


" Hm.... ? Entahlah Taka. Tapi mungkin, dia adalah sosok yang sangat cantik seperti nona Flora " Hena menjawab Taka tanpa melihat wajahnya.


" Yah... Itu adalah hal yang sama seperti yang aku pikirkan. " Kata Taka sambil melihat ke arah Flora dan Anma


" Tapi, aku masih tetap tidak percaya saja. Bahwa nona Flora masih sangat polos di usia yang sepertinya sudah dewasa itu. " Taka mengatakan apa yang ia pikirkan.


" Iya, aku pun sama penasarannya denganmu. Tapi, jika kamu mengingat perkataan tuan kemarin malam, kita hanya bisa mengikuti perintahnya. " Respon Hena terhadap perkataan Taka.


" Apa yang kamu magsudkan? " Tanya Taka spontan


" Ho.....h Jadi kamu mau bilang bahwa tubuh nona Flora yang dewasa itu tidak sejalan dengan perkembangan jiwa sari nona Flora? " Crsi tiba tiba ikut dalam pembicaraan Hena dan Taka.


" Iya. Itu maksudku " Jawab Hena tanpa tahu bahwa Crsi yang merespon penjelasannya.


" Pernyataan itu tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Sedari pertama aku melihatnya pun, nona Flora memiliki sikap yang seperti itu. " Jelas Crsi pada Hena


" Eh.... Crsi? Se... Sejak kapan? " Hena mulai menyadari Crsi ketika Taka terlihat menegakkan kepalanya kembali dan diam


" Hehehe.... Sejak tadi. " Jawab Crsi


" Tak apa. Aku tidak akan mengatakannya pada tuan. " Crsi menghibur.


" Lagi pun, tuan memberikan kebebasan untuk ku dan beberapa teman temanku untuk belajar seperti nona Flora. " Jelas Crsi


" Dengan kata lain, aku hampir sama seperti nona Quinn. " Tambah Crsi.


" Magsudnya? " Hena masih belum faham akan magsud dari Crsi.

__ADS_1


" Eto.... Bagaimana ya cara menjelaskannya. " Crsi bingung.


" Em... Yah, anggap saja aku seperti kalian ketika di hadapan tuan Anma. Bersikap patuh dan mengikuti apa yang tuan Anma peri tahkan. " Crsi menemukan jawaban


" Tapi di sisi lain, tuan Anma mengijinkan kami hidup bebas dan menikmati waktu kami ketika kami di panggil keluar. " Jelas Crsi.


" Dan kami juga di beri kebebasan untuk mengamati serta mempelajari situasi dan kondisi di area kami berada tanpa mengesampingksn perintah utama dari tuan. " Tambah Crsi


" Hm.... Jadi begitu. " Jawab Hena faham.


" Ano.... Maaf, Crsi. Dari yang aku dengar, kamu mengatakan bahwa kami di ijinkan, itu berarti ada sosok lai selain dirimu yang di ciptakan oleh tuan Anma? " Taka yang hanya diam, mulai bertanya.


" Iya, memang benar adanya. Bukan hanya aku yang di ciptakan oleh tuan Anma. " Jawab Crsi.


" Eto... Disaat aku mulai memahami magsud dari perkataan tuan Anma dulu, aku berada di legium ke 8 dengan nama unit Y " Tambah Crsi.


Perkataan dari Crsi mengejutkan para Iron maiden.


" Sebentar. Legium ke 8 dan unit Y? Itu berarti tuan Anma menciptakan sosok sepertimu dengan jumlah yang sangat banyak? " Tanya Taka spontan


" Aku tidak tahu pasti. Tapi mungkin aku bisa membenarkan hal itu. " Jawab Crsi singkat.


" Mengenai Legim dan unit, kalian tidak perlu memikirkan hal itu. Itu adalah hal yang hanya cukup aku saja yang tahu " Kata Anma dari belakang Crsi.


" Ah..... Tu... Tuan.... " Crsi gemetar bersama dengan para Iron maiden.


" Tenang. Tak apa, Crsi. Tapi, aku harap kamu tidak berkata seperti itu lagi ya. Karena mungkin akan ada seorang asing yang mendengar kita " Anma mengusap kepala Crsi.


" Em... Ma...maafkan ak-aku tuan. " Crsi meminta maaf.


" Tak apa. Kamu pun masih belajar, sama seperti Flora. Jadi aku maklumi. " Anma memindahkan tangannya ke arah pipi crsi.


" Lain kali, kamu jangan memberi tahu kan informasi mengenai kamu dan teman temanmu yang masih ada di sisi lain ya..." Anma mencubit gemas pipi Crsi.


" Nah, Crsi, aku harap kamu mengingat apa yang aku katakan yah. " Anma melepas tanganya Crsi


" Dan untuk kalian, mungkin hanya informasi itu yang dapat kalian dengar dan pahami sendiri, karena masih belum saatnya kalian mendengar penjelasan yang lebih rinci lagi. " Anma berdiri dan menatap ke seluruh iron maiden.

__ADS_1


__ADS_2