
Gema suara adzan subuh berkumandang semakin lama semakin terdengar jelas seakan mengusik Asrama Tanpa Wadah yang tengah lelap dalam dekapan selimut di atas tilam yang tak pernah jenuh menahan beban yang berat dan tak pernah absen menemani tuan mereka saat malam menjelang.
"Hai Botak..! kemari… gertak salah seorang senior dengan mata menyalak menatap, saat siswa junior yang baru saja masuk asrama berkepala botak lewat beberapa langkah hendak keluar dari pintu kamar asrama, lalu segera berlari-lari kecil sambil menenteng tas yang terbuat dari karung gandum yang sengaja di desain layaknya tas gendongan yang di jual di pasaran, "Sudah Jam berapa sekarang hah..?" Senior itu pun membentak kembali.
"Ja… jam lima Kak.." ucap junior baru itu sedikit gugup.
"Bohong…coba di lihat dengan benar!" ucapnya dengan nada suara yang lebih tinggi. "Coba lihat jam tanganku, disini jelas-jelas sudah menunjukkan jam 06.00 Wib pagi, kamu sengaja terlambat ya?"
Mata sang junior baru sejenak melongok hendak memastikan ucapan seniornya itu yang terlihat semakin garang, namun sepertinya si junior mulai sadar dan menangkap sinyal-sinyal keanehan ketika melihat jam tangan di lengannya betul telah menunjukkan jam 06.00 Wib. Pada hal jelas sekali dalam ingatan bahwa junior baru itu meninggalkan asrama sebelum jam 05.00 Wib subuh, atau mungkin rasa kantuk membuat retina matanya keliru mempersepsikan jarum jam dinding yang menggantung di kamar?
"Ah… tidak, ini pasti sengaja di sabotase", ucap junior baru itu membatin.
Di sudut lain tampak beberapa junior baru mengalami nasib yang sama, ada yang di suruh jongkok, push up atau sekedar berlari-lari kecil sambil meneriakkan semboyan-semboyan yang di pesan oleh senior, ada-ada saja kesalahan yang membuat junior baru harus di hukum atau bahkan di wawancarai panjang lebar tanpa ujung pangkal.
"Ada apa ini, pagi-pagi sudah pada ramai!" Ucap Ilham sang ketua Pengenalan Program Study (PPS) untuk siswa baru tahun ini.
__ADS_1
"Mereka terlambat Ham, disuruh datang setelah subuh malah sampai jam 06.00 Wib baru pada datang!" Ucap Jhon Hendra sebagai panitia Pengenalan Program Study (PPS) juga.
"Kenapa bisa pada banyak yang terlambat?!" Ucap Ilham sambil berfikir keras.
Jhon hanya tersenyum memberikan isyarat kepada Ilham, Ilham menarik nafas berat karena Ilham paham maksud isyarat yang di kirim Jhon padanya. "Ingat, semua tanpa terkecuali jam 07.00 Wib wajib sudah hadir di ruang Aula dan gue nggak mau dengar alasan apa pun!" Sambil berkata Ilham langsung berlalu meninggalkan semua perbuatan iseng yang di lakukan teman-tamannya menuju asrama.
***
Dengan jadwal kegiatan yang padat baik teori dan praktek membuat semua siswa kadang-kadang ketiduran di dalam kelas. Semua pernah dan sering tertidur saat guru menerangkan pelajaran, apa lagi jika materi pelajaran yang diajarkan tidak menarik atau jika guru yang mengajar terlihat membosankan maka sudah di pastikan banyak mahluk-mahluk manis yang akan tertidur di pojokan kelas atau pun di kursi masing-masing yang di tutupi buku seolah-olah sedang asyik membaca.
Keterangan Aturan Pembelajaran : Saat praktek lapangan di Rumah Sakit, terutama yang kebagian dinas malam paginya masih wajib mengikuti pelajaran akan tetapi bagi yang kebagian dinas pagi tidak dapat dinas ke rumah sakit, berangkatnya setelah pelajaran usai.
Pelajaran gabungan dua kelas sekaligus sedang berlangsung di Aula, saat Ilham, Made, Rossa, Nelly dan Martina berjalan santai turun dari bis Sekolah Perawat Kesehatan Kotabumi yang tugasnya mengantar dan menjemput siswa praktek lapangan di Rumah Sakit, klinik swasta atau puskesmas-puskesmas terdekat. Setelah mengantar dinas pagi dan menjemput siswa yang dinas malam dan kebetulan mereka berlima kebagian jadwal dinas malam dan berjalan menuju ruang kelas di Aula untuk mengikuti pelajaran pagi hari ini sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan sebelumnya.
Made dengan tanpa peduli akan keadaan di hantam rasa kantuk yang hebat, terlelap di pojokan kelas sampai terdengar dengkurannya, Made kebetulan dinas di Ruang Penyakit Dalam memang dia tidak tidur semalaman karena ada pasien yang terkena stroke mengalami apnohe dan harus di cek Vital Sign lima menit sekali.
__ADS_1
Saat itu pak Alex Sumarno guru bidang study Manajement Rumah Sakit dan Puskesmas tahu jelas bahwa Made tertidur. Setelah gue jelaskan peri hal mengapa Made sampai seperti itu, karena alasan dinas malamnya, pak Alex Sumarno mengatakan biarkan saja Made tertidur dan jangan dibangunkan.
Saat itulah muncul ide-ide nakal dari makhluk-makhluk kelas untuk benar-benar tidak membangunkan Made sampai kelas usai.
Satu persatu mata pelajaran berlangsung lancar dan guru pun masuk ke kelas berganti-ganti sudah dengan materi pelajaran yang pastinya berbeda-beda sesuai kemampuan guru tersebut, dengan alasan yang sama tidak ada satu guru pun yang keberatan dengan tidurnya Made di kelas yang mereka kuasai dalam setiap jam prlajarannya.
Sampai akhirnya pelajaran kelas pun selesai, dengan niat jahil yang berkonspirasi satu kelas untuk dengan sengaja tidak membangunkan Made dan semua keluar kelas dengan model senyap tanpa ada kegaduhan sedikit pun. Made yang masih tertidur di dalam kelas yang berada di Aula itu dengan tetap memakai seragam sekolah lengkap dan di dasari rasa kantuk dan lelah membuat Made sangat lelap dalam tidurnya.
Saat sudah sore semua berjanji untuk sepakat bermain futsall walau pun tidak ada lapangannya, akhirnya halaman yang cukup lumayan luas di tengah Sekolah Perawat Kesehatan menjadi lapangan Futsall dadakan tepat di sambing kelas di mana Made berada yang sedang asik dengan dengkurannya yang berirama.
Dengan memakai pakaian olahraga yang lengkap untuk permainan Futsall, semua sudah bersiap-siap untuk memulai permainan, akan tetapi tiba-tiba dari pintu kelas Aula bagian tengah agak kebelakang terdengar langkah kaki yang agak terburu-buru.
Sosok yang muncul terburu-buru dengan menutup muka memakai buku pelajaran itu adalah Made yang baru bangun dari tidur tiga jam setelah kelas usai dan langsung berjalan sedikit berlari dengan seragam sekolah lengkap.
Kami semua tertawa melihat Made berlari sambil tersenyum malu dan terus berlari menuju ruang kamar asrama berada, Made tertidur sendirian di dalam kelas, bahkan tidak terjaga setelah mendengar bel pulang sekolah. Melihat dia masih memakai seragam sekolah kami pun meledeknya dari kejauhan...!!!
__ADS_1
"Woi De, elo mau masuk kelas sore ya?" Teriak kami melihat Made seperti itu.
Kami semua tertawa dan setelah kejadian itu Made tidak pernah tertidur di dalam kelas lagi.